Page 122 - Sun Flower Full Naskah
P. 122

Sebelas








                     Kau harus minta maaf padanya!”
                        “Sirheo! ”
                               1
           “            Park Kyung-Soo dengan tegas menolak untuk
          meminta maaf pada Hae-Seol meski kakaknya sudah menyuruh
          beberapa kali. Ia bahkan tidak bisa mengkonfirmasi kebenaran
          sebab anak buahnya pun telah meninggal. Park Kyung-Soo ti-
          dak tahu harus mempercayai siapa.
                 Ia beranjak meninggalkan Park Kyung-Shin dan Kang
          Ji-Woo. Sebelum ia benar-benar pergi, ia menghentikan langkah
          untuk sekadar menatap Kang Ji-Woo dengan tatapan yang mar-
          ah dan kesal. Kelak Kang Ji-Woo pasti tertawa ketika tahu ten-
          tang alasan Park Kyung-Soo tidak menyukainya adalah karena
          Kang Ji-Woo lebih dekat dengan Park Kyung-Shin.
                 Kyung-Soo menjadi orang yang sangat kesepian setelah
          Ibunya meninggal. Ia  selalu  iri  dengan kakaknya yang bisa
          membuat keputusan dan menjadi diri sendiri. Ia bahkan sejak
          kecil selalu menuruti perintah Ayahnya.
                 Saat ia kecil, ia selalu memulai pertengkaran  dengan
          Kang Ji-Woo setelah hari ulang tahun Park Kyung-Shin. Pada
          hari itu ia ingin menjadi orang pertama yang memberikan had-
          iah pada kakaknya, tetapi ia melihat Kang Ji-Woo telah mem-
          berikan hadiah lebih dulu pada Park Kyung-Shin. Terlebih lagi
          ia merasa Kyung-Shin lebih menyukai Kang Ji-Woo daripada
          dirinya. Ah, barangkali itu hanya perasaannya saja.  Ia terlalu
          cemburu.
                 Hae-Seol melihat Park Kyung-Soo keluar dari restoran
          So-Ra, bahkan di mimpinya ia tak pernah melihat ekspresi itu.
          Kyung-Soo terlihat sangat membencinya. Keinginan Hae-Seol
          untuk menyapa pun diurungkannya.
          1 Tidak mau
                                     116
   117   118   119   120   121   122   123   124   125   126   127