Page 243 - Sun Flower Full Naskah
P. 243
bunga untuk sementara waktu karena Hae-Seol selalu di rumah
So-Ra. Ia bisa ketahuan kalau mengirimkan bunga kesana.
Tapi, Kang Ji-Woo sudah berkenalan dengan Rian. Adik
Hae-Seol itu bahkan memintanya membuat video yang menyapa
teman-teman Rian di Indonesia. Dan tentu saja ia belum member-
itahu Rian bahwa ia adalah calon kakak ipar Rian. Haha… dan
mengingat hal itu barulah Kang Ji-Woo akan tersenyum. Mana-
jernya bahkan hampir gila karena ia selalu menolak melakukan
pemotretan. Tapi akhirnya Kang Ji-Woo bersedia karena Ibunya
mengingatkan kalau ia tidak lagi serius jadi aktor maka ia harus
menggantikan Ayahnya memimpin perusahaan. Baginya, bisnis
yang ia kelola saja sudah membuatnya pusing apalagi kalau ha-
rus ditambah mengurus perusahaan Ayahnya. Ia sudah mem-
percayakan semua itu pada Kyung-Shin.
Kang Ji-Woo akan pergi ke Paris tapi secara diam-diam
dan ia sangat gusar saat mengetahui bahwa yang akan berang-
kat ke Paris bersama Hae-Seol adalah Ray. Ah, tidak hanya Ray,
juga ada Ibunya dan Rian.
Sekarang Kang Ji-Woo berpikir keras bagaimana ia akan
mengutarakan niatnya pada Hae-Seol? Ia sudah tahu cara yang
digunakan Park Kyung-Shin, dan kemungkinan besar ia akan
menjadikan itu sebagai referensi.
***
Ray datang pagi-pagi sekali ke rumah So-Ra untuk be-
rangkat ke bandara bersama Hae-Seol dan Rian, ia juga meminta
Park Kyung-Shin dan So-Ra ikut ke bandara mengantar mere-
ka. Saat mereka tiba, terlihat sudah ada Bunda di sana. Hae-Seol
tersenyum dan mengenalkan Rian pada Bunda lalu menyam-
paikan salam dari Mama dan Ayah.
Dari jauh tampak Kang Ji-Woo mengendap-ngendap
bersembunyi, ia akan berangkat nanti siang namun ia hanya
ingin melihat Hae-Seol. Terlihat Hae-Seol sangat bahagia, tapi
Kang Ji-Woo cemburu dengan senyum seindah itu Hae-Seol ber-
cakap-cakap dengan Ray.
Dan apa itu? Ray memberikan permen pada Hae-Seol?
237

