Page 275 - Cooperative Learning
P. 275
Implementasi Cooperative Learning di Tingkat Sekolah Dasar 265
1. Kooperatif(CCL) Diskusi Kelompok
(STAD)
Penugasan
kelompok
2. Pengajaran Berbasis Tugas (Task- Tugas Berpidato
Based Teaching) Tugas Wawancara
Tugas mencari kata
sulit di kamus.
3. Pembelajaran Berbasis Isi Ceramah Intensif
dengan multimedia
Secara tidak diasadari, guru telah melaksanakan tiga model
pembelajaran, yaitu pembelajaran bahasa kooperatif, (Cooperative
Language Learning), Pengajaran Berbasis Tugas (Task Based
Teaching), dan Pembelajaran Berbasis Isi (Conten-Based Instruction).
Hal ini dapat dimengerti, mengingat situasi pembelajaran di kelas
yang kompleks serta tuntutan materi ajar yang bervariasi, guru tidak
mungkin hanya melaksanakan satu model pembelajaran. Kita
ketahui bahwa dalam beberapa model pun terdapat irisan
persamaannya.
Dalam hal melaksanakan model pembelajaran bahasa
koperatif, guru melaksanakan pembelajaran dengan meminta siswa
belajar secara berpasangan, misalnya dalam mengerjakan soal. Guru
juga melaksanakan diskusi kelompok untuk memcahkan masalah
tertentu yang diberikan oleh guru, misalnya ketika siswa diminta
menulis autobiografi. Pembelajaran kooperatif yang memiliki ciri
bahwa semua siswa dilibatkan secara aktif ternyata secara tidak
disadari telah dilaksanakan oleh guru. Guru berpendapat bahwa
pengelompokan tidak dilakukan dengan menggabungkan siswa
yang pintar dengan yang pintar, tetapi pengelompokan
dilaksanakan secara acak agar siswa yang pintar dapat berbagi ilmu
kepada sesama rekannya. Yang menarik pula bahwa guru
menggabungkan dua model dalam satu waktu pembelajaran.
Misalnya, setelah melakukan ceramah intensif tentang suatu materi,
guru memberikan tugas secara berkelompok.

