Page 287 - Perdana Menteri RI Final
P. 287

Hanya saja, hubungan pemerintah dengan   Jawa  Post memberitakan penangkapan besar-  segala level sosial. Razia Agustus menangkap   sementara waktu. Pada sisi lain, tindakan ini
 tentara tidak serta merta pulih, terlebih lagi pada   besaran di Banyuwangi yang terhadap suatu   sejumlah anggota parlemen dari Murba, Partai   memberi dampak baik dengan menurunnya

 bulan-bulan berikutnya terjadi insiden bertubi-  kelompok illegal yang dituduh akan menjatuhkan   Buruh dan Abdulah Aidit—ayah D.N. Aidit   sabotase terhadap kargo di pelabuhan, maupun
 tubi yang membuat para petinggi militer merasa   pemerintah yang sah, dan kemudian akan diganti   yang merupakan anggota DPR dari PRN.   menurunnya frequensi demonstrasi oleh para
 gusar lagi.  dengan suatu pemerintahan Soviet. Gerakan ini,   Bahkan, Razia Agustus menyasar pula seorang   buruh yang sebelumnya sangat marak terjadi dan
 menurut  Jawa Pos, memiliki koneksi dengan   tokoh masyumi fundamentalis yang sangat anti   cukup  mengganggu  aktivitas  ekonomi.  Pihak
 Situasi  menjelang  perayaan  kemerdekaan
 PKI dan akan memobilisasi seluruh penduduk   komunis,  Isa  Ansyari,  dengan  alasan  memiliki   militer  yang  tidak  diberitahu terlebih  dahulu
 Indonesia yang ke-6 di bulan Agustus
 Tionghoa di Indonesia dalam melakukan   kaitan dengan pemberontakan DI/TII.   akan rencana Razia Agustus merasa tidak
 kembali memanas. Sebelumnya, di bulan
 31
 aksinya.  Rumor lain juga menyebutkan bahwa                   senang atas tindakan Sukiman, dan tidak begitu
 Juni-Juli,  pemerintah  menghadapi  gelombang   Atas tindakan ini, Sukiman harus memberikan
 akan adanya gerakan yang berencana memboikot                  percaya dengan alasan yang ia kemukakan.
 demonstrasi  dengan  berbagai  tuntutan,  penjelasan di depan DPR setelah Tan Po Goan,
 perayaan peringatan kemerdekaan Indonesia                     Oleh karenanya militer memilih  untuk tidak
 termasuk kecemburuan para buruh dan pegawai   seorang Tionghoa anggota PSI mengusulkan
 pada 17 Agustus yang dikaitkan dengan PKI.                    terlibat dalam aksi ini yang disebut Perdana
 swasta atas tunjangan hari raya yang diberikan   mosi di parlemen. Sukiman menjelaskan
                                                               Menteri dilaksanakan dalam kondisi SOB.
 pemerintah kepada para pegawai negeri.   Pemerintah, yang dalam beberapa hal telah   bahwa tindakan ini diambil setelah melalui
                                                               Kalangan lain mentafsirkan tidakan Sukiman
 Kriminalitas dengan skala sedang juga semakin   belajar dari kabinet sebelumnya, kemudian   pembicaraan terbatas dengan sejumlah anggota
                                                               ini tidak lepas dari kepentingan maupun tekanan
 marak  menyasar  kargo-kargo  pengangkutan  di   melakukan penangkapan besar-besaran terhadap   kabinet, dan Suprapto yang menjadi pelaksana
                                                               Amerika. Duta Besar US pada waktu itu, Merle
 pelabuhan. Di sejumlah tempat, kondisi yang   orang-orang yang terlibat dalam sejumlah aksi   presekusi. Alasan yang ia kemukakan untuk
                                                               Cohan, memang kerap diberitakan memiliki
 memanas memakan korban. Pada 1 Agustus,   maupun kepada siapa saja mereka curigai. Sejak   menjadi dasar tindakannya  adalah keamanan
                                                               kepentingan khusus terhadap pemerintahan
 serangan granat menyasaar suatu keramaian   minggu kedua bulan Agustus ketika rencana   negara dimana berdasarkan laporan intelejen,
                                                               Sukiman untuk memperkuat sentiment anti-
