Page 208 - Perdana Menteri RI Final
P. 208

negara  kesatuan  menghapuskan  citra  negara   banyak pihak, sehingga di dalamnya tidak
                                                                                                                                                                                                                                          132
                                                                                                                                                  federal tanpa menghilangkan kesan kemandirian   terlihat adanya permasalahan yang berarti.
                                                                                                                                                  wilayah dengan pemberian otonomi daerah.       Pengumuman bersama antara PM Halim dan
                                                                                                                                                                                                 PM Hatta pada 19 Mei 1950 berisi tentang
                                                                                                                                                  Perdana Menteri RIS, Mohammad Hatta dan
                                                                                                                                                                                                 piagam persetujuan antara RI dan RIS yang juga
                                                                                                                                                  Perdana Menteri RI-Yogya, Abdul Halim
                                                                                                                                                                                                 mewakili NIT dan NST untuk melaksanakan
                                                                                                                                                  mengadakan pertemuan pada bulan Mei 1950
                                                                                                                                                                                                 negara kesatuan sebagai perwujudan Republik
                                                                                                                                                  untuk membahas tentang format negara kesatuan
                                                                                                                                                                                                 Indonesia berdasarkan proklamasi 17 Agustus
                                                                                                                                                  Republik Indonesia. Pertemuan juga turut
                                                                                                                                                                                                 1945.  133
                                                                                                                                                  dihadiri oleh perwakilan negera-negara bagian
                                                                                                                                                  RIS seperti Sumatera Timur dan Indonesia Timur.   Beberapa pihak- seperti PNI di Sumatera
                                                                                                                                                  Perundingan tersebut menghasilkan keputusan    Timur- tidak menyetujui konsep negara kesatuan
    Dokter Abdul Halim sedang membacakan amanah
                                                                                                                                                  yaitu pembentukan negara kesatuan. Dalam       sebagaimana yang ada dalam Piagam Persetujuan
    setelah diangkat sebagai Menteri Pertahanan pada
    tanggal 11 September 1950.                                                                                                                    piagam  kesepakatan  tersebut  juga  menetapkan   antara RI dan RIS pada tanggal 19 Mei 1950
                                                                                                                                                  bahwa undang-undang dasar sementara akan       karena menganggap negara kesatuan merupakan
    Arsip Nasional Republik Indonesia
                                                                                                                                                  diperoleh dari perbaikan undang-undang         keberlanjutan dari RIS.  Pendapat yang berbeda
                                                                                                                                                                                                                      134
                                                                                                                                                  dasar sementara RIS yang disesuaikan dengan    muncul dari Masyumi yang menghendaki
                                                                                                                                                                                130
                                                                                                                                                  Undang-undang        Republik. Pelaksanaan     konsepsi tersebut dengan pertimbangan bahwa
                                                                                                                                                  negara kesatuan berdasarkan asas ke dalam,     langkah tersebut merupakan strategi yang
                                                                                                                                                  yaitu menyempurnakan kehidupan rakyat dan      rasional untuk kepentingan politik nasional.
                                                                                                                                                  persatuan bangsa Indonesia dan asas ke luar,   Sebelum  mengadakan  pertemuan  bersama,
                                                                                                                                                  yang diartikan utnuk memelihara hubungan       RI dan RIS melakukan pertemuan internal di
                                                                                                                                                                              131
                                                                                                                                                  baik dengan negara-negara lain.                masing-masing pemerintahan.  RI melakukan
                                                                                                                                                                                                 pembahasan tentang tidak perlunya wakil
                                                                                                                                                  Dalam persiapan perundingan antara RI dan RIS
                                                                                                                                                                                                 presiden dalam negara kesatuan dan penentuan
                                                                                                                                                  membentuk panitia bersama yang terdiri dari
                                                                                                                                                                                                 ibukota negara kesatuan. Sedangkan RIS
                                                                                                                                                  perwakilan pemerintah RI dan RIS. Pemerintah
                                                                                                                                                                                                 membicarakan tentang otonomi daerah dalam
                                                                                                                                                  RI diwakili oleh Abdul Hakim mendapat mandat
                                                                                                                                                                                                 negara kesatuan. 135
                                                                                                                                                  penuh dari pemerintah RI untuk melakukan
                                                                                                                                                  perundingan dengan perwakilan pemerintah       Persetujuan   lain   berhubungan     dengan
                                                                                                                                                  RIS.  Sebagai  realisasi  kesepakatan antara RI-  pembentukan undang-undang dasar kesatuan

                                                                                                                                                  RIS dibentuklah Panitia Persiapan Undang-      yaitu berasal dari konstitusi sementara RIS
                                                                                                                                                  undang Dasar Negara Kesatuan yang diketuai     dengan beberapa perubahan. Perubahan dalam
      Dokter Abdul Halim berfoto bersama dengan Sri
                                                                                                                                                  oleh  Mr. Supomo yang  juga menjabat sebagai   konstitusi RIS antara lain Senat dihapuskan,
      Sultan Hamengkubuwono IX, Kolonel Nasution,
      Mr. Ali Budiardjo, dan Komodor Udara Soerjadi                                                                                               Menteri Kehakiman RIS. Halim menjelaskan       DPRS terdiri dari perwakilan DPR RIS dan
      Suryadarma dalam acara serah terima Menteri
                                                                                                                                                  bahwa baginya perundingan terakhir antara      Badan Pekerja KNIP, anggota yang ditunjuk oleh
      Pertahanan.
                                                                                                                                                  RI dan RIS merupakan bentuk persetujuan        presiden, dan anggota berdasarkan kesepakatan
       Arsip Nasional Republik Indonesia
                                                                                                                                                  bersama yang sudah lama dicita-citakan oleh    kedua pemerintah. Selanjutnya, DPRS bersama




                           196   PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959                                                                                                                  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  197
   203   204   205   206   207   208   209   210   211   212   213