Page 142 - Perdana Menteri RI Final
P. 142

Mengenai hak asasi manusia, pada umumnya       perekonomian Indonesia sebaiknya disusun                                INDONESIA MERDEKA, WAKIL PRESIDEN              pemimpin muda menginginkan proklamasi
                                                                                                                                                  PERTAMA, DAN GEMURUH REVOLUSI
                           anggota BPUPKI, terutama Sukarno dan           berdasarkan usaha koperasi yang berdasarkan                                                                            kemerdekaan  disampaikan  dalam  bentuk
                                                                                             182
                           Soepomo, tidak menyetujui mengenai hak         prinsip  kemanusiaan.   Sejarah  sebagai  sebuah                                                                       deklarasi yang bernada anti-Jepang. Indonesia
                                                                                                                                                  DWITUNGGAL DAN PROKLAMASI
                           asasi manusia ditekankan dalam UUD. Hal        koloni   mempengaruhi    landasan   ekonomi                                                                            yang merdeka harus menyatakan diri bebas
                                                                                                                                                  KEMERDEKAAN
                           ini dikarenakan keduanya menolak tumbuhnya     Indonesia di masa mendatang untuk menghindari                                                                          dari  rencana  campur  tangan  Jepang karena
                           paham individualisme dan liberalisme yang      prinsip individualisme dan sedekat mungkin                              Dalam situasi semakin terdesaknya Jepang oleh   kalau tidak ia akan dicap sebagai made in Japan.
                           dapat dibawa oleh pasal-pasal mengenai         mengupayakan kolektivisme. Sebabnya adalah                              tekanan dari militer Sekutu, tugas dari BPUPKI   Dengan posisi seperti itu maka Indonesia akan
                           hak  asasi  manusia.  Tokoh-tokoh  pergerakan   selama dijajah Belanda tanah Indonesia yang                            dilanjutkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan   dihapuskan oleh Sekutu dan sebagai gantinya
                           nasional umumnya, termasuk Hatta, menolak      kaya, mampu menghasilkan ratusan ribu produk                            Indonesia (PPKI) yang dibentuk oleh Jepang     Indonesia akan diserahkan kembali kepada pihak
                           individualisme Barat diterapkan di Indonesia   bagi dunia luar, tidak mampu mensejahteran                              pada awal bulan Agustus 1945. Anggota dari     Belanda untuk melanjutkan statusnya sebagai
                                                                                                                                                                                                                186
                           sebab negara ini berdiri di atas prinsip       rakyatnya  yang  hidup  di  bawah  kemiskinan                           panitia ini diisi oleh berbagai wakil terkemuka   Hindia Belanda.  Namun, Sukarno dan Hatta
                           kekeluargaan atau gotong royong. Namun, apabila   dan kesengsaraan di tengah kaum kaya yang                            Indonesia yang mewakili berbagai macam agama,   ragu-ragu dengan ide tersebut karena terikat
                                                                                           183
                           hak individu benar-benar dihapuskan sama sekali   hidup berlebihan.  Lebih dari itu, Hatta                             etnis,  daerah,  dan  ideologi.  Sukarno  didapuk   dengan  kedudukannya  dalam  PPKI.  Mereka
                           hal ini juga tidak baik karena bisa menumpulkan   juga mengusulkan bahwa “cabang produksi                              sebagai ketua, sedangkan Hatta diangkat sebagai   tidak ingin mengesampingkan PPKI begitu
                           demokrasi yang baru dibangun dan merangsang    yang  penting bagi  negara dan  menguasai  hajat                        wakil ketuanya. Pada tanggal 9 Agustus 1945,   saja sebab meskipun panitia ini didirikan oleh
                           munculnya otoritarianisme. Menurut Hatta,      hidup orang banyak dikuasai oleh negara” dan                            Sukarno, Hatta, dan Radjiman diminta datang    Jepang, orang-orangnya mereka pilih sendiri
                                                                                                                                                                                                                                     187
                           meskipun ia telah menentang individualisme     “bumi dan air serta segala macam hasil bumi di                          oleh Jenderal Terauchi ke Dalat di Indochina.   dari golongan yang dianggap nasionalis.  Lebih
                           selama 20 tahun, tetapi masalah hak asasi      dalamnya harus dikuasai oleh negara dan harus                           Dalam pertemuan tersebut dibahas bahwa         dari itu, Sukarno dan Hatta ingin menghindari
                           manusia yang penting perlu dicantumkan dalam   digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran                             negara baru Indonesia akan mencakup seluruh    pertumpahan darah yang mungkin muncul
                           UUD sebab apabila hal itu diabaikan maka       rakyat”. Hatta merasa bahwa negara Indonesia                            wilayah Hindia Belanda, tapi tidak mencakup    karena Jepang masih memegang senjata.
                                                                                                                                                                               184
                                                               181
                           negara bisa menjadi “negara kekuasaan”.  Atas   sangat kaya dengan sumber daya alam dan oleh                           wilayah  jajahan  negara  lain.   Kemudian,
                           dasar ini, Hatta perlu memasukkan dalam UUD    sebab itu merupakan tugas dari pemerintah untuk                         kemerdekaan Indonesia akan ditetapkan dengan   Pada tanggal 16 Agustus, kelompok pemuda
                           hak  bagi warga  negara  untuk berkumpul dan   menjaga dan mendistribusikan kekayaan ini                               jadwal bertahap, dimulai dengan Jawa.          yang tidak puas membawa Sukarno dan Hatta