 di  Kota  Bogor  dan  mengakibatkan  80  orang   pembersihan ini dibicarakan hingga akhir bulan   ia mengetahui adanya ancaman terhadap negara
                                                               komunis dan mendorong Indonesia agar semakin
 terluka. Serangan yang bersifat lebih frontal juga   Oktober, pemerintah telah menangkap tidak   melalui  gerakan-gerakan  yang  berusaha  untuk
                                                               menjauh dari poros kiri.
 diarahkan kepada alat keamanan negara seperti   kurang 15.000 orang dari seluruh Jawa, sejumlah   menggulingkan pemerintah, dan melakukan
 penyerangan pos polisi di Jakarta pada 5 Agustus   tempat di Sumatra dan wilayah lainnya. Tindakan   pembunuhan terhadap presiden dan wakilnya.
                                                               MSA DAN AKHIR KABINET SUKIMAN
 32
 1951. Pada saat yang sama, kelompok-kelompok   ini kemudian dikenal dengan Razia Agustus,    Ancaman yang dimaksud Sukiman merujuk
                                                               Pada bulan Juli 1951, seiring dengan
 pemberontak dan bandit—di Jawa Barat, Tengah,   yang dalam praktiknya dilakukan secara   pada  sejumlah gerakan  pemberontakan yang
                                                               berlangsungnya kegaduhan politik dalam negeri,
 dan Timur, masih beroperasi dengan leluasa di   terdesentralisasi, dengan demikian banyaknya   masih eksis waktu itu yakni Darul Islam
                                                               hubungan dengan pemerintah Republik Rakyat
 daerah-daerah kantong kekuasaan mereka.  orang yang berhasil ditangkap tidak lepas dari   yang  bekerjasama  dengan sejumlah  kelompok
                                                               Tiongkok menunjukan tensi yang meningkat
 peran para pejabat lokal seperti Bupati yang   penjahat di Jakarta, maupun APRA atau pasukan
 Banyaknya  desas-desus  yang  beredar                         terkait dengan sejumlah usaha pemerintah
 memiliki kepentingan untuk membersihkan   Westerling yang membangun jejaring dengan
 memperburuk keadaan. Terkait dengan berbagai                  Indonesia menghambat upaya Kedubes Tiongkok
 wilayahnya dari orang-orang yang dianggap   kelompok sayap kiri di pemerintahan.
 demonstrasi, pencurian kargo, perbanditan,                    untuk memperoleh peran lebih di Indonesia.
 berbahaya.
 dan penyerangan, PKI menjadi pihak yang   Walaupun Sukiman berhasil memenangkan   Pada kurun itu, pemerintah Indonesia dibuat
 selalu  dicurigai. Begitu  juga  dengan  kelompok   Mayoritas dari orang yang ditangkap itu adalah   perolehan suara melawan mosi Tan Po Goan   cemas dengan meningkatnya usaha diplomatik
 pengacau keamanan, Merapi-Merbabu Complex,   orang-orang PKI bersama para suporternya—  saat dilakukan voting di DPR dengan 91   Tiongkok yang memiliki banyak warga di
 yang disinyalir memiliki hubungan dengan   termasuk para buruh progresif radikal—dan   berbading 21, langkahnya telah menimbulkan   Indonesia, terlebih lagi dengan ditambahkannya
 partai ini. Bahkan, PKI merilis pernyataan   orang-orang Tionghoa. Walaupun kelompok   berbagai reaksi. Kelompok kiri menuduh Razia   atase militer ke dalam Kedutaan Besar
 untuk menyatakan bahwa mereka tidak terkait   kiri menderita paling banyak, penangkapan   Agustus sebagai tindakan fasis, adapun gerakan   Tiongkok yang dilakukan sebelum memperoleh
                                                                                          33
 dengan serangan granat yang terjadi di Bogor.   juga menyasar orang-orang lintas ideologi dari   buruh progresif kemudian terpaksa tiarap untuk   persetujuan resmi pemerintah.  Pada 1 Oktober,




 274  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  275
   282   283   284   285   286   287   288   289   290   291   292