Page 375 - Perdana Menteri RI Final
P. 375

Acara serah terima jabatan dari Kabinet
 Sukarno menemui wartawan setelah menerima                                                   Burhanuddin Harahap kepada Kabinet Ali
 laporan dari Ali Sastroamidjojo pada tanggal 16                                             Sastroamidjojo.
 Maret 1956
                                                                                             Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia




 ekonomi kolonial menuju ekonomi nasional,   menteri tersebut berasal dari PSII (Sudibjo dan
 namun kali ini dengan menekankan pada usaha   Sjech Markhaban), Parkindo (N.F. Umbas dan
 mempergiat perkembangan koperasi. 54  Dr. H. Sinaga), A.B. de Rozario (Partai Katolik,
 dan Prof. Dr. Suhardi), Dahlan Ibrahim (IPKI),
 Dalam bulan-bulan pertama masa jabatannya,
 H. Rusli Abdul Wahid (Perti). Oleh karenanya
 Ali Sasatroamidjojo berhasil melakukan langkah
 tidak  mengherankan  jika  kemudian  dalam
 politik penting dengan pemulihan keseimbangan
 kabinet  ini muncul jabatan untuk tiga orang
 atau kekuatan birokrasi yang cukup stabil
 menteri muda yang tugas dan kewenangannya
 di departemen-departemen. Pemulihan ini
 belum diatur secara rinci sebelumnya.
 sangat  penting  mengingat  pada  tahun-tahun
 sebelumnya jajaran birokrasi sempat terpapar   Kestabilan politik yang terwujud pada awal masa
 dampak kontestasi politik di sekitar pemilu.   pemerintahan Kabinet Ali Sasatroamidjojo II
 Tampaknya, strategi koalisi yang Ali-Wilopo   yang juga lahir oleh karena besarnya kekuatan
 dalam  membentuk  kabinet turut  memainkan   koalisi pendukung pemerintah di parlemen—
 peran penting dalam menciptakan stabilitas   yang juga merepresentasikan besarnya suara

 politik. Selain ketiga partai dengan perolehan   rakyat—tampaknya membawa pengaruh positif
 suara terbanyak dalam pemilu, kabinet Ali   ke berbagai bidang lain yang sangat terasa
                                                                                             Kabinet Ali Sastroamidjojo dan Burhanuddin
 Sastroamidjojo II juga berhasil menggandeng   terutama saat kabinet ini mulai bekerja. Dalam
                                                                                             Harahap berfoto bersama Presiden Sukarno.
 partai-partai kecil lainnya dalam pemerintahan   bidang ekonomi, kabinet kembali menjalankan
                                                                                             Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
 dengan memberi mereka kursi di kabinet. Para   kebijakan yang serupa dengan yang dulu pernah




 362  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  363
   370   371   372   373   374   375   376   377   378   379   380