Page 241 - Sun Flower Full Naskah
P. 241
saat itu.
“Terhitung dari waktu itu, sekarang belum dua tahun,”
protes Hae-Seol.
“Dan kau apa kabar dengan Oppa artis? Atau… Mister
detektif?”
“Haha…” Hae-Seol hanya tertawa, ia memang sering
berjumpa dengan Ray, tapi Kang Ji-Woo, lelaki itu sibuk hingga
Hae-Seol belum bertemu dengannya lagi. Tapi, bisakah So-Ra
jangan menyebut dua-duanya? Hae-Seol semakin bingung den-
gan hatinya. Jika saja sekarang ia bercerita pada Hae-Seol remaja
tentu ia akan yakin untuk memperjuangkan perasaannya pada
Kang Ji-Woo, namun sekarang sisi lain hatinya juga memihak
Ray.
Ia bahkan tidak benar-benar tahu tentang perasaannya,
namun Hae-Seol tahu bahwa tidak mungkin sebuah perasaan
bisa terbagi dua dengan sama rata, tentu walaupun hanya seti-
tik pasti ada bedanya. Bukan pada orangnya tapi pada perasaan
yang dirasakan Hae-Seol, dan ia masih belum menemukan seti-
tik perbedaan itu.
***
Hae-Seol tengah merapikan barangnya, ia harus memas-
tikan bahwa semua yang ia perlukan selama di Paris sudah leng-
kap. Usahanya membuahkan hasil, dan ia sudah memberitahu
Mama dan Ayah tentang kabar bahagia itu. Sayangnya, Mama
ataupun Ayah tak bisa ikut Hae-Seol ke Paris, jadi ia hanya me-
minta agar Rian juga bisa ikut. Satu jam lagi Rian akan tiba di
bandara, Hae-Seol memang meminta Rian untuk ke Korea agar
mereka berangkat bersama ke Paris.
Ia sudah mengajak Ray, Kyung-Shin dan tentu saja So-
Ra. Hae-Seol juga mengajak Kang Ji-Woo, tetapi lelaki itu tidak
membalas pesannya. Dan So-Ra beserta Kyung-Shin juga tak
bisa ikut karena harus mempersiapkan segala sesuatu untuk
hari pernikahan mereka. Ia hanya berharap Ray bisa ikut, setida-
knya untuk menjaga Rian kalau nanti ia sibuk di sana.
Sebelum kepergiannya ke Paris, Hae-Seol menempati
235

