Page 141 - Perdana Menteri RI Final
P. 141

antara segala golongan penduduk di tanah Jawa   mempelajari  Nippon Sheishin. Terdengar kabar   Manila berhasil direbut AS dan kekalahan ini   ia sebut sebagai Pancasila. Dalam pembicaraan
 untuk menggerakkan rakyat membantu Jepang   pula bahwa ia akan ditahan di Tokyo. Namun,   menyebabkan Jepang berada di posisi yang sulit   penyusunan UUD, Hatta setidaknya berperan

 dalam peperangan. Pihak Jepang dengan jelas   sesampainya di Tokyo, Hatta tidak mendapatkan   untuk menahan pemberian kemerdekaan kepada   dalam tiga hal (1) soal bentuk negara (2)
 memanfaatkan para pemimpin para pemimpin   ancaman dari pemerintahan Jepang. Markas   Indonesia.  demokrasi  dan  hak  asasi  (3)  dan  ekonomi
 Indonesia untuk mencapai tujuan mereka, tetapi   besar angkatan darat Jepang tidak tahu apa-  kerakyatan dan kedaulatan ekonomi.
               Sadar bahwa posisi mereka semakin terancam
 para pemimpin Indonesia juga mengambil   apa rencana untuk mengasingkan Hatta dan
               dalam Perang Dunia II, Jepang memutuskan
 170
 keuntungan dari Jepang.  Sukarno, misalnya,   tidak setuju dengan mengawasi kegiatan Hatta   Pada pembahasan mengenai bentuk negara
               untuk menghapuskan kekangan-kekangan yang
 berhasil memanfaatkan safari propaganda bagi   di Tokyo dengan ketat. Sukarno, atas nama   Indonesia mendatang, perdebatan yang
                                                  176
               ada terhadap kekuatan rakyat Indonesia.  Pada 1
 Hokokai untuk memperkokoh posisinya sebagai   Hatta, memohon pengampunan kepada Tojo   mengemuka adalah mengenai dua hal: apakah
               Maret 1945 dibentuklah Badan Penyelidik Usaha
 171
 pemimpin utama gerakan rakyat.    dan mengatakan bahwa ia sangat memerlukan   Indonesia berbentuk federasi atau kesatuan dan
               Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
 174
 bantuan dari Hatta.  Tojo mengetujui usulan                   apakah Indonesia menjadi negara Islam atau
 Di bulan November 1943, Hatta bersama   Tugas badan ini adalah menyusun rancangan
 Sukarno, dan memberikan bintang kelas III dari                bukan. Dalam soal bentuk negara, Hatta lebih
 dengan  Sukarno  dan Ki Bagus Hadikusumo   Undang-Undang Dasar yang dapat selesai pada
 kaisar  kepada  Hatta dan Ki Bagus, sedangkan                 mendorong konsep negara federasi, meskipun
 dari Muhammadiyah diundang ke Tokyo untuk   bulan Juli 1945. Keanggotaan dari organisasi ini
 Sukarno mendapatkan bintang kelas II.                         ia tidak mengemukakannya di dalam sidang.
 menghadap kaisar dan pemimpin pemerintahan   mewakili para pemimpin Indonesia dari berbagai
 Pemberian bintang itu melegakan Hatta karena                  Namun, Hatta memiliki perhatian khusus
 Jepang. Diundangnya Sukarno dan Ki Bagus ke   daerah dan aliran. Pimpinannya adalah Radjiman
 Kempeitai tidak dapat menyakiti orang yang                    terhadap perlunya otonomi bagi daerah
 Jepang untuk memberikan penghormatan kepada   Wediodiningrat dari Boedi Utomo dan di dalamnya
 diberikan penghargaan tinggi oleh kaisar.                     atau desentralisasi daripada sentralisasi
 Jepang dan sebaliknya mereka akan diberikan   terdapat Sukarno, Hatta, Ki Hadjar Dewantara,
                                                                         178
                                                               kekuasaan.  Sebab, menurutnya dengan
 tanda kehormatan oleh kaisar. Sementara itu,   Pada tanggal 7 September 1944, Perdana Menteri   Agus Salim, Soetardjo, Ki Bagus Hadikusumo,
                                                               geografi  Indonesia  yang  terdiri  dari  ribuan
 kedatangan Hatta diinginkan oleh Kempetai   Koiso menjanjikan kemerdekaan bagi Indonesia,   Yamin,  Wachid  Hasjim,  dan  Abikusno
