Page 284 - Perdana Menteri RI Final
P. 284

sejak lama sebelum keduanya memiliki posisi    internal yang kemudian berekor dan memicu                               dipimpin M. Yamin. Kali ini, permasalahan      Yamin juga dianggap sebagai tindakan sepihak
                           politik apapun. Demikian pula, sejumlah nama   munculnya antagonisme antar partai politik yang                         tidak hanya isu internal kabinet namun melebar   karena ia tidak berkonsultasi terlebih dahulu
                           anggota kabinet Sukiman seperti wakil perdana   mereka wakili di kabinet. Kebanyakan masalah                           hingga menyeret para pimpinan tentara ke dalam   atas langkah yang akan diambilnya—walaupun

                           menteri  Soewirjo, Iskaq, Ahmad Subarjo  yang   yang muncul bermuara dari persoalan-persoalan                          pusaran masalah, dan bahkan hingga memaksa     Yamin menyatakan telah melaporkan hal ini
                           bahkan sudah seperti murid politiknya Sukarno.   dalam negeri. Salah satu persoalan pertama                            menteri  bersangkutan  mengundurkan  diri.     kepada perdana menteri namun Sukiman
                           Adapun Yamin dan Djuanda merupakan orang       muncul sangat awal yakni 10 Mei ketika Iskaq                            Dalam bulan itu, M. Yamin mengambil langkah    membantahnya. Lebih parahnya lagi, keputusan
                           dekat  sekaligus  orang  penting  bagi  Sukarno   Tjokroadisurdjo (PNI) yang menjabat sebagai                          gegabah dengan membebaskan sekelompok besar    Yamin ini menyinggung pimpinan militer yang
                           dengan peran masing-masing, Yamin adalah       Menteri Dalam Negeri mengeluarkan perintah                              tahanan politik. Sebenarnya pemikiran Yamin ini   merasa bahwa Menteri Kehakiman tidak pernah
                           ideolognya  Sukarno,   sedangkan   Djuanda     untuk menghentikan segala bentuk kegiatan                               berangkat dari persoalan riil mengenai terjadinya   meminta izin pihak militer untuk membebaskan
                           adalah teknokratnya. Dari pengakuan Sukarno    dewan daerah yang direspon sangat keras oleh                            kelebihan kapasitas tahanan, di mana pada saat   ratusan orang yang sebelumnya mereka tangkap.
                           sendiri beberapa tahun kemudian, ia menaruh    Masyumi. Oleh karena itu, dua hari kemudian,                            ia menjabat menteri, penjara-penjara diisi oleh
                           rasa hormat kepada Sukiman yang lebih tua,     menteri Iskaq terpaksa mencabut instruksinya.                           sekitar 17.000. Persoalan ini merupakan akibat   Sebagai reaksi balasan atas tindakan Menteri
                           demikian pula sebaliknya, perdana menteri juga   Walaupin masalah ini dapat diselesaikan                               dari banyaknya penangkapan yang dilakukan      Kehakiman, para pemimpin militer mengambil
                           sangat menghormati presiden. Keduanya dapat    melalui kompromi kabinet dan dewan legislatif,                          pada era sebelumnya, terhadap orang-orang yang   inisiatif untuk menahan kembali 950 orang yang
                           berbagi peran dengan sangat baiknya.           ketegangan antara partai pendukung Iskaq dan                            terlibat—atau bahkan hanya sekedar diduga—     telah dibebasakan Yamin, dan dalam waktu
                                                                                                                                                                                                 yang  tidak  terlalu  lama  berhasil  menemukan
                                                                          kelompok yang mengkritiknya tidak langsung                              dengan   kelompok-kelompok     pemberontak
                           Kabinet  memandang  Sukarno  bukan semata-                                                                                                                            sebagian besar  dari  mereka,  termasuk  Chaerul
                                                                          pulih. Ditambah lagi, sebulan kemudian, Iskaq                           maupun pengacau keamanan lainnya. Banyak
                           mata presiden secara konstitusional, melainkan                                                                                                                        Saleh. Kasus ini tidak berakhir di sini, militer
                                                                          menunjuk anggota PNI sebagai gubernur untuk                             dari mereka yang dijebloskan ke penjara tanpa
                                               28
                           sebagai “bapak rakyat”.  Pemerintahan Sukiman                                                                                                                         kemudian    melakukan    tekanan    terhadap
                                                                          Jawa Barat dan Sulawesi—yang keduanya                                   melalui proses peradilan sebelumnya. Yamin
                           sangat luwes dalam memposisikan Sukarno, dan                                                                                                                          Perdana Menteri dan Yamin secara pribadi
                                                                          memperoleh persetujuan kabinet. Penunjukan                              sendiri beranggapan bahwa pengampunan dalam
                           sangat paham kelebihan utama dari sang presiden                                                                                                                       yang kediamannya sempat diintimidasi tentara.
