Page 241 - Perdana Menteri RI Final
P. 241

Upacara pelantikan Kabinet Natsir.                                                          Sidang Kabinet Natsir dan ex Kabinet Hatta pada
                                                                                             tanggal 7 September 1950.
 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
                                                                                             Perpustakaan Nasional Republik Indonesia



               orang PSI yaitu Dr. Sumitro Djojohadikusumo     Negeri, Dr. A. Halim mantan Perdana Menteri

               sebagai Menteri Perdagangan dan Peindustrian    Republik Indonesia, sebai Menteri Pertahanan,
               serta  Tandiono    Manu    sebagai  Menteri     Ir. Djuanda Kartawidjaja yang telah menjadi
               Pertanian. Lebih banyak lagi menteri dari PIR,   menteri perhubungan sejak tahun 1946 dalam
               partai Pamong Praja yang menandakan betapa      beragam kabinet dan tetap dalam  posisi  ini
               tergantungnya  pemerintah  terhadap  tenaga     dalam Kabinet Natsir, serta Dr. Bahder Djohan
               terdidik pamong praja. Mereka termasuk Ir. H.   yang menjadi Menteri Pendidikan, Pengajaran
                                                               dan Kebudayaan. 53
               Johannes Leimena  sebgai  Menteri  Pekerjaan
               Umum, Pandji Suroso sebagai Menteri
                                                               Program kabinet Natsir ini meliputi tujuh poin.
               Perhubungan dan Mr. Wongsonegoro sebagai
                                                               Pertama adalah persiapan dan penyelenggaraan
               Menteri Kehakiman. Beberapa anggota partai2
                                                               pemilu untuk Dewan Konstituante. Semenjak
               Kristen juga dilibatkan karena koalisi Natsir
                                                               merdeka   tahun   1945,   Indonesia  belum
               melibatkan banyak partai-partai agama, termasu
                                                               menyelenggarakan pemilihan umum sama
               Harjadi dari Partai Katolik sebagai Menteri
                                                               sekali. Pembagian kursi parlemen ditentukan
               Sosial serta J. Leimena dari Parkindo. Diluar   berdasarkan jumlah organisasi massa partai
               partai, Kabinet Natsir ini melibatkan cukup     yang ada dalam masyarakat di berbagai daerah.
               banyak orang-orang non-partai seperti Sri       Kedua mengkonsoildasi dan menyempurnakan
 Kabinet Natsir berfoto bersama Presiden Sukarno
               Sultan  Hamengkubuwono  IX sebagai Wakil        susunan pemerintahan dan peralatan negara,
 dan Wakil Presiden Mohammad Hatta.
               Perdana Menteri, Mr. Assaat mantan Presiden     ketiga menggiatkan usaha keamanan dan
 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
               Republik Indonesia, sebagai Menteri Dalam       ketentraman, keempat mengembangkan dan




 228  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  229
   236   237   238   239   240   241   242   243   244   245   246