Page 373 - Perdana Menteri RI Final
P. 373
Kabinet formateur Ali Sastroamidjojo mengadakan
hearing dengan Partai Masyumi tentang Kabinet formateur Ali Sastroamidjojo melaporkan
pembentukan Kabinet pada tanggal 9 Maret 1956 kepada Presiden Sukarno, bahwa kabinet baru
telah tersusun pada tanggal 1956
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
kabinet Bruhanuddin Harahap yakni Soenarjo Dalam keterangan pemerintah di DPR, Ali
(NU-Menteri Dalam Negeri); Soedibjo (PSII- Sastroamidjojo menyampaikan program
Menteri Penerangan); dan Moh. Iljas (NU- kabinetnya yang diberi judul “Program
Menteri Agama). 50 Pembangunan Nasional” yang difokuskan
untuk menciptakan usaha-usaha pembangunan
Kabinet Ali-Roem-Idham dilantik pada 24
52
di segala bidang secara berencana dan teratur.
Maret 1956 dan mulai bekerja dua hari kemudian
Kabinet ini menitikberatkan perencanaan yang
untuk merancang program-programnya. Pada
sistematis dan berjangka seperti mempersiapkan
bulan April, kabinet melakukan pembicaraan
rencana ekonomi yang dapat dijalankan secara
dengan DPR yang dimulai dengan memberikan
terencana selama kurun 5 tahun. Pada bulan
keterangan pemerintah pada 9 April. Pada akhir
Mei 1956, Ali Sastroamidjojo mengeluarkan
bulan yang sama, parlemen mengumumkan
Rencana Lima Tahun yang sudah sejak lama
menerima program-program yang diajukan
dinanti-natikan, dan telah dibicarakan selama
kabinet dengan suara bulat, dan memberi
51
kesempatan kabinet untuk bekerja. Banyak empat tahun dan setidaknya oleh lima kabinet.
kalangan di DPR yang optimis jika kabinet ini Rancangan ini disetujui oleh kabinet pada
53
dapat bekerja lebih dari empat tahun karena bulan September di tahun yang sama. Seiring
Kabinet formateur Ali Satroamidjojo mengadakan melihat bahwa kabinet ini berasal dari koaliasi dengan hal itu, kabinet Ali Sastroamidjojo II
hearing dengan Partai Parkindo (atas) dan Partai
kekuatan nasionalis dan Islam yang didukung juga masih memperjuangkan program ekonomi
Katholik (bawah) tanggal 9 Maret 1956.
pula oleh sejumlah partai kecil memiliki lebih yang sebelumnya mengisi agenda pemerintahan
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
dari 60% suara di parlemen. pertamanya yakni untuk mentransisikan
360 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959 361

