Page 273 - Cooperative Learning
P. 273

Implementasi Cooperative Learning di Tingkat Sekolah Dasar           263

                  dilakukan  oleh  guru.  Para  siswa  memilih  berbagai  subtopik  dalam
                  suatu  wilayah  masalah  umum  yang  biasanya  digambarkan  lebih
                  dahulu  oleh  guru.  Kemudian,  siswa  dan  guru  merencanakan
                  berbagai  prosedur  belajar  khusus  tugas.  Para  siswa  melaksanaakn
                  rencana yang telah dirumuskan pada langkah sebelumnya. Setelah
                  itu, para siswa menganalisis dan mensistensikan berbagai informasi
                  yang  diperoleh.  Semua  kelompok  menyajikan  presentasi  yang
                  menarik  dari  berbagai  topik.  Evaluasi  oleh  guru  maupun  siswa
                  terhadap kegiatan yang dilakukan.
                        Teknik  lain  yang  dapat  dilakukan  adalah  dengan  teknik
                  struktural.  Dalam  teknik  ini  siswa  diminta  bekerja  secara
                  berpasangan dengan berbagai variasi kegiatan. Beberapa kegiatan
                  dengan  teknik  ini  adalah  1)  mencari  pasangan,  2)  bertukar
                  pasangan, 3) berkirim salam dan soal, 4) bercerita berpasangan, dan

                  5) keliling kelompok.

                  Metodologi penelitian
                     A. Tujuan Penelitian
                        Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  implementasi
                  pendekatan pembelajaran bahasa kooperatif (Cooperatif Language
                  Learning) di Sekolah Dasar Negeri 12 Jakarta Selatan.


                     B. Tempat dan Waktu Penelitian
                        Tempat  penelitian  ini  di  SD  Negeri  12  Jakarta  Selatan.

                  Penelitian dilakukan pada bulan Oktober-November 2016.

                     C. Metode Penelitian
                        Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  penelitian  kualitatif,
                  sedangkan  teknik  penelitian  yang  digunakan  adalah  teknik  studi
                  kasus.  Informan  yang  dipilih  dalam  penelitian  ini  adalah  seorang

                  guru  yang  sudah  memiliki  pengalaman  lebih  dari  15  tahun  dalam
                  mengajar di sekolah dasar.

                     D. Teknik Pengambilan Data
                        Pengambilan  data  dilakukan  secara  langsung  dengan
                  menggunakan teknik wawancara dan observasi.
   268   269   270   271   272   273   274   275   276   277   278