Page 145 - Perdana Menteri RI Final
P. 145

Jepang adalah bahwa Jepang hanya menjadi agen   tempat itu. Akhirnya disepakati bahwa Sukarno   menghalangi kemerdekaan Indonesia apalagi   dapat menyatukan bakat mereka untuk
 sekutu dan Jepang tidak menyetujui usaha apapun   dan Hatta yang menandatangi naskah tersebut   situasi masih tegang di Jakarta dan banyak   membangun kepemimpinan yang utuh dan
                                 192
 untuk mengumumkan kemerdekaan Indonesia   mewakili bangsa Indonesia.  wilayah Indonesia.   Ia sadar bahwa  Sekutu   stabil. Kepemimpinan yang mampu mendorong
 karena pejabat militer memiliki tanggung jawab   akan datang ke Indonesia, termasuk Belanda,   Indonesia merdeka mencapai cita-cita yang
 Pada tanggal 17 Agustus 1945 teks proklamasi
 188
 untuk memelihara status quo.  Atas dasar inilah   dan tidak menerima kemerdekaan Indonesia.   telah mereka gariskan dan susun untuk
 dibacakan oleh Sukarno di halaman ruamahnya
 menjadi jelas bahwa bagi Hatta dan Sukarno,   Kasman berpendapat bahwa soal syariat Islam   ditransformasikan ke dalam kondisi riil.
 di Pegangsaan Timur 56. Hatta hadir di
 mempersiapkan kemerdekaan melalui revolusi   jangan sampai merusak persatuan dan kekuatan
 sisi Sukarno menyaksikan pembacaan teks
 damai tidak mungkin terjadi dan cara-cara   Indonesia menghadapi masa depannya. Wachid   BERBAGI TUGAS MEMPERTAHANKAN
 tersebut. Hatta dan Sukarno menolak saran                     REPUBLIK
 proklamasi kemerdekaan yang disarankan oleh   Hasjim setuju dengan usulan Hatta untuk
 supaya Lapangan Ikada dijadikan tempat untuk
 kelompok pemuda lebih baik dilakukan untuk   menghapuskan kalimat tersebut. Sementara itu,   Sukarno dan Hatta di masa revolusi 1945-1949
 mencapai kemerdekaan. 189  membacakan proklamasi karena ditakutkan akan   Ki Bagus diminta oleh Kasman tidak bereaksi
                                                               menjalankan tantangan untuk berperan sebagai
 menimbulkan bentrokan dengan militer Jepang.
               terhadap usulan itu, meskipun di kemudian
                                                               dwitunggal. Apapun dilakukan secara bersama-
 Setelah itu diadakanlah pertemuan di tempat   Prosesi proklamasi dilakukan dengan sederhana,
               hari terungkap bahwa hati kecilnya menolak      sama, sekurang-kurangnya dilakukan dengan
 yang bebas dari mata-mata Kempeitai, di rumah   setelah pembacaan teks bendera merah putih
               usulan itu. Teuku Hasan memilih diam atas       saling berkonsultasi, sehingga apa yang dilakukan
 Laksamana Maeda. Berkumpullah tokoh-tokoh   dikibarkan dan lagu  kebangsaan “Indonesia
               diskusi  tersebut.  Akhirnya  dimufakati  bahwa
                                                               oleh pemerintah turut dipertanggungjawabkan
 nasional, di antaranya Sukarno, Hatta, Soebardjo,   Raya” dinyanyikan. Hatta menyadari bahwa   agar tidak pecah sebagai bangsa kalimat tersebut   satu sama lain.  Sukarno memiliki kemampuan
                                                                            196
 Sukarni, Sudiro, B.M. Diah, dan Sayuti Melik,   inilah bukan akhir dari kemenangan perjuangan   dihilangkan dan diganti dengan “Ke Tuhanan   menggalang dan menguasai massa dan
 membicarakan mengenai penyusunan teks   bangsanya, namun hanyalah permulaan dari   Yang Maha Esa”.   membangkitkan  semangat  mereka  untuk
 proklamasi. Sukarno dan Hatta menolak teks   tugas  besar  menjalankan  sebuah  negara  yang
                                                               berjuang bersama-sama. Sementara itu, Hatta
 proklamasi  yang  terlalu  provokatif,  sebaliknya   mereka idam-idamkan.   Sidang PPKI kemudian juga memutuskan bahwa
                                                               mampu berpikir tenang menguasai keadaan,
 mereka setuju untuk menggunakan kalimat   sidang menyepakati bahwa Sukarno dan Hatta
                                                               memperhatikan sesuatu dengan detail dan hati-
 dari preambule rancangan UUD: “Kami rakyat   Setelah proklamasi kemerdekaan, PPKI masih   diangkat sebagai presiden dan  wakil presiden
                                                               hati, dan lebih terampil dalam merencanakan
 Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan   menghadapi tugas, antara lain menetapkan   Indonesia. Soekardjo Wirjopranoto mengatakan
                                                               dan  menyajikan rincian  administratif. Oleh
 Indonesia”.  Hatta  menekankan  bahwa  konstitusi, memilih presiden dan wakil presiden   bahwa presiden dan wakil presiden, Sukarno dan
                                                               sebab itu, sejarawan Australia Herbert Feith
                                                 193
 pernyataan kemerdekaan sebaiknya dilengkapi   Indonesia, menetapkan jumlah provinsi, dan   Hatta, merupakan suatu dwitunggal.  Dalam
                                                               mengkategorisasi Sukarno sebagai tipe solidarity
 190
 dengan pelaksanaanya.  Maka, kemudian   beberapa hal penting lainnya. Dalam pembukaan   istilah ini jelas terkandung sebuah harapan
                                                               maker dan Hatta sebagai tipe administrator.
 ditambahkan: “Hal-hal yang berkaitan dengan   UUD masih terdapat polemik yang belum selesai   bahwa kedua pemimpin bisa saling melengkapi
 pemindahan kekuasaan dan lain-lainnya akan   mengenai kata-kata tentang syariat Islam dalam   membangun kesatuan dan siap menyelesaikan   Salah satu tugas awal sebagai wakil presiden
                                           194
 dilakukan dengan cara yang seksama dan dalam   pembukaan UUD. Hatta diberitahu oleh perwira   perbedaan  di  belakang  layar.   Kedua  orang   adalah  menyusun  kabinet.  Sukarno  dan
 waktu yang sesingkat-singkatnya”. Setelah teks   Angkatan Laut Jepang bahwa Indonesia Timur   ini memiliki satu kesamaan karakteristik yang   Hatta sama-sama memainkan peranan dalam

