Page 242 - Perdana Menteri RI Final
P. 242
dan lain-lain di Sumatera Utara Gerakan Andi Beberapa perundingan yang rumit bagi kabinet
Aziz di Sulawesi Selatan, Gerakan Angkatan Natsir adalah perundingan Republik Maluku
Perang Ratu Adil pengikut Kahar Muzakkar Selatan hingga Perundingan Irian Barat. Natsir
dan lain-lain. juga mewarisi negosiasi kabinet sebelumnya
dengan Gerakan Darul Islam/Tentara Islam
Dalam pidato tanggal 24 November 1950,
Indonesia di Jawa Barat. Pada masa kabinet
Natsir menyatakan perjuangan bersenjata sudah
sebelumnya, Natsir membantu Perdana Menteri
bukan lagi jalan utama untuk mewujudkan
Hatta menyelesaikan persoalan DI/TII yang
kemerdekaan. “Tingkatan perjuangan kita telah dideklarasikan oleh Kartosuwiryo. Rekan satu
berganti. Tingkatan sekarang in menghendaki partai ketika berada di Masyumi. Kartosuwiryo
cara perjuangan yang berlainan dengan tingkatan kemudian menolak bergabung dalam hijrah
peperangan gerilya menentang musuh seperit Divisi Siliwangi ke Jogja. Kemudian malah
Mohammad Natsir beramah tamah dengan Duta
Besar Amerika Serikat Merle C. Cochran dalam yang telah sudah itu. Tingkatan perjuangan mendeklarasikan Darul Islam di Jawa Barat.
acara pertemuan dan perkenalan antara Kabinet
sekarang tidak menghendaki lagi bahwa Darul Islam sendiri kemudian mendapat
Natsir dengan Corps Diplomatik dan UNCI
saudara-saudara meneruskan hidup memanggu sambutan di berbagai daerah seperti Aceh, Jawa
Arsip Nasional Republik Indonesia
senjata di pegunungan, terlepas dari ikatan Tengah, Kalimantan Selatan hingga Sulawesi.
keluarga dan masyarakat biasa.” Melainkan
mengokohkan ekonomi rakyat sebagai dasar pemberontakan ataupun usaha kudeta. Ada dua menurut Natsir “Fikiran dan tenaga saudara PERMASALAHAN BURUH
untuk melaksanakan ekonomi Nasional, kelima permasalahan daerah ujung; pertama adalah diperlukan untuk membangun Negara dengan
Konsolidasi oposisi pemerintah dari suatu
membangun perumahan rakyat serta memperluas adanya pemberontakan Republik Maluku arti yang lebih luas. Sudah datang saatnya untuk
aliansi non-koalisi antara partai-partai nasionalis
usaha untuk meningkatkan derajat kesehatan dan Selatan pada 24 April 1950; dan yang kedua menutup sejarah lama dan memulai lembaran
dan kiri seperti PNI dan PKI telah menjadi
kecerdasan rakyat, keenam menyempurnakan adalah adanya otonomi penuh dari Gubernur dan baru. Sudah datang saatnya untuk memperbaiki
duri dalam pemerintahan Mohammad Natsir.
organisasi Angkatan Perang dan memulihkan rakyat Aceh yang merasa terancam akan jatuh persaudaraan kembali atas dasar saling mengerti,
Gabungan Organisasi Buruh yang berafiliasi
bekas anggota tentara dan gerilya kedalam
dibawah kuasa orang-orang Batak yang non- untuk hidup bersama dalam udara Negara
dengan PKI, yaitu SOBSI, yang pertama
masyarakat dan terakhir memperjuangkan
Muslim jika Provinsi Aceh tidak jadi disahkan merdeka yang sudah sama-sama kit atebus
melakukan gerakan untuk meminta kenaikkan
penyelesaian Irian Barat. 54 55
dan diintegasikan dalam Provinsi Sumatera dengan pengorbanan yang demikian hebatnya.” upah minimum dari Rp. 1.50 rupiah/hari
Utara. Masalah keamanan utama adalah Seruan Natsir untuk rekonsiliasi dan saling
Permasalahan utama yang dihadapi oleh menjadi Rp. 4.50 rupiah/hari. Kemerdekaan
banyaknya senjata yang ada ditangan beragam memaafkan guna membangun bangsa bersama
pemerintah Natsir selama tujuh bulan masa politik dan kedaulatan dari penjajahan Belanda
laskar dengan haluan ideologi yang beragam ini merupakan salah satu kepercayaan politik
jabatannya ini terfokus pada masalah keamanan telah tercapai semenjak 17 Agustus 1945
pula yang telah pecah dengan pemerintah RI pragmatisnya yang dia pegang teguh, ia melihat
dan kesatuan negara. Keberhasilan mosi dan diperkuat dengan hengkangnya Belanda
pada periode revolusi; termasuk diantaranya bahwa kebutuhan bangsa dan negara melebihi
integralnya dengan segera terancam karena dan pasukannya dari Nusantara semenjak
adanya beragam usaha-usaha pemberontakan Hizbullah pengikut S.M. Kartosuwiryo yang kebutuhan kelompok, termasuk kelompok ditandatanganinya Perjanjian KMB pada akhir
yang didorong oleh rasa khawatir akan dominasi masih bercokol di Jawa Barat, laskar-laskar Muslim modernisnya pula. Ia memahami tahun 1949. Tetapi kemerdekaan politik ini tidak
Jawa ataupun Jakarta terhadap daerah-daerah PKI sisa-sisa pemberontakan PKI 1948 dalam bahwa membangun bangsa berarti menerima terwujud dalam kemerdekaan ekonomi. Bahkan,
lain. Seperti yang dibahas diatas, hal ini sudah Kompleks Merapi-Merbabu di Jawa Tengah, keberagaman, sebuah kepercayaan yang sudah Perjanjian KMB telah memaksa Indonesia untuk
terjadi semenjak periode RIS dimana elemen Laskar Harimau Liar, Pasukan Naga Terbang, dibentuknya semenjak potensi kemerdekaan mengambil-alih hutang negara Hindia Belanda
dalam KNIL dan pemerintah federal melakukan Legiun Penggempur Komandemen Sumatera Indonesia menjadi sebuah kenyataan. sebanyak 1,2 milyar dollar, sesuatu yang sangat
230 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 231

