Page 341 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 341
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
Suasana Kampanye Partai
Amanat Nasional di Gelora Bung
Karno pada 3 April 2014.
Sumber: Dokumen Partai Amanat Nasional
partai Islam di masa Orde Baru ini. Namun lagi-lagi dia menolak permintaan
dari tokoh-tokoh Islam itu karena dia merasa tidak cocok memimpin PPP yang
menurutnya banyak diwarnai konflik antar faksi.
PAN merupakan partai yang bersifat inklusif berwajah Indonesia. Keputusan
tertinggi partai ada dalam Kongres Nasional, Kongres Luar Biasa dan Rapat
Kerja Nasional (Rakernas). Meskipun PAN merupakan partai yang didukung
kelahirannya oleh Muhammadiyah tetapi tidaklah dapat dikatakan PAN
sebagai satu-satunya partai Muhammadiyah. Mengingat, di dalam tubuh
Muhammadiyah banyak tokoh-tokohnya yang sudah terlibat di partai-partai lain
yang berbeda-beda baik di PPP maupun di Golkar. Oleh karena itu PAN diharapkan
untuk dapat melebarkan basis sosialnya di luar Muhammadiyah tetapi tetap
akan memberikan tempat seluas-luasnya bagi warga Muhammadiyah untuk
bergabung. Secara umum basis PAN menyebar di seluruh Indonesia tetapi basis
utamanya ada di Sumatera Barat, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dalam pemilu
tahun 1999 PAN mampu mendapatkan suara 7,12% berikutnya berturut-turut
pada pemilu 2004, 2009 dan 2014 masing-masing adalah 6,44%, 6,01 dan
7,5%.
325

