Page 115 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 115
dalam kehidupannya.” Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan guru memungkinkan
siswa untuk lebih memahami suatu materi.
Berdasarkan uraian di atas dapat dinyatakan aktivitas bertanya sama dengan
aktivitas belajar sehingga bertanya sangat penting dilakukan dalam pembelajaran.
Hal ini diakui Pribadi (2009: 164) yang menyatakan “pengajuan pertanyaan
merupakan hal penting dalam aktivitas pembelajaran. Pertanyaan akan
memunculkan gagasan asli yang merupakan inti dari pendekatan pembelajaran
konstruktivistik.” Betapa pentingnya keterampilan bertanya sehingga Marno dan
Idris (2014: 113) menyatakan “keterampilan bertanya adalah suatu pengajaran itu
sendiri sebab pada umumnya guru dalam pengajarannya selalu
melibatkan/menggunakan tanya jawab.” Dengan demikian tidak ada pembelajaran
tanpa pertanyaan. Akan tetapi, tentu saja yang dimaksudkan adalah pertanyaan-
pertanyaan yang dapat memicu pemikiran kritis siswa karena “pertanyaan-
pertanyaan yang tajam dapat menyempurnakan keyakinan dan menjelaskan
berbagai kejadian.” (Johnson, 2009: 159)
Marno dan Idris (2014: 113) meyakini “dalam proses investigasi,
pertanyaan yang baik akan menuntun kita pada jawaban yang sesungguhnya.”
Karena itu, keterampilan bertanya perlu dikembangkan guru sejarah sekaligus
diaplikasikan di dalam kelas baik bertanya secara langsung dalam bentuk verbal
maupun mengajukan pertanyaan dalam LKS untuk diinvestigasi lebih lanjut oleh
siswa. Jenis pertanyaan dan cara mengajukan pertanyaan perlu mendapat
perhatian guru sejarah karena dipercaya bahwa pendekatan tersebut akan sangat
berpengaruh terhadap perkembangan keterampilan dan daya berpikir siswa.
Karena itu, pertanyaan yang perlu diajukan adalah pertanyaan HOTS yang
memicu siswa untuk berpikir analitis, evaluatif, dan kreatif sehingga siswa dapat
menjadi pemikir yang kritis dan kreatif.
LJBNI: ALTERNATIF MENGEMBANGKAN HOTS
Analisis terdahulu menunjukkan bahwa salah satu kelemahan pembelajaran
sejarah adalah belum optimal meningkatkan HOTS. Untuk mengembangkan
HOTS, maka keterampilan bertanya perlu mendapat perhatian guru sejarah karena
12

