Page 69 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 69

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







                       1970:          Mukti  Ali  mengeluarkan  SKB  tiga  menteri  (Menteri  Agama,
                                      Pendidikan  dan  Kebudayaan,  dan  Dalam  Negeri)  No.  6  tahun
                                      1975. SKB ini menghendaki agar pilar pendidikan  Islam yang
                                      dinamakan madrasah posisinya disamakan dengan jenjang-
                                      jenjang pendidikan di sekolah umum.

                       1970:          Soeharto menginisiasi pembentukan semacam lembaga
                                      perkumpulan para ulama yang pertama kali dimunculkan pada
                                      konferensi  nasional organisasi  bentukan  Kementerian Agama
                                      yang bernama Pusat Dakwah Islam Indonesia (PDII)


                       1971:          Soeharto memerintahkan Ali Murtopo, Amir Mahmud dan
                                      Kopkamtib untuk memastikan kemenangan Golkar di Pemilu.
                                      Murtopo diminta mencampuri pemilihan kepemimpinan PNI
                                      sementara kepemimpinan Partai Muslimin Indonesia (Parmusi),
                                      salah satu partai Islam, harus di tangan orang yang bisa dipercayai
                                      Soeharto.

                       1971,  19  Agustus: LP3ES resmi berdiri. LP3ES awalnya adalah organisasi
                                      perkumpulan yang dibentuk dari kerjasama pembangunan
                                      internasional di sektor swasta. Pemprakarsanya adalah
                                      sekelompok ekonom terkemuka dan kalangan intelektual
                                      Indonesia  yang bergabung  dalam  Perhimpunan Indonesia
                                      untuk Pembinaan Pengetahuan Ekonomi dan Sosial (Bineksos).
                                      Mereka di antaranya  adalah Sumitro Djojohadikusumo, Adam
                                      Malik, Selo Soemardjan, Emil Salim, Suhadi Mangkusuwondo,
                                      Koentjaraningrat, Ali Wardhana, Ali Sadikin, Satrio B. Joedono,
                                      Taufik Abdullah, Soedradjat Djiwandono, M. Yusuf Ronodipuro,
                                      Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, Joewono Sudasono, Daan Jahja,
                                      Harlan Bekti, Ismid Hadad, Nono Makarim, dan beberapa nama
                                      lainnya.


                       1971:          Bamuis dapat menyumbang untuk pembangunan 58 masjid, 37
                                      sekolah, 7 panti yatim piatu dan 1 klinik.

                       1971-1978:   Mukti Ali menjabat sebagai menteri agama


                       1971:          Program  LMD  (Latihan  Mujahid  Dakwah)  untuk  mahasiswa
                                      dibentuk oleh gerakan masid kampus, Salman. Program ini
                                      dimaksudkan sebagai program kaderisasi untuk memperluas
                                      dakwah Islam di kampus-kampus dan membentuk jaringan
                                      mahasiswa Islam secara luas.


                       1972:          Secara resmi PMII mendeklarasikan independensinya pada
                                      Deklarasi Murnajati




                                                                                                 53
   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73   74