Page 339 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 339
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
Partai penguasa, Partai Demokrat (PD), juga mengalami perkembangan yang
sama di mana aktifis HMI berhasil menduduki jabatan ketua umum PD. Saat Saat ini PD mengklaim
sebagai partai
ini PD mengklaim sebagai partai nasionalis religius. Artinya, PD tidak hanya nasionalis religius.
menganggap sebagai partai nasional tetapi juga berusaha untuk mewadahi Artinya, PD tidak hanya
aspirasi agama terutama dari kelompok Islam. Demikian juga PDIP yang menganggap sebagai
merupakan partai pengikut Sukarno telah mendirikan wadah khusus bagi partai nasional tetapi
juga berusaha untuk
kelompok Islam yang diberi nama Baitul Muslimin. Beberapa aktifis Islam juga mewadahi aspirasi
berjuang melalui partai yang berlambang kepala banteng ini. . agama terutama
dari kelompok Islam.
Demikian juga PDIP
Strategi baru yang ditempuh oleh para aktifis Islam yang menyebar di berbagai yang merupakan partai
partai politik utama di Indonesia pada hakekatnya merupakan strategi pengikut Sukarno telah
mendirikan wadah
post Islamism. Upaya untuk menjadikan perjuangan Islam selaras dengan khusus bagi kelompok
perubahan sosial, politik dan budaya masyarakat. Hanya saja memang untuk Islam yang diberi nama
kasus Indonesia para aktifis ini tidak terhimpun dalam satu partai politik dan Baitul Muslimin.
menggerakkan partai itu selaras dengan agenda pos islamism tetapi mereka
secara individu bergabung dalam partai-partai nasionalis sambil terus menerus
melakukan agenda reformasi. Akibatnya saat ini kita jumpai bahwa Islam tidak
hanya menjadi monopoli partai politik Islam tetapi juga menjadi agenda partai-
partai nasionalis. Disinilah kemudian perkembangan islam politik di Indonesia
pada akhirnya sejalan dengan demokrasi itu sendiri. Islam menjadi salah satu
penopang penting tegaknya demokrasi di Indonesia.
Partai Amanah Nasional
(PAN) didirikan oleh
Partai Amanah Nasional (PAN) sebagian besar
para aktifis Islam
Muhammadiyah. PAN
Partai Amanah Nasional (PAN) didirikan oleh sebagian besar para aktifis Islam dideklarasikan pada
Muhammadiyah. PAN dideklarasikan pada tanggal 23 Agustus 1998 di Senayan tanggal 23 Agustus
1998 di Senayan
Jakarta. Keberadaan partai ini tentu tidak lepas dari figur fenomenal di era Jakarta.PAN merupakan
Reformasi yaitu Amin Rais. Amin Rais yang sejak masa Orde Baru terkenal partai yang bersifat
inklusif berwajah
sangat kritis kepada presiden Soharta berhasil menggalang kekuatan untuk Indonesia. Keputusan
mendirikan partai baru yang awalnya akan diberi nama Partai Amanah Bangsa tertinggi partai
(PAB). Pada awalnya Amin Rais ingin memproyeksikan Syafi’i Maarif untuk ada dalam Kongres
menjadi ketua partai dengan pertimbangan bahwa partai baru ini memerlukan Nasional, Kongres Luar
Biasa dan Rapat Kerja
figur yang menjadi simbol moral bangsa dan dapat diterima oleh semua Nasional (Rakernas).
kalangan. Warga Muhammadiyah juga tidak meragukan figur Maarif dan akan Meskipun PAN
mendukung perjuangannya melalui partai. Pada satu sisi keberadaan Maarif merupakan partai yang
didukung kelahirannya
sebagai pemimpin partai akan dapat mendukung keinginan para pendukung oleh Muhammadiyah
Amin untuk menjadikan sebagai presiden Indonesia. Ketua partai itu hendaknya tetapi tidaklah dapat
seorang yang dapat mengantar Amien menuju istana. Namun ketika usulan itu dikatakan PAN sebagai
ditawarkan kepada Maarif justru dia menolak dan mendorong Amien untuk satu-satunya partai
Muhammadiyah.
59
menjadi ketua umum partai .
323