                           bersidang,  serta  mengeluarkan  pendapatnya.   untuk kepentingan kemakmuran rakyat bukan                                                                             ke   Rengasdengklok.    Kelompok    pemuda
                                                                          kepentingan segelintir golongan. Argumentasi                            Ketiga tokoh tersebut kembali ke Indonesia     pimpinan Sukarni ini meyakinkan Sukarno
                           Gagasan Hatta ini kemudian mewujud dalam
                                                                          Hatta inilah yang kemudian ditransformasikan                            pada tanggal 14 Agusuts 1945. Ide mengenai     bahwa Jepang sudah benar-benar menyerah dan
                           pasal 28 UUD 1945 bahwa kemerdekaan untuk
                           berserikat dan berkumpul serta mengeluarkan    menjadi pasal 33 UUD 1945. Dengan dasar                                 pemberian kemerdekaan oleh Jepang ditentang    inilah momentum yang tepat untuk menyatakan
                                                                          ini tidaklah berarti bahwa pihak  swasta  tidak                         oleh kelompok bawah tanah apabila kemerdekaan   kemerdekaan Indonesia. Namun, Sukarno dan
                           pikiran dan pendapatnya dijamin oleh undang-
                                                                          boleh berpartisipasi dalam lapangan ekonomi.                            itu adalah hadiah dari Jepang. Desas-desus     Hatta tetap bersikukuh pada pendiriannya.
                           undang.
                                                                          Namun, pemerintah perlu membuat peraturan                               bahwa Jepang akan menyerah terhadap Sekutu     Ahmad Soebardjo yang memiliki hubungan dekat
                           Pemikiran Hatta yang tidak kalah pentingnya    yang menempatkan kepentingan swasta pada                                memicu beberapa organisasi bawah tanah untuk   dengan kelompok Sukarni lalu membujuknya
                           adalah bahwa ekonomi negara harus dibangun     kepentingan orang banyak. Hatta mengakui                                bersiap-siap melawan Jepang dalam momentum     untuk mengembalikan Sukarno dan Hatta ke
                                                                                                                                                                                      185
                           atas dasar kedaulatan rakyat. Negara harus     bahwa  swasta  memiliki  motivasi  meraih  laba                         ketika Sekutu mendarat di Indonesia.  Saat     Jakarta. Ketika kembali ke Jakarta tanggal 16
                           membangun sistem ekonomi kerakyatan yang       dalam berbisnis dan karenanya pemeintah perlu                           Sukarno dan Hatta pulang ke Indonesia, Sjahrir   Agustus tengah malam, Hatta bersama Sukarno
                           bertumpu pada koperasi dan kekeluargaan.       membatasi monopoli swasta untuk mendapatkan                             memberitahukan bahwa Jepang telah meminta      ditemani oleh Maeda berkunjung ke kediaman
                           Koperasi penting baik sebagai konsep ekonomi   keuntungan sebanyak-banyaknya agar tidak                                gencatan senjata. Ia mendesak Sukarno dan      resmi Jenderal Nishimura yang ditemani oleh
                           maupun untuk membangun kekuatan ekonomi        menghancurkan tujuan mencapai kemakmuran                                Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan       para penasihat politik utamanya. Hatta diberitahu
                           rakyat bawah. Hatta mengusulkan bahwa          rakyat.                                                                 sebagai wakil dari rakyat Indonesia. Para      bahwa yang dimaksud dengan menyerahnya





                           130   PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959                                                                                                                  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  131
   137   138   139   140   141   142   143   144   145   146   147