Page 120 - Sun Flower Full Naskah
P. 120
Ra mencubit lengannya.
“Tak perlu! Ini bukan mimpi lagi, Hae-Seol.”
Ekspresi Hae-Seol justru lebih datar karena So-Ra tak
mau mencubit lengannya. Ia curiga, jangan-jangan ini hanya
mimpi. Karena itu ia tak ingin terlalu bahagia, ia tak mau saat ia
terbangun nanti semuanya benar-benar mimpi dan ia pasti san-
gat sedih.
Rindu di hati Hae-Seol barangkali sudah terlalu menya-
kiti sebab ia tak bisa berbicara banyak, bahkan So-Ra bisa meng-
hitung jumlah kata yang diucapkan Hae-Seol sejak bertemu ke-
tiga lelaki itu secara bersamaan. Pastilah rindu itu benar-benar
sudah menyakitinya. Hae-Seol belum mendengar Kang Ji-Woo
menyapanya, Ray bahkan terlihat tak bahagia saat melihatnya.
Memang, ada jenis rindu yang menyakiti. Saat merasakan rindu
sepihak.
114

