Page 21 - Majalah Peradilan Agama Edisi XI
P. 21

LAPORAN UTAMA


            menyebutkan  tentang  kewenangan   secara langsung.                   pamannya  dan  tidak  mengetahui
            Pengadilan Agama mengadili perkara    Hasil  rakernas  tentang  saksi   sendiri   proses   wakaf   tersebut.
            wakaf dalam perkara permohonan.    istifadhah  tersebut  dalam  praktik   Keempat  saksi  menegaskan  bahwa
               Akan  tetapi,  jika  pasal  tersebut   menimbulkan  perbedaan  pendapat   selama ini tidak ada masyarakat yang
            ditafsirkan  dengan  mengaitkannya   karena tidak sesuai dengan ketentuan   keberatan  dan  membantah  bahwa
            dengan    ketentuan  yang  ada  dalam   syarat  materiil  saksi  sebagaimana   tanah tersebut adalah tanah wakaf.
            pasal 58 ayat (1) huruf (c) Peraturan   diatur dalam Pasal 171 ayat (1) HIR.   Terkait  dengan  empat  saksi
            Pemerintah  No.  42/2006  tentang   Ditegaskan  dalam  pasal  tersebut   istifadhah  tersebut,  majelis  hakim
            pelaksanaan   UU   No.   41/2004   bahwa  saksi  harus  menjelaskan   dalam     pertimbangan    hukum
            tentang  wakaf,  yang  mengharuskan   alasan   atau   latar   belakang   mempertimbangkan bahwa walaupun
            adanya    ‘penetapan’   pengadilan   pengetahuannya,  bagaimana  sampai   tidak  secara  langsung  menyaksikan
            untuk  mendaftarkan  benda  wakaf   ia  dapat  mengetahui  fakta  peristiwa   sendiri  peristiwa  pemberian  wakaf
            yang  belum  didaftarkan  menurut   yang diterangkannya.              tersebut  dan  patut  dikategorikan
            peraturan perundang-undangan yang     Keterangan saksi harus atas dasar   sebagai  syahadah istifadhah  akan
            berlaku,  maka  pengadilan  agama   pengetahuan berupa melihat sendiri,   tetapi  karena  kesaksian  tersebut
            berwenang  mengadili  perkara  wakaf   mendengar   sendiri,   mengalami   menyangkut  wakaf  yang  telah  lama
            baik  dalam  bentuk  gugatan  maupun   sendiri   fakta   peristiwa   yang   terjadi,  dan  adanya  wakaf    tidak
            permohonan.                        diterangkan. Adapun keterangan saksi   disangkal  oleh  ahli  waris  pewakif
               Problem lain yang muncul terkait   yang disusun atas dasar persangkaan   maupun  masyarakat  (mu’aradlah),
            dengan  perkara  itsbat  wakaf  adalah   atau  pendapat-pendapat,  menurut   bahkan   tiga   saksi   merupakan
            tentang  penggunaan  saksi  istifadhah   pasal  171  ayat  (2)  HIR,  bukanlah   keturunan  wakif  sehingga  Majelis
            sebagai  dasar  mengabulkan  itsbat   kesaksian.                      Hakim    berpendapat    kesaksian
            wakaf. Jamak diketahui bahwa wakaf    Di antara penetapan itsbat wakaf   tersebut dapat di terima dan dijadikan
            pada zaman dahulu hanya dilakukan   yang  menggunakan  saksi  istifadhah  dasar memutus perkara ini.
            secara  lisan  dan  saksi-saksi  serta   sebagai  dasar  untuk  mengabulkan   Menurut majelis hakim, kebolehan
            pelaku baik wakif maupun nazhirnya   adalah   perkara   Nomor   281/  saksi istifadlah dalam perkara wakaf
            sudah meninggal dunia semua.       Pdt.P/2011/PA.Clg.  Dalam  perkara   telah  menjadi  pendapat  madzhab
               Hasil    keputusan    rakernas   tersebut,   Pemohon   mengajukan   ulama Sya i’iyah sebagaimana termuat
            di  Makassar  Tahun  2007  juga    empat  orang  saksi  yaitu  Tarmuzi   di  dalam  kitab  Fiqh  Sunnah  yang
            menyebutkan  bahwa  persangkaan    bin  Hasan,  Ismail  bin  Asnawi,    H.   ditulis  Sayyid  Sabiq  Jilid  3  halaman
            hakim    dan    saksi   istifadhah   Khoirudin  Ghozali  bin  H.  Ghozali,   427,  yang  dalam  hal  ini  diambil  alih
            dalam  sengketa  wakaf  memiliki   dan  Rajiman  bin  Jaman.  Keempat   menjadi pendapat Majelis Hakim.
            kekuatan  pembuktian  yang  kuat.   saksi   tersebut   masuk   kategori   Ahmad Zaenal Fanani, Achmad Fauzi, Mahrus Abdurrahim
            Saksi  istifadhah  adalah  saksi  yang   saksi  istifadhah  karena  keempat
            mengetahui  sesuatu  fakta  secara   saksi  tersebut    mengetahui  tentang    Daftar Bacaan
            tidak  langsung  melainkan  diperoleh   harta  benda  wakaf  diwaka kan  oleh   Departemen  Agama  RI,  Tinjauan Fiqh
            dari  orang  lain  yang  mengetahuinya   kakeknya pada tahun 1941 dari cerita   Terhadap Keputusan Dalam Perkara
                                                                                     Perwakafan,   Jakarta:   Direktorat
                                                                                     Pembinaan Peradilan Agama, 2002.
                                                                                  Hariyani,  Iswi,  Prosedur Mengurus HAKI
                                                                                     (Hak Atas Kekayaan Intelektual) yang
                                                                                     Benar,  Yogyakarta:  Pustaka  Yustisia,
                                                                                     2010.
                                                                                  Ardhiwisastra,  Yudha  Bahkti,  Penafsiran
                                                                                     dan Konstruksi Hukum,  Bandung:
                                                                                     Alumni, 2000.
                                                                                  Putusan   Nomor   1745/Pdt.G/2011/
                                                                                     PA.Mks
                                                                                  Putusan   Nomor   3862/Pdt.G/2010/
                                                                                     PA.Sby.
                                                                                  Putusan  Nomor  332/Pdt.G/2011/PTA.
                                                                                     Sby.
                                                                                  Penetapan   Nomor   281/Pdt.P/2011/
                                                                                     PA.Clg.




                                                                      MAJALAH PERADILAN AGAMA  Edisi 11 | April 2017  19
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26