 selesai, Hatta menyarankan seluruh yang hadir   mungkin akan berdiri di luar Indonesia apabila   kuat, yaitu dedikasi penuh kepada tercapainya   menyusun kabinet presidensil yang pertama.
 191
                                      195
 untuk menandatangi teks proklamasi tersebut   kata-kata tersebut masih dipertahankan.    kemerdekaan Indonesia.  Di masa Jepang,   Pembentukan kabinet dan struktur administratif
 seperti proklamasi kemerdekaan Amerika   Maka, Hatta  berdiskusi  dengan anggota  PPKI   mereka  berdua  harus  menerima  kecaman   yang menyertainya penting dilakukan untuk
 Serikat. Namun, Sukarni menolak karena tanda   yang merupakan wakil umat Islam untuk   sebagai kolaborator dan harus menjelaskan   menempatkan tokoh-tokoh terbaik bangsa dan
 tangan yang berada di dalam teks sebaiknya   membicarakan  masalah  ini.  Mereka  adalah   posisinya  kepada kelompok  pemuda militan   dari kalangan nasionalis agar tidak mudah
 dibubuhi oleh orang-orang yang memang telah   Ki Bagus Hadikusumo, Teuku Mohammad   dengan saling membela bukannya menjatuhkan   pemerintahan direbut oleh pihak Jepang dan
 berkorban panjang merintis kemerdekaan dan   Hasan, dan Kasman Singodimedjo. Kasman   seperti yang  terjadi di tahun 1930-an. Ketika   diserahkan kepada Sekutu, lalu ke pihak
                                                                       197
 bukan sebaiknya orang yang kebetulan hadir di   merasa bahwa permasalahan ini janganlah   Indonesia telah merdeka, keduanya diharapkan   Belanda.  Lebih dari itu, untuk memperpecepat




 132  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  133
   140   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150