Page 190 - Sun Flower Full Naskah
P. 190

“Sudah, tapi tak ada balasan. Dia juga selalu sibuk kalau
          aku ajak bertemu.”
                 Park Kyung-Shin tahu betul sifat Ray, jika adiknya itu
          mengatakan; cukup percaya saja padaku, tak akan ada alasan
          yang dikatakan sesudah itu. Jika orang tak mempercayai Ray,
          itu adalah urusan orang itu, urusan Ray sudah selesai dengan
          meyakinkan orang tersebut untuk percaya padanya.
                 So-Ra juga menyimpan banyak dugaan dalam benakn-
          ya, ia pernah mendengar Hae-Seol mengatakan bahwa masalah
          Ayah Park Kyung-Shin sepertinya bukan akhir dari masalah
          yang mereka hadapi. Dan setelah mendengar penuturan Kyung-
          Shin, sekarang So-Ra percaya bahwa ada sesuatu yang disem-
          bunyikan oleh Ray.
                 “Oppa, Ray mungkin bisa ditemui kalau Hae-Seol yang
          meminta.”
                 Park Kyung-Shin  mengerutkan  kening  ketika  men-
          dengar kata-kata So-Ra, kenapa harus Hae-Seol? Apa adiknya
          menyukai gadis itu?
                 “Oppa ingat kan? Mimpi Hae-Seol yang pernah dia ceri-
          takan?”
                 Sekarang Kyung-Shin baru sadar dan benar-benar baru
          menyadari itu. Ah! Ia terlalu banyak pikiran dan sibuk hingga
          lupa cerita Hae-Seol  waktu itu. Di mimpi  Hae-Seol,  ia sangat
          dekat dengan Ray. Sekarang Park Kyung-Shin tahu bahwa pang-
          gilan Ray itu dari Hae-Seol. “Apa kau akhirnya menyukai seseorang
          Kyung-Soo?” sangat terlambat ia menyadari. So-Ra  kemudian
          mengatakan pada Kyung-Shin bahwa Hae-Seol tak mencerita-
          kan mimpi itu pada Ray, ia hanya menggunakan sebutan dan
          memanggil Ray seperti di mimpi.
                 Seingat Park Kyung-Shin,  Ray belum pernah sung-
          guh-sungguh menyukai seseorang. Jika Ray sudah bertingkah
          dengan memintanya memanggil Ray juga, itu sudah cukup se-
          bagai bukti bahwa Ray menyukai Hae-Seol. Dulu Kyung-Shin
          ingat saat ia kabur dari rumah dan akan pulang, ia melihat seo-
          rang gadis menitipkan surat untuk Ray, namun tak pernah Ray
          balas. Ia lebih terobsesi menuruti perintah Ayahnya daripada
          berurusan dengan seorang gadis.

                                     184
   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195