Page 268 - Cooperative Learning
P. 268

258                                                               BAB 5


                      Implementasi Pendekatan Pembelajaran Kooperatif
                     (Cooperative Language Learning) pada Sekolah Dasar
                           Studi Kasus di SD Negeri 12 Jakarta Selatan

                                             Atikah Solihah
                                       Badan Bahasa KEMDIKBUD
                                      Email: atikghifari@yahoo.co.id


                                               Abstract
               The  purposes  of  this  research  study  was  to  examine  how

               cooperative language learning implemented in teaching Indonesian
               Language in the elementary school 12 at Jakarta Selatan. The data
               were  collected  through  semi-structure  in  depth  interviews  with
               senior  elementary  school  student.  The  interview  data  were
               transcribed  and  joined  with  the  observation  data.  Four  salient
               themes that emerged in this research were 1) learning technic in the
               class,  2)  learning  resources,  3)  student’s  responses,  and  4)
               challenges faced by teacher.

               Keywords: cooperative language learning, Indonesian language,
                              elementary school students.


               Pendahuluan
                     Pembelajaran  bahasa  berkembang  sesuai  dengan  kebutuhan
               pengguna  bahasa.  Penyesuaian  dan  penyempurnaan  terus
               dilakukan  sesuai  dengan  analisis  kebutuhan  dalam  dunia
               pendidikan.  Masalah  waktu,  keefektifan,  sumber  daya  manusia,
               sarana dan prasarana akan menjadi pertimbangan bagi pemangku
               kebijakan pembelajaran bahasa dalam menentukan pendekatan dan
               teknik yang tepat dalam pembelajaran bahasa.
                     Selama beberapa dekade pembelajaran di kelas lebih banyak
               didominasi dengan pendekatan struktural dengan metode ceramah.
               Pembelajaran  yang  hanya  berpusat  pada  guru  sebagai  sumber
               belajar  dirasakan  makin  tidak  memenuhi  kebutuhan  tercapainya
               tujuan  pembelajaran.  Konsentrasi  siswa  dalam  mendengarkan
   263   264   265   266   267   268   269   270   271   272   273