                                                                          ini  membuat  Masyumi  meradang.  Alasannya,                            skala besar kepada mereka yang ditahan dapat
                           sebagai seorang penggalang solidaritas. Ia                                                                                                                            Tekanan terhadap Sukiman dan kabinetnya
                                                                          Kandidat Iskaq untuk Jawa Barat, Sanusi                                 menjadi opsi untuk masalah ini.
                           memperoleh alokasi anggaran yang cukup banyak                                                                                                                         ditujukan agar Menteri Kehakiman diganti.
                                                                          Hardjadinata, tidak masuk dalam daftar kandidat
                           untuk melakukan muhibah keseluruh Indonesia                                                                            Pada 7 Juni, Yamin membebaskan 950 orang       Menghadapi situasi yang memburuk, Yamin
                                                                          yang diusulkan oleh Dewan Daerah—di mana
                           dan memberikan ceramah-ceramahnya, pada saat
                                                                                                                                                  termasuk tahanan politik terkemuka seperti     mengundurkan diri dari kabinet pada 14
                                                                          Masyumi adalah mayoritas. Sedangkan Sudiro
                           yang sama, kabinet tetap pada tugasnya. Selain
                                                                                                                                                  Chaerul Saleh, mantan pemimpin Tentara         Juni. Sukiman yang berusaha menyelamatkan
                                                                          yang diusulkan untuk Sulawesi Selatan, adalah
                           faktor Sukarno—dengan keberadaan PNI dan
                                                                                                                                                  Rakyat di Jawa Barat yang bersimpati pada      keadaan segera mengumumkan bahwa terdapat
                                                                          orang Jawa yang dikhawatirkan oleh sejumlah
                           Masyumi sebagai penyokong utama serta partai-
                                                                                                                                                  Murba. Persoalannya berekor panjang. Yamin     kesalahan prosedur yang dilakukan Yamin
                                                                          kalangan Masyumi merupakan bagian dari
                           partai kecil yang  tetap diperhitungkan dalam
                                                                                                                                                  yang memiliki kedekatan dengan Tan Malaka      dalam membebaskan tahanan dengan alasan
                                                                          ekspansi kekuatan PNI melalui pamong pradja.
                           formasi kabinetnya—Sukiman juga berhasil
                                                                                                                                                  dan keberadaannya dalam kabinet kerap disinyalir   tidak semua orang yang dikeluarkan dari penjara
                                                                          Keputusan-keputusan itu membuat Iskaq panen
                           memenangkan  dukungan  besar  dari  dalam
                                                                                                                                                  sebagai wakil tersembunyi dari Murba dianggap   berhak atas kebebasan, dan ia juga menekankan
                                                                          kecaman, bahkan sebuah mosi untuknya diajukan
                           parlemen yang tampak dari formasi kabinet yang
                                                                                                                                                  cenderung memilih orang-orang yang memiliki    bahwa tidak ada perbedaan pendapat antara
                                                                          oleh anggota parlemen dari PRN. Menanggapi
                           disusunnya.
                                                                                                                                                                                                                                  29
                                                                                                                                                  kedekatan politis dengannya. Ia membebaskan    pemerintah dan angkatan bersenjata.  Hal yang
                                                                          serangan yang diajukan kepada menterinya, PNI
                                                                                                                                                  orang-orang tanpa didasari pada kreteria yang   sama juga diungkapkan Menteri Pertahanan,
                           GUNCANGAN                                      mengecam balik dan mengancam akan keluar
                                                                          dari kabinet jika mosi tersebut diterima.                               jelas, dan tanpa menempuh prosedur formal      Sewaka yang walaupun usianya 20 tahun lebih
                           Sejumlah persoalan yang dihadapi Kabinet                                                                               di mana seharusnya daftar orang-orang yang     tua namun memiliki kedekatan personal dengan
                           Sukiman muncul bukan bersumber dari parlemen,   Beranjak pada bulan Juni, persoalan besar                              akan  diberikan  kebebasan  diajukan  terlebih   Nasution maupun istrinya, Sunarti, yang terbina
                                                                                                                                                                                                                                           30
                           melainkan berakar dari sejumlah keputusan      menghampiri    Menteri    Kehakiman    yang                             dahulu ke pengadilan. Selain itu, keputusan    sejak masa gerilya dan terus dipertahankan.
                           272   PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959                                                                                                                  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  273
   279   280   281   282   283   284   285   286   287   288   289