Page 119 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 119
untuk menata hidup ke depan. Ia pun menekan tombol pemutar waktu. Lalu, Boommm,
tiba-tiba ia sudah berada di jalan Sam Ratulangi persis di depan kantor Surat Kabar
Radar Sulteng. Seorang wartawan bertanya pada Popeye, “diantara semua tokoh
nusantara itu siapa yang paling dekat dengan Anda. ? Popeye bilang, semuanya. Tapi
yang paling cocok adalah Balaputra Dewa. Mengapa Balaputra Dewa ? Popoye tidak
menjawab. Ia hanya tersenyum puas, dan berkata saya juga merasa cocok dengan para
perenang seperti; Mat Biondi dan Elfa Manora Nasution. Setelah cukup lama, berada di
nusantara, maka ia harus segera kembali ke kampungnya karena Popeye mendengar
kabar bahwa Brutus berhasil menangkap Olive. “Selamat tinggal Nusantara yang Indah
berselimut kekayaan tiada terkira,” kata Popeye.
TUGAS LACAK JEJAK
1. Dengan menggunakan PETA, lacak posisi Kerajaan yang menjadi topik
pembicaraan narasi di atas.!
2. Identifikasi bukti-bukti keberadaan kerajaan tersebut !
3. Uraikan penyebab kemajuan dan kemunduran kerajaan tersebut.!
4. Investigasi fakta, konsep, dan karakteristik yang ada pada kerajaan tersebut.!
5. Buatlah narasi faktual secara singkat berdasarkan bukti, fakta, dan karakteristik
kerajaan tersebut.!
TEMUAN
Jika dalam proses pelacakan kelompok Anda menemukan permasalahan atau
pertanyaan yang perlu didiskusikan lebih lanjut, maka tuliskan temuan permasalahan
dan pertanyaan kelompok Anda.
Aspek-aspek yang dilacak tentu saja dapat dikembangkan sesuai kebutuhan
dengan mempertimbangkan sumber belajar dan kesiapan siswa. Karena itu, HOTS
dapat dipertajam, misalnya setelah melakukan analisis terhadap penyebab
kemajuan dan keruntuhan sebuah kerajaan, maka apakah yang dapat dilakukan
untuk mencegah terjadinya keruntuhan sebuah kerajaan.? Pertanyaan semacam ini
berada pada level evaluasi atau kreasi dan mencipta. Lebih dari pada itu,
bermakna mendidik siswa untuk menjadikan sejarah bukan hanya mata pelajaran
yang harus dipelajari di sekolah melainkan memetik pelajaran dari apa yang sudah
dipelajari. Dari Belajar Sejarah Menjadi Belajar Dari Sejarah.
PROSEDUR LJBNI
Pembelajaran dikelola berdasarkan tiga fase utama, yakni; perencanaan,
pelaksanaan, dan tindak lanjut setelah evaluasi. Pembelajaran yang efektif selalu
berawal dari perencanaan yang baik dan menjadi dasar pelaksanaan pembelajaran
yang sistematis dan diakhiri dengan penilaian yang mengarah pada HOTS. Karena
itu, model pembelajaran LJBNI juga didesain mengacu pada prosedur baku
16

