Page 63 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 63

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







                       1954:          Atas ajakan H. Abdul Karim Oei Tjeng Hien, Persatuan Islam
                                      Tionghoa  (PIT)  yang  berada  di  Deli  Serdang,  Sumatra  Utara
                                      berdiri dan dipimpin H. Abdusomad Yap Siong dan Persatuan
                                      Tionghoa Muslim (PTM) di Jakarta yang dipimpin oleh Kho Guan
                                      Tjin dilebur menjadi satu dan diberi nama PITI.

                       1954:          Buku  Undang-Undang Politik Islam, terjemahan dari karya
                                      Muhammad Asad, diterbitkan di Jakarta

                       1954:          Organisasi  kelompok  terpelajar  NU,  Ikatan  Pelajar  NU  (IPNU)
                                      berdiri, yang mewadahi baik pelajar maupun mahasiswa.

                       1955:          Ikatan  Mahasiswa  NU  (IMANU)  dan  Keluarga  Mahasiswa  NU
                                      (KMNU) berdiri. Namun, keberadaan organisasi mahasiswa itu
                                      kurang mendapatkan dukungan dari Pimpinan Besar NU karena
                                      dikhawatirkan akan melemahkan IPNU yang baru berdiri.


                       1955:          Pelaksanaan pemilu pertama di Indonesia.

                       1956:          Abah  Sepuh, pendiri pesantren Suralaya meninggal dunia.
                                      Setelah ia wafat, posisinya diteruskan oleh putranya, Abah
                                      Anom atau K.H.A. Shahib Al -Wafa Taj Al-‘Arifin, seorang yang
                                      tidak hanya menguasai ilmu tarekat tetapi juga berbagai bidang
                                      ilmu agama Islam.

                       1956:          Buku karya Moenawar Chalil (1908-1961), Kembali Kepada Al-
                                      Quran dan as-Sunnah pertama kali terbit.

                       1957:          Kongres HMI V di Medan, HMI menuntut partai-partai Islam
                                      seperti Masyumi, NU, PSII, dan PERTI untuk bisa memperjuangkan
                                      Islam menjadi dasar negara RI dalam Majlis Konstituante.


                       1957:          Terbentuknya Demokrasi Terpimpin

                       1957, 10 Oktober: Jam’iyah Ahli Thariqah Mu’tabarah didirikan


                       1957:          Pemberontakan Daud Beureuh berakhir setelah memakan
                                      korban jiwa yang cukup banyak.


                       1958:          Buku karya Ahmad Hassan, At-Tauhid dicetak (Bangil: Persatuan
                                      Islam Bahagian Pustaka).

                       1958:          Terjadi pemberontakan Pemerintah Revolusioner Republik
                                      Indonesia  (PRRI).  Beberapa  pimpinan  Masyumi  dinyatakan
                                      terlibat




                                                                                                 47
   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68