Page 272 - Cooperative Learning
P. 272

262                                                               BAB 5


                     Menurut  Arends  (2001),  terdapat  empat  tipe  pembelajaran
               kooperatif yaitu: 1) Student Teams Achievement Division (STAD), 2)
               Investigasi Kelompok, 3) Pendekatan Struktural, dan 4) Jigsaw.
                     Teknik  Student  Teams  Achievement  Division  (STAD)  memiliki
               ciri  1)  adanya  apersepsi  tentang  materi  yang  akan  diajarkan;  2)
               penjelasan  tentang  kompetesi  dasar/  tujuan  pembelajaran  yang
               ingin dicapai; 3) penjelasan cara pembelajaran; 4) pembagian siswa
               ke dalam kelompok secara heterogen, tiap kelompok 3-4 siswa); 5)
               tiap  anggota  tim  menggunakan  lembar  kerja  akademik  dan
               kemudian  saling  membantu  untuk  menguasai  bahan  ajar  melalui
               tanya  jawab  atau  diskusi  antar  sesama  anaggota  tim;  6)  tiap  1-2
               minggu secara individual atau tim dievaluasi; dan 7) tiap siswa dan
               tiap tim diberi skor atas penguasaannya terhadap bahan ajar, dan
               diberi hadian bagi yang berprestasi baik individu maupun tim.

                     Sementara  itu,  teknik  jigsaw  memiliki  ciri  sebagai  berikut:  1)
               pengajar  memberikan  pengenalan  mengenai  topik  yang  akan
               dibahas; 2) pengajar membagi bahan pelajaran yang akan diberikan
               menjadi empat atau lima bagian; 3) siswa dibagi dalam kelompok
               berempat atau berlima; 4) bagian pertama bahan diberikan kepada
               siswa  yang  pertama,,  sedangkan  siswa  yang  kedua  menerima
               bagian     yang    kedua,    dan    seterusnya;    5)    iswa    disuruh
               membaca/mengerjakan  bagian  mereka  masing-masing    6)  Setelah
               selesai,   siswa     saling   berbagi     mengenai      bagian     yang
               dibaca/dikerjakan masing-masing;  7) membentuk kelompok pakar
               yang  terdiri  dari  setiap  siswa  setiap  kelompok  yang  mendapatkan
               tugas      yang       sama;      8)      mereka       bekerja      sama
               mempelajari/mengerjakan  bagian  tersebut,  kemudian  masing-
               masing siswa kembali ke kelompoknya sendiri dan membagikan apa
               yang telah dipelajarinya kepada rekan-rekan dalam kealompoknya;
               dan  9)  kegiatan  diakhiri  diskusi  mengenai  topik  dalam  bahan
               pelajaran  hari  itu.  Diskusi  bisa  dilakukan  antara  pasangan  atau
               dengan seluruh kelas.
                     Teknik  lain  yang  digunakan  dalam  pembelajaran  kooperatif
               adalah investigasi kelompok. Teknik ini dilakukan dengan beberapa
               tahap, yaitu seleksi topik, merencanakan kerja sama, implementasi,
               analisis dan sintesis, penyajian hasil akhir, dan terakhir evaluasi yang
   267   268   269   270   271   272   273   274   275   276   277