Page 243 - Perdana Menteri RI Final
P. 243

dan lain-lain di Sumatera Utara Gerakan Andi    Beberapa perundingan yang rumit bagi kabinet
               Aziz di Sulawesi Selatan, Gerakan Angkatan      Natsir adalah perundingan Republik Maluku

               Perang Ratu Adil pengikut Kahar Muzakkar        Selatan hingga Perundingan Irian Barat. Natsir
               dan lain-lain.                                  juga mewarisi negosiasi kabinet sebelumnya
                                                               dengan Gerakan Darul Islam/Tentara Islam
               Dalam  pidato tanggal 24 November  1950,
                                                               Indonesia di Jawa Barat. Pada masa kabinet
               Natsir menyatakan perjuangan bersenjata sudah
                                                               sebelumnya, Natsir membantu Perdana Menteri
               bukan lagi jalan utama untuk mewujudkan
                                                               Hatta menyelesaikan persoalan DI/TII yang
               kemerdekaan. “Tingkatan perjuangan kita telah   dideklarasikan oleh Kartosuwiryo. Rekan satu
               berganti. Tingkatan sekarang in menghendaki     partai ketika berada di Masyumi. Kartosuwiryo
               cara perjuangan yang berlainan dengan tingkatan   kemudian menolak bergabung dalam hijrah
               peperangan gerilya  menentang  musuh  seperit   Divisi Siliwangi ke Jogja. Kemudian malah
 Mohammad Natsir beramah tamah dengan Duta
 Besar Amerika Serikat Merle C. Cochran dalam   yang telah sudah itu. Tingkatan perjuangan   mendeklarasikan Darul Islam di Jawa Barat.
 acara pertemuan dan perkenalan antara Kabinet
               sekarang tidak menghendaki lagi bahwa           Darul Islam sendiri kemudian mendapat
 Natsir dengan Corps Diplomatik dan UNCI
               saudara-saudara meneruskan hidup memanggu       sambutan di berbagai daerah seperti Aceh, Jawa
 Arsip Nasional Republik Indonesia
               senjata di pegunungan, terlepas dari ikatan     Tengah, Kalimantan Selatan hingga Sulawesi.
               keluarga dan masyarakat biasa.” Melainkan
 mengokohkan ekonomi rakyat sebagai dasar   pemberontakan ataupun usaha kudeta. Ada dua   menurut Natsir “Fikiran dan tenaga saudara   PERMASALAHAN BURUH

 untuk melaksanakan ekonomi Nasional, kelima   permasalahan daerah ujung; pertama adalah   diperlukan untuk membangun Negara dengan
                                                               Konsolidasi oposisi pemerintah dari suatu
 membangun perumahan rakyat serta memperluas   adanya  pemberontakan  Republik  Maluku   arti yang lebih luas. Sudah datang saatnya untuk
                                                               aliansi non-koalisi antara partai-partai nasionalis
 usaha untuk meningkatkan derajat kesehatan dan   Selatan pada 24 April 1950; dan yang kedua   menutup sejarah lama dan memulai lembaran
                                                               dan kiri seperti PNI dan PKI telah menjadi
 kecerdasan rakyat, keenam menyempurnakan   adalah adanya otonomi penuh dari Gubernur dan   baru. Sudah datang saatnya untuk memperbaiki
                                                               duri dalam pemerintahan Mohammad Natsir.
 organisasi Angkatan Perang dan memulihkan   rakyat Aceh yang merasa terancam akan jatuh   persaudaraan kembali atas dasar saling mengerti,
                                                               Gabungan Organisasi Buruh yang berafiliasi
 bekas  anggota  tentara  dan  gerilya  kedalam
 dibawah kuasa orang-orang Batak yang non-  untuk hidup bersama dalam udara Negara
                                                               dengan PKI, yaitu SOBSI, yang pertama
 masyarakat dan terakhir memperjuangkan
 Muslim jika Provinsi Aceh tidak jadi disahkan   merdeka yang sudah sama-sama kit atebus
                                                               melakukan  gerakan  untuk  meminta  kenaikkan
 penyelesaian Irian Barat. 54                            55
 dan diintegasikan dalam Provinsi Sumatera   dengan pengorbanan yang demikian hebatnya.”    upah minimum dari Rp. 1.50 rupiah/hari
 Utara. Masalah keamanan utama adalah   Seruan Natsir untuk rekonsiliasi dan saling
 Permasalahan utama yang dihadapi oleh                         menjadi  Rp. 4.50  rupiah/hari. Kemerdekaan
 banyaknya senjata yang ada ditangan beragam   memaafkan guna membangun bangsa bersama
 pemerintah Natsir selama tujuh bulan masa                     politik dan kedaulatan dari penjajahan Belanda
 laskar dengan haluan ideologi yang beragam   ini merupakan salah satu kepercayaan politik
 jabatannya ini terfokus pada masalah keamanan                 telah tercapai semenjak 17 Agustus 1945
 pula  yang telah pecah dengan pemerintah RI   pragmatisnya yang dia pegang teguh, ia melihat
 dan  kesatuan  negara.  Keberhasilan  mosi                    dan diperkuat dengan hengkangnya Belanda
 pada periode revolusi; termasuk diantaranya   bahwa kebutuhan bangsa dan negara melebihi
 integralnya dengan segera terancam karena                     dan pasukannya dari Nusantara semenjak
 adanya beragam usaha-usaha pemberontakan   Hizbullah pengikut S.M. Kartosuwiryo yang   kebutuhan kelompok, termasuk kelompok   ditandatanganinya Perjanjian KMB pada akhir
 yang didorong oleh rasa khawatir akan dominasi   masih bercokol di Jawa Barat, laskar-laskar   Muslim modernisnya pula. Ia memahami   tahun 1949. Tetapi kemerdekaan politik ini tidak
 Jawa ataupun Jakarta terhadap daerah-daerah   PKI  sisa-sisa  pemberontakan  PKI  1948  dalam   bahwa membangun bangsa berarti menerima   terwujud dalam kemerdekaan ekonomi. Bahkan,
 lain. Seperti yang dibahas diatas, hal ini sudah   Kompleks Merapi-Merbabu di Jawa Tengah,   keberagaman, sebuah kepercayaan yang sudah   Perjanjian KMB telah memaksa Indonesia untuk
 terjadi semenjak periode RIS dimana elemen   Laskar Harimau Liar, Pasukan Naga Terbang,   dibentuknya semenjak potensi kemerdekaan   mengambil-alih hutang negara Hindia Belanda
 dalam KNIL dan pemerintah federal melakukan   Legiun Penggempur Komandemen Sumatera   Indonesia menjadi sebuah kenyataan.   sebanyak 1,2 milyar dollar, sesuatu yang sangat





 230  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  231
   238   239   240   241   242   243   244   245   246   247   248