Page 280 - Cooperative Learning
P. 280
270 BAB 6
Pendahuluan
A. Latar Belakang dan Tujuan
Banyak kendala yang dihadapi guru dan dosen sebagai
fasilitator dalam proses belajar mengajar, seperti siswa yang tidak
mempunyai motivasi dan tidak mau bekerja sama dalam belajar.
Para siswa ini tidak memiliki kecukupan kemampuan berbahasa
untuk mengerti pelajaran yang diberikan guru, buku bacaan,
berpartisipasi di kelas, atau menghasilkan karya tulis yang baik.
Kebanyakan dari mereka biasanya di kelas hanya mengalami proses
pegalaman pembelajaran dimana guru sebagai pusat pembelajaran
sehingga mereka menjadi bersifat menerima pelajaran saja.
Sebagian guru menganggap bahwa semua siswa adalah sama
dalam banyak hal sehingga hanya perlu satu cara dalam
mengajarkan mereka. Richards dan Renandya mengatakan bahwa
karakteristik dari metode pengajaran seperti ini adalah setiap siswa
di kelas melakukan hal yang sama pada waktu sama dan dengan
cara yang sama. Tentu saja hal ini menghambat kreatifitas dan rasa
ingin tahu siswa. Mereka tidak terbiasa melakukan hal-hal berbeda
yang dapat memberikan mereka pengalaman dan strategy baru
dalam belajar, sulit berinisiatif maupun menghasilkan ide dalam
proses pemecahan masalah pada pelajaran mereka.
Pada pembelajaran tertentu, contohnya keterampilan
menyimak, para siswa dihadapkan lagi dengan masalah yang lebih
spesifik. Keterampilan menyimak adalah proses mental yang
membutuhkan perhatian, persepsi untuk mengerti, dan memori
untuk mengingat dari si pendengar. Untuk mengerti informasi yang
disampaikan penutur, seorang pendengar mempergunakan
pengetahuan linguistic dan non linguistikny. Pengetahuan linguistic
seperti ponetik, suku kata, leksikal, sintaksis, dan prakmatik
digunakan berbarengan dengan pengetahuan non-linguistik seperti
schemata pada saat siswa mendengarkan informasi dan
menginterpretasi suatu pesan yang disampaikan. Namun sayangnya
tidak semua siswa yang sedang belajar keterampilan menyimak
Bahasa Inggris mempunyai kecukupan pengetahuan linguistic dan
non-linguistik, konsekwensinya mereka mengalami kesulitan untuk
mengerti informasi apa yang sedang mereka simak. Untuk itu para

