Page 158 - Sun Flower Full Naskah
P. 158

matahari. Tentu ia harus memohon dengan sungguh-sungguh
          pada Bunda  saat meminta  data itu, sebab identitas asli  Hae-
          Seol masih dilindungi. Kang Ji-Woo terlihat bingung, bukankah
          Ayah Kyung-Shin dan anak buahnya sudah tak mengincar Hae-
          Seol lagi?
                 Ia sudah meminta penjual bunga memberikan bunga itu
          pada Hae-Seol dengan tetap harus merahasiakan bahwa pengi-
          rimnya adalah Kang Ji-Woo. Setidaknya lelaki itu pernah meli-
          hat Hae-Seol tersenyum bahagia ketika menerima pemberiann-
          ya. Kang Ji-Woo sangat ingin melihat senyum itu, makanya ia
          tak terlalu suka saat Hae-Seol bahagia menerima permen pem-
          berian Ray. Dan Kang Ji-Woo memberikan bunga matahari pada
          Hae-Seol juga karena sebuah alasan.
                 Ia tidak tahu kenapa harus mengirimkan bunga dengan
          cara seperti itu. Kang Ji-Woo merasa Hae-Seol seperti mengikat
          hatinya. Dia akan cemas jika melihat Hae-Seol panik dan takut
          sebab keadaan  itulah yang membuatnya terbangun setelah ia
          mengalami kecelakaan dulu.
                 Hatinya hanya tergerak untuk membuat Hae-Seol baha-
          gia tapi ia tidak tahu harus bagaimana, sangat tidak masuk akal
          jika ia berterus terang tentang perasaannya yang bahkan ia saja
          tak benar-benar tahu kenapa bisa begitu?
                 Kang Ji-Woo harus pergi dari toko bunga  sebelum
          orang-orang yang melihatnya lebih banyak, bahkan sekarang
          saja terlihat beberapa orang memotretnya, sebentar lagi pasti
          akan muncul artikel yang akan membahas keberadaan Kang Ji-
          Woo di toko bunga dan orang-orang akan ramai memperkira-
          kan siapa yang akan diberi bunga olehnya.
                 Kang Ji-Woo bersyukur Ayahnya memiliki kekuasaan
          yang bisa memfilter artikel-artikel yang keluar di internet sebab
          dulu ada seseorang yang menulis tentangnya ketika ia tengah
          berada di café kantor milik Bunda ketika itu ia bersama Hae-
          Seol.
                 Ia memikirkan seseorang yang kira-kira bisa memban-
          tu keluar dari  perasaan itu, Kang Ji-Woo  ingin menceritakan
          tentang  perasaannya pada Park Kyung-Shin.  Bukan tentang
          perasaan kagum pada Kyung-Shin tetapi tentang yang dira-

                                     152
   153   154   155   156   157   158   159   160   161   162   163