Page 213 - Perdana Menteri RI Final
P. 213
menjalankan tugas berat sebagai Perdana bangsa. Ia menginginkan kembali ke kehidupan pejabat non-partai yang netral, diharapkan kabinet Perdana Menteri. Harian Merdeka
Menteri. Namun, ketika pembentukan normalnya di dalam bangsal rumah sakit dan Halim dalam diterima oleh semua pihak. Walau mempublikasi artikel yang ditulis oleh BM Diah
kabinet negara kesatuan, Halim diminta lapangan sepak-bola. begitu, banyak pihak yang menganggapnya bahwa pengangkatan dr. Halim mirip dengan
150
menjabat Menteri Pertahanan oleh Natsir. sebagai wakil Sjahrir dalam pemerintahan. cara kerja fasisme Jepang dimana kabinet tidak
Pemerintah membentuk Panitya penyelenggara
Salah satu alasan mengapa Halim menyetujui Bahkan terdapat suara yang mengkritik bahwa bisa dibentuk tanpa partisipasi orang militer.
upatjara pembentukan negara kesatuan dan upaya
mengambil posisi sebagai Perdana Menteri seharusnya Sjahrir sekalian yang dijadikan Mereka menyebutkan bahaya daripada posisi
proklamasi kemerdekaan khusus untuk Djakarta’.
adalah karena hubungan baiknya dengan Sultan menteri dan bukan ‘anak buahnya’. Tuduhan ini dr. Halim sebagai anggota TNI karena ini satu
Panitia tersebut bertugas untuk mengurus
Hamengkubuwono IX, yang merupakan Menteri ditolak oleh Halim. Posisi Menteri Pertahanan langkah lagi ketika TNI yang menentukan siapa
perayaan 5 tahun kemerdekaan RI sekaligus
Pertahanan sebelumnya dibawah Kabinet RIS merupakan posisi politik yang penuh luka-liku. kementerian pertahanan. Pengangkatan dr.
154
perayaan pembentukan Negara Kesatuan
Mohammad Hatta. Hubungan persahabatan TNI cenderung curiga terhadap motivasi politisi Halim ini bersifat interim, dan bertujuan untuk
Republik Indonesia. Panitia tersebut terdiri dari
Halim dengan Sultanlah yang menyebabkannya sipil dan merasa mampu untuk mengurus dirinya mengisi jabatan semasa Natsir mencari Menteri
beberapa pejabat pemerintah Jakarta, pejabat
menyetujui mengambil beban tugas ini. Hal yang lebih dapat diterima oleh TNI. Pilihan
155
sendiri. Perdana Menteri Mohammad Hatta
kementerian dan juga aparat militer (mantan
yang sama ketika Sjahrir meyakinkannya dr. Halim dipengaruhi oleh kenyataan bahwa ia
mendapatkan banyak tentangan dari militer
151
untuk mengambil posisi dalam BP KNIP gubernur militer). Pada 17 Agustus 1950, merupakan orang non-partai. Di Surabaya dalam
ketika melakukan reorganisasi dan rasionalisasi
Mr. Putuhena selaku Perdana Menteri Negara
pada tahun 1945. Hubungan Halim dengan perjalanan ke Makassar, Halim mengatakan
(re dan ra). Kenyataan bahwa tentangan terhadap
Indonesia Timur dan seluruh jajaran kabinet
Sultan Hamengkubuwono ini sangat dekat. bahwa kebijakan pertahanan tidak bisa
Re dan Ra tidak menjatuhkan pemerintahannya
Ia berkenalan dengan Sultan pertama kalinya beserta Badan Perwakilan Rakyat Negara dipengaruhi oleh kepentingan partai. Walau
156
hampir sepenuhnya diakibatkan karena rasa
ketika dalam perjalanan kereta dari Yogyakarta Indonesia Timur meletakkan jabatannya. Pada
hormat kalangan militer terhadap Sri Sultan begitu, kabinet Natsir mendapat kepercayaan
ke Jakarta pada waktu revolusi kemerdekaan. hari yang sama, Presiden Sukarno melantik
Hamengkubuwono IX. Rasa hormat ini tidak dari pimpinan TNI karena pengangkatan
Halim terpesona dengan Sultan ketika mereka anggota DPR NKRI dan menyampaikan Sultan Hamengkubuwono IX sebagai wakil.
