Page 157 - Sun Flower Full Naskah
P. 157
Hm, mereka sepertinya usia 10-12 tahun,”
Setelah itu Hae-Seol dan So-Ra terdiam, mendengar
anak-anak berusia 10 tahun rasanya mereka sudah semakin be-
rumur. Memasuki awal tahun berarti sebentar lagi usia mereka
juga akan bertambah. Dan itu artinya kurang dua tahun wak-
tu yang dimiliki mereka berdua untuk bisa ke Namsan Tower
dan mengunci gembok cinta dengan pasangan masing-masing.
“Aku belum resmi menerima tawaranmu saat itu,” kata Hae-
Seol. “Sebenarnya aku mengatakan itu karena lagi berseman-
gat. Sekarang aku lesu,” ujar So-Ra yang sekarang terdengar tak
bersemangat.
Mereka berdua sedikit tak beruntung dalam urusan per-
cintaan, belum ada lelaki yang mengungkapkan perasaan pada
mereka. Namun Hae-Seol berkata pada So-Ra, “Kau kan ada
Kyung-Shin Oppa,” Lee So-Ra hanya tertawa, ia bahkan sangat
segan walau hanya untuk memulai percakapan lebih dulu den-
gan Kyung-Shin.
“Dan kau Hae-Seol, sekarang kau ada tiga kandidat.
Kang Ji-Woo Oppa, Ray dan secret admirer. Haha…”
“Dalam hal seperti ini, skor kita selalu sama,” komentar
Hae-Seol. Ia bahkan terpikir bahwa So-Ra akan mengatakan itu,
bahkan dengan jelas menyebut nama Kang Ji-Woo dan Ray. Ah!
Hae-Seol saja sudah cukup dipusingkan oleh kedua lelaki itu
dan harus ditambah lagi dengan si pengirim bunga.
“Tapi So-Ra… cinta yang ideal itu bukan saat lelaki me-
ngungkapkan perasaannya saja…”
“Mm, terus?”
“Saat seorang lelaki mengatakan; will you marry me?”
Sontak keduanya pun tertawa, disela-sela istirahat di
kantor, mereka memang sering bercanda seperti itu. Cinta men-
jadi topik yang menarik dan akan selalu begitu.
***
Kang Ji-Woo berada di sebuah toko bunga yang sudah
beberapa kali ia kunjungi. Ia sudah membaca data-data asli Hae-
Seol dan menemukan bahwa gadis itu ternyata menyukai bunga
151

