Page 318 - Naskah Gubernur Pertama di Indonesia
P. 318

304        Gubernur Pertama di Indonesia



                   Dalam  perkembangan  selanjutnya, Persetujuan Linggajati
            tidak berjalan lama setelah Belanda merobek hasil kesepakatan itu.
            Tindakan Belanda ini diikuti serbuan terhadap Republik melalui aksi
            militer. Selanjutnya dengan pengawasan Dewan Keamanan pada 17
            Januari 1948 dicapai kesepakatan baru yang dikenal dengan
                               30
            Perjanjian  Renville.   Upaya  Belanda  membentuk  federasi  dalam
            sistem pemerintahan melahirkan Aksi Militer II pada 19 Desember
            1948. Selanjutnya, negara-negara bentukan Belanda yang bergabung
            dalam suatu badan musyawarah Bijeenkomst voor Federal Overleg
            (BFO)  melakukan konferensi dengan Republik Indonesia  di
            Yogyakarta dan Jakarta yang  dikenal  dengan  Konferensi  Inter-
            Indonesia. Konferensi menghasilkan keputusan untuk membentuk
                                                     31
            negara RIS atau Republik Indonesia Serikat.


















                         Johannes Latuharhary dalam Perundingan Renville

                   Perundingan dengan Belanda terus dilakukan.  Melalui
            Konferensi  Meja  Bundar  (KMB),  Undang-Undang  Dasar  Republik
            Indonesia Serikat disusun. Pada  27 Desember  1949,  RIS  dibentuk;
            Sukarno diangkat  sebagai presiden dan  Mohammad Hatta  sebagai
            perdana menteri.  Hasil KMB menunjukkan dengan jelas bahwa
   313   314   315   316   317   318   319   320   321   322   323