Page 113 - Sun Flower Full Naskah
P. 113

Hae-Seol juga berusaha melepaskan tali yang mengikat
          tangan So-Ra, melihat ke sekitar, ia tahu bahwa semua orang di
          dalam ruangan memiliki senjata, hanya ia dan So-Ra yang hanya
          akan mengandalkan kemampuan beladiri mereka.

                                     ***

                 “Ji-Woo, tetaplah di mobil sebentar. Aku harus bertemu
          Ayah. Dia bisa murka kalau melihat wajahmu.”
                 Park Kyung-Shin meninggalkan Kang Ji-Woo lalu ma-
          suk ke gedung tua yang sepertinya  tampak pengap. Ia yakin
          So-Ra dan Hae-Seol ada di sana. Dan memang benar, ia melihat
          mereka berdua terikat.
                 “Ayah! Lepaskan mereka.”
                 Lelaki yang dipanggil Ayah oleh Kyung-Shin pun me-
          noleh. Hae-Seol mendengar suara yang ia kenal. “Kyung-Shin
          Oppa…” lirih So-Ra yang baru ingat bahwa pesan dari Kyung-
          Shin belum sempat dibalasnya.
                 “Ada  apa?!  Apa kau juga bermaksud menggagalkan
          rencana Ayah?”
                 “Ayah sadarlah. Ibu pasti sedih jika tahu Ayah seperti
          ini.”
                 Ayah Park Kyung-Shin benar-benar  marah saat men-
          dengar Kyung-Shin membicarakan tentang Ibunya. Tembakan
          yang membunuh Ibu Kyung-Shin adalah tembakan dari senjata
          yang sebenarnya tertuju pada Kang Dong-Sun.
                 Tali  yang mengikat tangan Hae-Seol  dan  So-Ra  telah
          lepas, mereka lalu melepas ikatan di kaki mereka lalu berdiri.
          Namun seketika beberapa senjata diarahkan tepat di kepala
          mereka. Salah gerakan saja bisa jadi seseorang diantara penjahat
          itu akan meledakkan kepala Hae-Seol dan So-Ra.
                 “Pergilah!”  kata Ayah  Kyung-Shin pada  anaknya.
          Kyung-Shin tak beranjak sedikitpun, dan itu membuat Ayahnya
          murka.
                 “Pergilaaahhh!!!”  bentakan Ayah Kyung-Shin diikuti
          tembakan  yang  mengenai lengan kanan Kyung-Shin.  Ah, jan-
          gan sampai anaknya juga bernasib sama dengan Ibunya. Seren-

                                      107
   108   109   110   111   112   113   114   115   116   117   118