Page 65 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 65

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







                       1960:          Konferensi  Besar  IPNU  di  Yogyakarta  menetapkan  perlunya
                                      organisasi mahasiswa.

                       1960, 17 April: PMII berdiri sebagai respon dari kecendrungan politik umat Islam
                                      sejak 1950-an yang tidak lagi menganggap Masyumi sebagai
                                      satu-satunya partai politik bagi umat Islam, dengan Mahbub
                                      Djunaidi sebagai ketua umum, M. Khalid Mawardi sebagai wakil
                                      ketua, dan M. Said Budairy sebagai sekretaris umum.

                       1961:          Kongres PMII pertama, dihadiri oleh 13 cabang yang masih
                                      didominasi oleh cabang di wilayah Jawa dan Sumatera

                       1961:          Ikatan Pelajar Muhammadiyah berdiri


                       1961, 14 April: Atas inisiatif dari H. Isa Idris dari Pusat Rohani TNI AD (Tentara
                                      Nasional Indonesia Angkatan Darat), Persatuan Islam Tionghoa
                                      Indonesia (PITI) berdiri secara resmi.

                       1961,  17  September: Abah Anom menerima penghargaan dari Kodam IV
                                      Siliwangi karena telah membantu pemerintah dalam menumpas
                                      pemberontakan Kartosuwiryo dan dipercayakan sebagai
                                      pembimbing anggota pemberontakan tersebut.

                       1961:          Ormas Islam dari etnis Tionghoa yang terkenal, PITI (Persatuan
                                      Islam  Tionghoa  Indonesia),  didirikan  oleh  H.  Abdul  Karim  Oei
                                      Tjeng Hien, H. Abdusomad Yap A Siong, dan Kho Goan Tjin.
                                      Pendirian ini diantaranya atas saran dari KH Ibrahim, Ketua
                                      Umum Muhammadiyah periode 1923-1934.

                       1961:          KH Ibrahim meninggal. KH Ibrahim menganggap bahwa dakwah
                                      dan tabligh ke etnis Tionghoa harus dilakukan oleh orang Islam
                                      dari etnis itu agar lebih efektif (Tanudjaja).


                       1962:          Daud Beureuh mengakhiri pemberontakannya.

                       1962:          Muncul gerakan Rabithah ‘Alam Islami

                       1964, 14 Maret: IMM didirikan di Yogyakarta. Beberapa tokoh dibalik berdirinya
                                      IMM diantaranya adalah Mohammad Djazman, M. Amien Rais,
                                      dan A. Rosyad Sholeh.

                       1965,  30  September: Muhammad Dahlan beserta para santrinya
                                      dipersenjatai pemerintah untuk turut ambil bagian dalam usaha
                                      mempertahankan negara dari gerakan ”pemberontakan”.






                                                                                                 49
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70