Page 156 - Sun Flower Full Naskah
P. 156

Empat Belas








                     Wah, ini hadiah yang luar biasa,” Hae-Seol mener-
                     ima pemberian dari So-Ra, hadiah dari Paju yang
           “diberikan teman Bunda untuknya.  Setelan yang
          pas jika dikenakan saat musim semi nanti, dan ternyata hadiah
          yang Hae-Seol terima sama persis dengan milik So-Ra. Itu ada-
          lah setelan sama yang pertama kali dimiliki oleh mereka.
                 “Oh iya, tadi ada titipan juga, sudah aku letakkan di
          meja kerjamu,” kata So-Ra sambil menjawab tidak tahu saat
          Hae-Seol menanyakan titipan apa? So-Ra juga mendapatkan itu
          dari karyawan di lantai tiga. Ia bahkan juga terkejut saat Hae-
          Seol bercerita sudah beberapa kali mendapat kiriman box flower,
          dan sekarang sepertinya So-Ra tahu bahwa titipan itu tadi juga
          box flower.
                 “Mungkin dia penggemarmu.”
                 “Haha… secret admirer…”
                 Hae-Seol tak ingin terlalu penasaran lagi, sebab ia pasti
          akan menerima kiriman bunga sebelum ia bisa bertemu dengan
          si pengirim. Jika memang penting, kelak si pengirim itu sendiri
          yang akan menemuinya.
                 “Nanti mau ikut anak-anak latihan di dekat pantai ti-
          dak?” So-Ra ingin mengajak Hae-Seol, selain gadis itu juga ter-
          masuk dalam komunitas Taekwondo, ia juga diberitahu Park
          Kyung-Shin  agar meminta Hae-Seol datang dan mengajari
          anak-anak latihan.
                 “Pantai? Aku sudah lama ingin ke sana.”
                 “Bukan ke pantai, tapi latihan di dekat pantai. Di sekitar
          sana ada gedung yang biasa dipakai.”
                 “Mm, aku kira latihannya di pasir pantai. Eh, anak-anak
          umur berapa yang akan latihan nanti?”
                 “Haha, kenapa juga latihan di pasir kalau matras ada.
                                     150
   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160   161