Page 209 - Perdana Menteri RI Final
P. 209

negara  kesatuan  menghapuskan  citra  negara   banyak pihak, sehingga di dalamnya tidak
                                                                                                        132
               federal tanpa menghilangkan kesan kemandirian   terlihat adanya permasalahan yang berarti.
               wilayah dengan pemberian otonomi daerah.        Pengumuman bersama antara PM Halim dan
                                                               PM Hatta pada 19 Mei 1950 berisi tentang
               Perdana Menteri RIS, Mohammad Hatta dan
                                                               piagam persetujuan antara RI dan RIS yang juga
               Perdana Menteri RI-Yogya, Abdul Halim
                                                               mewakili NIT dan NST untuk melaksanakan
               mengadakan pertemuan pada bulan Mei 1950
                                                               negara kesatuan sebagai perwujudan Republik
               untuk membahas tentang format negara kesatuan
                                                               Indonesia berdasarkan proklamasi 17 Agustus
               Republik Indonesia. Pertemuan juga turut
                                                               1945.  133
               dihadiri oleh perwakilan negera-negara bagian
               RIS seperti Sumatera Timur dan Indonesia Timur.   Beberapa pihak- seperti PNI di Sumatera
               Perundingan tersebut menghasilkan keputusan     Timur- tidak menyetujui konsep negara kesatuan
 Dokter Abdul Halim sedang membacakan amanah
               yaitu pembentukan negara kesatuan. Dalam        sebagaimana yang ada dalam Piagam Persetujuan
 setelah diangkat sebagai Menteri Pertahanan pada
 tanggal 11 September 1950.  piagam  kesepakatan  tersebut  juga  menetapkan   antara RI dan RIS pada tanggal 19 Mei 1950
               bahwa undang-undang dasar sementara akan        karena menganggap negara kesatuan merupakan
 Arsip Nasional Republik Indonesia
               diperoleh dari perbaikan undang-undang          keberlanjutan dari RIS.  Pendapat yang berbeda
                                                                                   134
               dasar sementara RIS yang disesuaikan dengan     muncul dari Masyumi yang menghendaki
                                             130
               Undang-undang         Republik. Pelaksanaan     konsepsi tersebut dengan pertimbangan bahwa
               negara kesatuan berdasarkan asas ke dalam,      langkah tersebut merupakan strategi yang
               yaitu menyempurnakan kehidupan rakyat dan       rasional untuk kepentingan politik nasional.
               persatuan bangsa Indonesia dan asas ke luar,    Sebelum  mengadakan  pertemuan  bersama,
               yang diartikan utnuk memelihara hubungan        RI dan RIS melakukan pertemuan internal di
                                            131
               baik dengan negara-negara lain.                 masing-masing pemerintahan.  RI melakukan
                                                               pembahasan tentang tidak perlunya wakil
               Dalam persiapan perundingan antara RI dan RIS
                                                               presiden dalam negara kesatuan dan penentuan
               membentuk panitia bersama yang terdiri dari
                                                               ibukota negara kesatuan. Sedangkan RIS
               perwakilan pemerintah RI dan RIS. Pemerintah
                                                               membicarakan tentang otonomi daerah dalam
               RI diwakili oleh Abdul Hakim mendapat mandat
                                                               negara kesatuan. 135
               penuh dari pemerintah RI untuk melakukan
               perundingan dengan perwakilan pemerintah        Persetujuan   lain   berhubungan    dengan
               RIS.  Sebagai  realisasi  kesepakatan antara RI-  pembentukan undang-undang dasar kesatuan

               RIS dibentuklah Panitia Persiapan Undang-       yaitu berasal dari konstitusi sementara RIS
               undang Dasar Negara Kesatuan yang diketuai      dengan beberapa perubahan. Perubahan dalam
 Dokter Abdul Halim berfoto bersama dengan Sri
               oleh  Mr. Supomo yang  juga menjabat sebagai    konstitusi RIS antara lain Senat dihapuskan,
 Sultan Hamengkubuwono IX, Kolonel Nasution,
 Mr. Ali Budiardjo, dan Komodor Udara Soerjadi   Menteri Kehakiman RIS. Halim menjelaskan   DPRS terdiri dari perwakilan DPR RIS dan
 Suryadarma dalam acara serah terima Menteri
               bahwa baginya perundingan terakhir antara       Badan Pekerja KNIP, anggota yang ditunjuk oleh
 Pertahanan.
               RI dan RIS merupakan bentuk persetujuan         presiden, dan anggota berdasarkan kesepakatan
  Arsip Nasional Republik Indonesia
               bersama yang sudah lama dicita-citakan oleh     kedua pemerintah. Selanjutnya, DPRS bersama




 196  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  197
   204   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214