Page 240 - Sun Flower Full Naskah
P. 240
mengadakan fashion show. Jadi pastikan kau tidak menganggun-
ya sebelum acara itu selesai.”
Kang Ji-Woo tersenyum, ia bisa mengartikan perkataan
Ibunya sebagai restu, hanya saja ia tak boleh mengganggu Hae-
Seol karena gadis itu harus melakukan persiapan yang matang
sebelum ke Paris.
Setelah mendapat jawaban Ibunya, Kang Ji-Woo pergi
menemui Park Kyung-Shin dan ingin menanyakan bagaimana
Kyung-Shin akan melamar So-Ra. Ia memang sering secara tak
sengaja berguru pada Park Kyung-Shin.
Di mobilnya sudah ada box flower yang akan ia letakkan
di pintu apartemen Hae-Seol dan sekarang ia bersenandung
sambil membuka bungkus permen. Kang Ji-Woo sudah menulis
lagu spesial untuk Hae-Seol, lagu ini akan ia nyanyikan pertama
kali di hadapan Hae-Seol.
***
“Wah, yang benar? Oh ya ampun… aku benar-benar ba-
hagia. Chukhahae So-Ra,”
Hae-Seol tak bisa menahan ekspresi wajah untuk tak
bersemu merah karena bahagia saat So-Ra mengatakan bahwa
Kyung-Shin sudah melamarnya. So-Ra menceritakan momen
itu, semua karyawan di restorannya memberikan mawar satu
per satu kemudian di sudut restoran terlihat Park Kyung-Shin
yang memegang cincin. Lalu tiba-tiba karyawan di restoran So-
Ra masing-masing memegang huruf ejaan; will you marry me?
“Wah, itu romantis sekali,” komentar Hae-Seol yang se-
makin antusias. Park Kyung-Shin memang pengertian, ia men-
gerti bahwa perempuan menyukai hal-hal yang romantis. “Jadi
kapan acara pernikahan kalian?” tanya Hae-Seol, ia harus me-
mastikan tanggal pernikahan So-Ra tidak bertabrakan dengan
waktu saat ia masih berada di Paris.
“Seminggu setelah kau pulang dari Paris.”
“Wah dahsyat. Cepat juga.”
“Biar cepat juga mengunci gembok di Namsan Tower,”
kata So-Ra yang sedang berusaha mengingatkan Hae-Seol pada
234

