Page 350 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 350
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
dilanjutkan oleh Tifatul Sembiring, Luhfi Hasan Ishaq dan saat ini dipegang oleh
Anis Matta. Dalam pemilu 2004 PKS berhasil mendapatkan suara yang cukup
signifikan yaitu sebesar 7,3%. Pada pemilu 2009 partai ini berhasil memperoleh
suara sebesar 7,8% tetapi mengalami penurunan pada pemilu 2014 dengan
perolehan sementara sekitar 6,9%.
Gerakan Politik dan Konsolidasi Demokrasi
Marcus Mietzner memberikan analisisnya tentang kondisi Indonesia paska
65
reformasi dan bagaimana umat Islam ikut berperan dalam menciptakan
konsolidasi demokrasi di Indonesia. Dia membagi era reformasi menjadi dalam
dua babakan antara lain, transisi demokrasi (1998-2004) dan konsolidasi
demokrasi (2004 sekarang). Walaupun gambaran itu tidak cukup ideal dalam
menggambarkan kondisi politik Indonesia yang sebenarnya tetapi analisis itu
dapat membantu dalam melihat peran Islam dalam masa transisi dan konsolidasi
demokrasi.
Pertama, era transisi demokrasi (1998-2004) pada tanggal 21 Mei 1998, Soeharto
secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai presiden Indonesia.
Setelah Soeharto lengser dari jabatannya, B.J. Habibie yang merupakan wakil
presiden dan sekaligus ketua ICMI ditunjuk sebagai presiden Indonesia sampai
diadakan pemilu. Walaupun tidak terlalu lama menjabat sebagai presiden, B.J.
Habibie dianggap berkontribusi besar dalam menyelamatkan Indonesia di masa
transisi hingga pelaksanaan pemilu yang demokratis di tahun 1999.
Era transisi menuju Era transisi menuju demokrasi ini merupakan masa-masa sulit dan penuh
demokrasi ini tantangan. Kebebasan politik dan berbicara tidak hanya berhasil mendorong
merupakan masa-
masa sulit dan penuh partisipasi publik yang lebih luas tetapi juga membawa dampak negatif yang
tantangan. Kebebasan tidak dapat dihindari. Euforia kebebasan yang tidak diimbangi oleh stabilitas
politik dan berbicara politik dan penegakan hukum ternyata juga mengundang berbagai persoalan
tidak hanya berhasil hukum, konflik dan disintegrasi. Di masa transisi ini Indonesia tidak hanya
mendorong partisipasi
publik yang lebih luas mengalami kemerosotan ekonomi tetapi juga menghadapi masalah keamanan,
tetapi juga membawa konflik sosial, dan berbagai gangguan sosial politik. Di antara konflik-konflik
dampak negatif yang sosial dan persoalan keamanan yang cukup serius adalah konflik Ambon, Poso,
tidak dapat dihindari.
Aceh dan maraknya aksi-aksi terorisme.
334

