Page 345 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 345
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
Kantor Dewan Pimpinan Pusat
Partai Bulan Bintang (PBB),
Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Partai Bulan Bintang (PBB)
dideklarasikan pada tanggal 26
Juli 1998 di Masjid Agung Al-
Azhar Jakarta. Gedung DPP PBB
ini baru diresmikan pada tahun
2001.
Sumber: Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya.
lebih terutama dalam menggalang kerjasa sama dan ukhuwah di kalangan
ormas-ormas Islam dan dapat mewakili perjuangan umat Islam dalam bidang
politik, ekonomi, hukum, sosial budaya dan dakwah. Sepertinya, keinginan
untuk membentuk partai Islam tidak dapat dibendung lagi ketika diadakan
Musyawarah Nasional I BKUI pada tanggal 1 Juni 1998 muncullah usulan untuk
menjadikan BKUI sebagai cikal bakal partai Islam. Namun usulan ini ditentang
oleh perwakilan ICMI dan mengancam akan keluar dari BKUI apabila badan itu
berganti menjadi sebuah partai politik .
61
Sebelum mendirikan partai Islam, Anwar Harjono pernah melakukan pendekatan
kepada PPP untuk membuat partai tunggal yang menampung semua kalangan
umat Islam tetapi tidak mendapatkan sambutan dari PPP. Persoalan unsur dan
keterwakilan masih menjadi kendala PPP dalam menampung usulan-usulan dari
luar partai. Kalaupun BKUI mau bergabung dengan PPP harus melalui mekanisme
keanggotaan yang ditetapkan oleh Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/
RT). Melihat perkembangan yang demikian, para aktifis yang mewakili BKUI ini
mulai memikirkan untuk segera mendirikan partai Islam tersendiri yang benar-
benar menjiwai semangat Keluarga Bulan Bintang.
Akhirnya sebuah partai yang diberi nama Partai Bulan Bintang (PBB)
dideklarasikan pada tanggal 26 Juli 1998 di Masjid Agung Al-Azhar Jakarta.
329

