Page 374 - Perdana Menteri RI Final
P. 374

Acara serah terima jabatan dari Kabinet
      Sukarno menemui wartawan setelah menerima                                                                                                                                                                                Burhanuddin Harahap kepada Kabinet Ali
      laporan dari Ali Sastroamidjojo pada tanggal 16                                                                                                                                                                          Sastroamidjojo.
      Maret 1956
                                                                                                                                                                                                                               Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
      Perpustakaan Nasional Republik Indonesia




                           ekonomi kolonial menuju ekonomi nasional,      menteri tersebut berasal dari PSII (Sudibjo dan
                           namun kali ini dengan menekankan pada usaha    Sjech Markhaban), Parkindo (N.F. Umbas dan
                           mempergiat perkembangan koperasi. 54           Dr. H. Sinaga), A.B. de Rozario (Partai Katolik,
                                                                          dan Prof. Dr. Suhardi), Dahlan Ibrahim (IPKI),
                           Dalam bulan-bulan pertama masa jabatannya,
                                                                          H. Rusli Abdul Wahid (Perti). Oleh karenanya
                           Ali Sasatroamidjojo berhasil melakukan langkah
                                                                          tidak  mengherankan  jika  kemudian  dalam
                           politik penting dengan pemulihan keseimbangan
                                                                          kabinet  ini muncul jabatan untuk tiga orang
                           atau kekuatan birokrasi yang cukup stabil
                                                                          menteri muda yang tugas dan kewenangannya
                           di departemen-departemen. Pemulihan ini
                                                                          belum diatur secara rinci sebelumnya.
                           sangat  penting  mengingat  pada  tahun-tahun
                           sebelumnya jajaran birokrasi sempat terpapar   Kestabilan politik yang terwujud pada awal masa
                           dampak kontestasi politik di sekitar pemilu.   pemerintahan Kabinet Ali Sasatroamidjojo II
                           Tampaknya, strategi koalisi yang Ali-Wilopo    yang juga lahir oleh karena besarnya kekuatan
                           dalam  membentuk  kabinet turut  memainkan     koalisi pendukung pemerintah di parlemen—
                           peran penting dalam menciptakan stabilitas     yang juga merepresentasikan besarnya suara

                           politik. Selain ketiga partai dengan perolehan   rakyat—tampaknya membawa pengaruh positif
                           suara terbanyak dalam pemilu, kabinet Ali      ke berbagai bidang lain yang sangat terasa
                                                                                                                                                                                                                               Kabinet Ali Sastroamidjojo dan Burhanuddin
                           Sastroamidjojo II juga berhasil menggandeng    terutama saat kabinet ini mulai bekerja. Dalam
                                                                                                                                                                                                                               Harahap berfoto bersama Presiden Sukarno.
                           partai-partai kecil lainnya dalam pemerintahan   bidang ekonomi, kabinet kembali menjalankan
                                                                                                                                                                                                                               Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
                           dengan memberi mereka kursi di kabinet. Para   kebijakan yang serupa dengan yang dulu pernah




                           362   PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959                                                                                                                  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  363
   369   370   371   372   373   374   375   376   377   378   379