Page 343 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 343
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
oleh KH Syukron Makmun,
Partai Kebangkitan Umat (PKU)
didirikan oleh KH Yusuf Hasjim
dan Partai Solidaritas Nasional
Uni Indonesia (SUNI) didirikan
oleh Abu Hasan. Pada akhirnya
walaupun banyaknya partai yang
muncul mengatasnamakan NU
tetapi pada akhirnya hanya PKB
yang bertahan hingga sampai
sekarang.
Dalam perjalanannya PKB banyak
mengalami konflik internal yang
berujung pada pemecatan dan
pendirian partai baru karena
ketidakharmonisan hubungan
antara para pendukung
Abdurakhman Wahid (Gus
Dur) dan penentangnya.
Konflik-konflik itu tidak dapat
diselesaikan karena otoritas Gus
Dur sebagai ketua majelis syuro
pada waktu itu sangat kuat
sementara mekanisme pengambil
keputusan tertinggi tidak berjalan
dengan baik. Akibatnya PKB
mengalami pasang surat dalam
hal perolehan suara. Pada pemilu
1999 mendapatkan suara sebesar
12,61% namun kemudian mengalami penurunan pada pemilu 2004 dan 2009 Gedung Dewan Pimpinan Pusat
(10,57% dan 4,94). Namun pada pemilu 2014 mengalami kenaikan menjadi PKB, Raden Saleh, Jakarta Pusat.
Sumber: Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya.
kurang lebih 10%. Secara umum basis PKB tetap berada di Jawa Timur, Jawa
Tengah, Banten dan Kalimantan Selatan. Para ketua PKB sejak didirikan adalah
Matori Abdul Jalil dan Muhaimin Iskandar.
Partai Bulan Bintang (PBB)
Partai Bulan Bintang (PBB) meskipun merupakan partai baru tetapi memiliki
hubungan historis dengan partai Islam di masa lalu yaitu Masyumi. Partai ini
didirikan oleh para aktifis yang berusaha menjaga hubungannya dengan simbol-
simbol kejayaan Masyumi. Pendirian partai ini diawali dengan pertemuan-
pertemuan lanjutan yang diadakan oleh beberapa komponen umat Islam yang
327

