Page 365 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 365

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







           Mukti Ali memang terbilang sangat serius menyukseskan program dialog antar-
           agama dengan keberhasilannya menyelenggarakan program tersebut di 21 kota
           dari 1972 sampai 1977. Dan sejak periode awal Orde Baru hingga sekarang
           program dialog antar-umat beragama terus dilakukan, bahkan menjadi agenda
           nasional. Lebih dari itu, beberapa organisasi di luar pemerintah juga terlihat aktif
           menyelenggarakan program dialog dengan melibatkan majelis-majelis agama
           yang diakui  secara resmi oleh pemerintah,  seperti Majelis Ulama Indonesia
           (MUI), Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI),
           Parisada  Hindu  Dharma,  dan  Perwalian  Umat  Budha  Indonesia  (WALUBI).
           Kegiatan tersebut pada dekade 1980-an diselenggarakan oleh International
           Conference on Religion and Peace (ICRP) di bawah koordinasi Djohan Efendi,
           yang tak lain adalah junior Mukti Ali sendiri semasa mahasiswa di Jogjakarta.   Program pembinaan
                                                                                            kerukunan umat
                                                                                            beragama yang
           Selain bentuk dialog yang bersifat institutional, beberapa model dialog yang     dijalankan oleh
           terjadi di dunia Islam, juga Indonesia, adalah dialog parlementer, dialog teologi,   Kementerian Agama
           dialog kehidupan, dan dialog kerohanian.  Dialog parlementer umumnya             pada prinsipnya
                                                     18
                                                                                            bertumpu pada
           terjadi  di tingkatan internasional seperti World’s Parliament  of Religions dan   Penetapan Presiden RI
           World  Conference  on  Religion  and  Peace  (WCRP).  Dialog  teologi  biasanya   Nomor 1 Tahun 1965
                                                                                          tentang Pencegahan
           diselenggarakan oleh kalangan intelektual dari organisasi semisal Interfidei,   Penyalahgunaan dan/
           Paramadina, LKiS, LP3M, dan MADIA. Sementara dialog kehidupan dilakukan       atau Penodaan Agama,
           oleh kelompok kajian dan LSM untuk merumuskan penanganan hal-hal               yang kemudian lebih
           praktis dan aktual. Sedangkan dialog kerohanian cenderung dilakukan untuk     dikenal dengan UU No.
                                                                                          1 PNPS 1965 setelah
           memperdalam praktik spiritual berbagai komunitas agama.                        ditingkatkan menjadi
                                                                                         Undang-undang pada
           Program pembinaan kerukunan umat beragama yang dijalankan oleh                       1969.
           Kementerian Agama pada prinsipnya bertumpu pada Penetapan Presiden RI
           Nomor 1 Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan
           Agama, yang kemudian lebih dikenal dengan UU No. 1 PNPS 1965 setelah
           ditingkatkan menjadi Undang-undang pada 1969. Dari sini, beberapa kebijakan
           sejenis kemudian dikeluarkan untuk mengatur kehidupan bersama antar-
           pemeluk agama. Beberapa kebijakan tersebut di antaranya adalah Keputusan
           Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 0l/BER/mdn-
           mag/1969 tentang Pelaksaan Tugas Aparatur Pemerintahan Dalam Menjamin
           Ketertiban dan Kelancaran Pelaksanaan Pengembangan dan Ibadat Agama oleh
           Pemeluk-pemeluknya; Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam
           Negeri Nomor 1 Tahun 1979 tentang Tatacara Pelaksanaan Penyiaran Agama
           dan bantuan Luar Negeri kepada Lembaga Keagamaan; Instruksi Menteri
           Agama Nomor 4 Tahun 1978 tentang Kebijaksanaan Mengenai Aliran-Aliran
           Kepercayaan; dan Keputusan Menteri Agama Nomor 35 Tahun 1980 tentang
           Wadah Musyawarah Umat Beragama.

           Secara garis besar, program kerukunan umat beragama sebagaimana
           dinyatakan dalam buku Pedoman Dasar Kehidupan Beragama tahun 1985/1986
           merupakan  upaya  pemerintah  untuk  1)  menanamkan  pengertian  akan
           nilai kehidupan bermasyarakat yang mampu mendukung kerukunan hidup





                                                                                                 349
   360   361   362   363   364   365   366   367   368   369   370