                                                               pulau,  serta  secara  antropologis  Indonesia
 (polisi militer Jepang) untuk mempelajari Nippon   meskipun tidak menentukan secara resmi kapan   Tjokrosoejoso.  Pihak Jepang menginginkan
                                                               terdiri  dari berbagai  agama, suku,  budaya,
 Sheishin (semangat Jepang) dari kalangan Jepang.   itu akan diberikan. Janji ini diberikan untuk   bahwa apabila kemerdekaan Indonesia tercapai
                                                               dan adat yang beranekaragam, desentralisasi
 Hatta dinilai orang yang kesetiannya diragukan   mengharapkan  balasan  dari  pihak  Indonesia   pada akhirnya maka kemerdekaan itu harus
                                                               diperlukan untuk menjaga keunikan dan
 kepada Jepang dan dianggap berbahaya bagi   untuk mendukung Jepang dalam Perang Dunia   diproklamirkan oleh generasi tua yang dianggap
                                                               kekhasan masing-masing daerah. Hatta
 172
 pemerintah Jepang.  Letnan Kolonen Murase,   II. Kemudian, Koiso juga memperbolehkan   lebih muda diajak bekerja sama daripada generasi
                                                               meyakini bahwa Indonesia harus mempunyai
                                    177
 Kepala Urusan Umum Kempeitai, sampai   pemasangan bendera merah putih di kantor-  muda yang lebih radikal.
                                                               sistem yang memungkinkan daerah memiliki
 melakukan interogasi terhadap Hatta untuk   kantor Jawa Hokokai dan lagu “Indonesia Raya”
                                                                                                        179
 menanyakan apakah memang ia anti kepada   sudah mulai boleh diperdengarkan. Posisi Jepang   PEMIKIRAN HATTA UNTUK INDONESIA:   hak untuk mengatur urusan mereka sendiri.
               DESENTRALISASI, DEMOKRASI DAN                   Untuk mencapai kedaulatan rakyat maka
 Jepang. Hatta menerangkan bahwa ia tidak anti-  semakin  melemah  dalam  perang, pasukan
               KEDAULATAN EKONOMI
 Jepang, namun anti-imperialisme, termasuk   Amerika Serikat (AS) berhasil mengalahkan   suatu sistem yang menekankan desentralisasi
 173
 imperialisme  yang  dilakukan  oleh  Jepang.   Ia   Jepang di Kepulauan Marshall di bulan Februari   BPUPKI menjadi wadah bagi para pemimpin   diperlukan. Selain itu, selama persidangan
 dengan jujur mengatakan bahwa ia tidak dipaksa   1944. Di bulan Juli 1944, Jepang mengalami   Indonesia mendiskusikan bagaimana bentuk,   berlangsung, perdebatan yang mengemuka
 oleh Belanda ketika menuliskan tulisan-tulisan   kekalahan di pangkalan angkatan laut  mereka   konsep, dan sistem politik, ekonomi, sosial,   adalah mengenai apakah Indonesia harus
 yang bernada anti-imperialisme Jepang di tahun   di Saipan (Kepualauan Mariana). Lalu, di bulan   dan kebudayaan yang menjadi dasar dari   menjadi negara Islam atau tidak. Hatta adalah
 1930-an. Untuk mengikis pemikiran Hatta   September pasukan Amerika semakin mendekat   adanya Indonesia di masa depan. Dalam   salah satu pemimpin nasionalis yang menolak
 yang dianggap tidak sesuai dengan kebijakan   ke wilayah Indonesia. Tentara AS telah mendarat   sidang BPUPKI inilah untuk pertama kalinya   konsepsi negara Islam. Ia mengusulkan
 Jepang, Kempeitai merasa bahwa Hatta wajib   di Morotai dan mulai gencar mengebom   Sukarno berpidato mengenai dasar, filosofis,   dibentuk negara yang memisahkan urusan
 175
 dididik selama 6 bulan sampai 1 tahun untuk   Manila.  Akhirnya pada bulan Februari 1945,   dan tujuan dari adanya negara Indonesia yang   pemerintahan dari urusan keagamaan. 180




 128  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  129
   136   137   138   139   140   141   142   143   144   145   146