Page 278 - Perdana Menteri RI Final
P. 278

Upacara pelantikan Kabinet dr. Sukiman dan serah
      terima Kabinet Natsir kepada Kabinet Sukiman                                                                                                                                                                             Kabinet Sukiman Wirjosandjojo berfoto bersama
      Tanggal 07 April 1951                                                                                                                                                                                                    Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Mohammad
                                                                                                                                                                                                                               Hatta.
      Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
                                                                                                                                                                                                                               Perpustakaan Nasional Republik Indonesia



                                                                                                                                                  menyusun kabinet baru, Sukarno sendiri         yang lebih kongkret harus segera diambil dalam

                                                                                                                                                  dapat merasakan menguatnya politik aliran di   waktu yang semakin terbatas, dan pada akhirnya
                                                                                                                                                  parlemen yang mempertarungkan kekuatan         terbentuk koalisi yang terdiri dari Masyumi,
                                                                                                                                                  nasionalis diwakili PNI  dengan Islam yang     PNI, Parkindo, dan PIR.
                                                                                                                                                  diwakili  Masyumi.     Presiden   kemudian
                                                                                                                                                                                                 Pada malam 26 April 1951, Kabinet Sukiman-
                                                                                                                                                  meminta Sidik Joyosukarto dan Sukiman dari
                                                                                                                                                                                                 Suwirjo terbentuk. Membadingkan dengan
                                                                                                                                                  Masyumi untuk untuk membentuk kabinet
                                                                                                                                                                                                 formatur sebelumnya di mana Sartono memiliki
                                                                                                                                                  yang memperoleh dukungan parlemen secara
                                                                                                                                                                                                 hubungan baik dengan PNI, keberhasilan dalam
                                                                                                                                                  luas. Pada awalnya, Natsir dan pendukungnya
                                                                                                                                                                                                 membentuk kabinet ini cukup menarik, terlepas
                                                                                                                                                  di Masyumi mendukung Sukiman untuk
                                                                                                                                                                                                 dari sejumlah kerumitan dalam negosiasi politik
                                                                                                                                                  berada dalam posisi ini dengan syarat bahwa
                                                                                                                                                                                                 yang berlangsung. Tampaknya hubungan dan
                                                                                                                                                  pembentukan kabinet tidak akan lebih dari lima
                                                                                                                                                                                                 karakter pribadi Sukiman, yang dalam proses
                                                                                                                                                  hari.  Pada  kenyataannya  proses  ini  memakan
                                                                                                                                                                                                 penyusunan kabinet selalu berusaha memberikan
                                                                                                                                                  waktu yang lebih lama, walaupun atas restu
                                                                                                                                                                                                 porsi kepada PNI sama besar seperti yang
                                                                                                                                                  presiden. Bermula dari titik ini, perkubuan    diterima  Masyumi, mampu mengungguli sifat
                                                                                                                                                  di tubuh Masyumi yang sudah mengemuka          keras Sidik Joyosukarto, ketua umum PNI saat
                                                                                                                                                  sejak  pembentukan  Natsir  semakin  menguat.   itu yang dikenal sebagai seorang nasionalis
      Para menteri dalam upacara pelantikan Kabinet
                                                                                                                                                  Terlebih  lagi,  Sukiman  menerima  pinangan   militan. Hanya saja, keberhasilan membentuk
      Sukiman tanggal 7 April 1951.
                                                                                                                                                  presiden untuk menjadi perdana menteri. Bagi   kabinet baru ini berbiaya mahal dengan apa
      Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
                                                                                                                                                  kedua formatur itu sendiri, langkah-langkah    yang kemudian dialami di Masyumi yang tidak




                           266   PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959                                                                                                                  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  267
   273   274   275   276   277   278   279   280   281   282   283