dimiliki oleh Halim.
berdua membeli minuman yang dijual pedagang pidato setelah penyerahan kedaulatan sekaligus TNI dan Sultan telah menjalin hubungan yang
152
di salah satu stasiun pemberhentian. Sultan mengumumkan pembentukan NKRI. Butir kelima dari program pemerintahan Natsir lama dan sehingga punya kepercayaan satu-
tampak seorang yang merakyat dan tidak peduli Penyatuan kembali negara-negara bagian menyebutkan kebutuhan penyempurnaan sama lain, khususnya ketika Sultan menjabat
dengan status ningratnya. Halim merupakan ke dalam Republik merupakan wujud dari militer, khususnya berkaitan dengan proses sebagai menteri pertahanan. Sebagai wakil
157
orang yang akan setia mengikuti seorang karena perjuangan nasionalisme. Di samping itu, peleburan anggota KNIL ke dalam TNI. menteri pertahanan, tugas utama Sultan adalah
sifat dan nilai pribadi yang mulia. Seperti pembentukan Republik baru merupakan Pada tanggal 11 September 1950, Halim mengadakan koordinasi dengan aparatus militer,
Sjahrir, Sultan dianggapnya memiliki karakter kehendak dari masyarakat untuk menghilangkan mendapatkan mandatnya dalam sebuah upacara polisi, imigrasi dan lain-lain untuk menjaga
yang istimewa. Kedekatan Halim dengan Sultan warisan kolonialisme Belanda. Penghapusan penyerahan mandat oleh Letnan Kolonel Sri keamanan dalam negeri.
ini akan dilanjutkan dalam kapasitas sebagai negara Federal merupakan kemenangan bagi Sultan Hamengkubuwono IX di Kementerian
anggota panitia olah raga pada tahun 1950an. Proklamasi Agustus 1945 dan pembentukan Pertahanan. Sri Sultan mengatakan kepercayaan Pada awal bulan September, Halim melakukan
Keterikatan pribadi ini yang akan mendorongnya negara Republik Indonesia. 153 sepenuhnya kepada Abdul Halim dalam perjalanan orientasi untuk berkenalan
untuk ikut dalam avontur terakhir dalam karir dan mengetahui mengenai keluhan dan
melakukan stabilisasi dan konsolidasi dari TNI.
politiknya dalam pemerintahan republik, yaitu KARIR ABDUL HALIM PASCA PERDANA Serta menyehatkan kembali kondisi pertahanan permasalahan TNI di beragam wilayah di
sebagai Menteri Pertahanan. Dalam satu-satunya MENTERI negara. Indonesia. Dia pertama mengunjungi Makassar
wawancara mendalam kesaksian Halim sebagai bersama Menteri Sosial F.S. Harjadi dan
tokoh sejarah Indonesia oleh J.R. Chaniago, Pengangkatan Halim dalam Kabinet Mohammad Pengangkatan dr. Halim telah menimbulkan bertemu dengan Pemimpin Militer untuk
jelas sekali bahwa Halim menganggap dirinya Natsir sebagai Menteri Pertahanan merupakan banyak suara pedas di pers karena dianggap Indonesia Timur, Kolonel Alex Kawilarang.
terkecoh masuk ke dalam urusan perpolitikan sebuah keputusan yang riskan. Sebagai seorang pemaksaan dari TNI terhadap kemerdekaan Pertemuan tersebut membahas permasalahan
200 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 201

