Page 72 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 72
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
1978: Dikeluarkan Instruksi Menteri Agama Nomor 4 Tahun 1978
tentang Kebijaksanaan Mengenai Aliran-Aliran Kepercayaan;
1978: Lembaga Studi Pembangunan (LSP) didirikan atas inisiatif Adi
Sasono yang berkoordinasi dengan para mantan aktivis dakwah
dan intelektual Muslim dari LP3ES, seperti M. Dawam Rahardjo,
Tawang Alun, Badir Munir, Listianto dan Sritua Arif.
1978: Muktamar Muhammadiyah ke 40 terselenggara di Surabaya,
Jawa Timur.
1979: Dikeluarkan Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri
Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 1979 tentang Tatacara Pelaksanaan
Penyiaran Agama dan bantuan Luar Negeri kepada Lembaga
Keagamaan
1979: PT. Arafat pailit, sehingga pemerintah meniadakan perjalanan
haji lewat laut, dan hanya udara. Pemerintah pun kembali
menjadi penyelenggara langsung ibadah haji.
1980: LDII/Islam Jamaah difatwakan oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia)
sebagai kelompok agama yang sesat karena menganggap
bahwa “ajaran Islam yang sah dan boleh dituruti hanya ajaran
Islam yang bersumber dari ‘Amirul Mukminin’
1980: Fachry Ali, Hadimulyo, Hari Zamharir bersama kawan-kawan lebih
muda semisal Azyumardi Azra, Komaruddin Hidayat, Kurniawan
Zulkarnain, Ahmad Rifa’i Hassan, Tarjono, Badri Yatim, mendirikan
Himpunan untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat
(HP2M) yang dimaksudkan untuk memfasilitasi alumni HMI
muda pasca tamat dari IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
1980: Berdiri penerbit Pustaka Salman
1980: Dikeluarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 35 Tahun 1980
tentang Wadah Musyawarah Umat Beragama.
1980: MUI mengeluarkan fatwa tentang Tentang Ahmadiyah, diikuti
dengan instruksi kepada kelompok tersebut.
56

