Page 382 - Perdana Menteri RI Final
P. 382

keladi pertentangan politik. Pengunduran diri   Indonesia dihidangkan dan para tetamu                                  Sastroamidjojo dalam mengintegrasikan kembali   Irian Barat dalam forum internasional dengan
                           Ali Sastroamdijojo sekaligus menandai akhir    disuguhi pula dengan pertunjukan tari-tarian,                           Irian Barat kepangkuan ibu pertiwi menunjukan   menggunakan isu kolonialisme sebagai akar
                           dari demokrasi parlementer pada era Sukarno,   dan lantunan gamelan, maupun keroncong yang                             kapasitasnya dalam membaca dinamika politik    masalah. Dengan demikian, usaha Indonesia

                           yang kemudian digantikan dengan sistem         diperdengarkan melalui tape recorder.                                   internasional.                                 dalam mengembalikan Irian Barat bukan
                           demokrasi terpimpin.                                                                                                                                                  hanya masalah diplomasi bilateral dua negara,
                                                                          Pasca  selesainya  Perang  Dunia,  Amerika yang                         Usaha   untuk   melakukan    pengintegrasian
                                                                                                                                                                                                 melainkan usaha mengakhiri kekuasaan kolonial
                           MEMBAWA INDONESIA MENDUNIA:                    muncul sebagai negara adidaya banyak menarik                            kembali Irian Barat ke dalam kekuasaan wilayah   dan praktik kolonialisme yang saat itu merupakan
                           LEGASI ALI SASTROAMIDJOJO                      perhatian khalayak di Indonesia yang ingin                              Republik Indonesia secepat-cepatnya bukanlah   isu penting di seluruh dunia. Ali Sastroamidjojo

                                                                          mengetahui suasana kehidupan di sana mulai dari                         agenda yang baru lagi. Kabinet Natsir telah
                           Sejak sebelum mengabdikan diri sebagai                                                                                                                                sangat yakin dengan pendekatan politik yang ia
                                                                          situasi politik, kehidupan muda-mudi, kegiatan                          mencantumkan bahwa masalah Irian Barat
                           Perdana Menteri untuk kali yang pertama,                                                                                                                              tempuh akan mengundang banyak dukungan
                                                                          akademik, dan dinamika persuratkabaran yang                             dapat diselesaikan pada tahun 1950. Dua
                           Ali Sastroamidjojo telah memainkan peran                                                                                                                              dari negara-negara lain di dunia, terutama yang
                                                                          tentu saja sangat menarik bagi para wartawan.                           kabinet selanjutnya juga melakukan hal yang
                           sebagai suryakanta khalayak umum di Indonesia                                                                                                                         baru melepaskan diri dari penjajahan. Lebih dari
                                                                          Ali Sastroamidjojo memberikan pengetahuannya                            sama, Sukiman ingin ‘memasukan Irian Barat
                           untuk meneropong kejadian-kejadian yang                                                                                                                               itu, kepercayaan diri Perdana Menteri bertambah
                                                                          untuk memenuhi rasa ingin tahu itu, dan                                 ke  dalam  wilayah  Republik  Indonesia  secepat-
                           tengah berlangsung di berbagai belahan dunia.                                                                                                                         saat menghadiri Konferensi Colombo di Sri
                                                                          untuk menunjukan pula kepentingan maupun                                cepatnya’, adapun penggantinya, Wilopo,        Lanka, empat pemimpin negara yang menjadi
                           Ali Sastroamidjojo  kerap diundang untuk
                                                                          ketertarikan Amerika terhadap Indonesia.                                menjanjikan untuk ‘melanjutkan perjuangan
                           memberikan ceramah-ceramah di hadapan                                                                                                                                 delegasi waktu itu menyampaikan dukungan
                                                                                                                                                  untuk memasukan Irian Barat ke dalam wilayah
                           para pelajar dan mahasiswa, wartawan dan                                                                                                                              yang disampaikan secara personal kepada Ali
                                                                          Semenjak itu pulalah, Ali Sastroamidjojo sudah
                                                                                                                                                  Republik Indonesia secepatnya’. Dalam hal ini,
                           berbagai kalangan lainnya untuk membicarakan                                                                                                                          Sasatroamidjojo.
                                                                          memperlihatkan kepiawaiannya dalam membaca
                                                                                                                                                  persoalan Irian Barat adalah satu dari banyak
                           situasi aktual dunia internasional. Selain
                                                                          dan memahami perkembangan situasi dunia,                                                                               Dalam hal politik luar negeri Indonesia yang
                           karena pengetahuan global dan pengalaman                                                                               masalah nasional di mana baik pemerintah
                                                                          sekaligus menunjukan kuatnya visi internasional                                                                        menganut bebas aktif, Ali Sastroamidjojo
                           internasionalnya yang sangat baik, ia adalah duta                                                                      maupun kelompok oposisi tidak memiliki banyak
                                                                          yang ia miliki. Selama menjabat sebagai perdana                                                                        memiliki pandangan yang menarik. Rumusan
                           besar Indonesia di Washington yang telah terlibat                                                                      perbedaan. Sehingga program kabinet yang
                                                                          menteri, Ali Sastroamidjojo kerap mengambil                                                                            bebas aktif menunjukan Indonesia ingin berlaku
                           dalam berbagai usaha diplomasi internasional                                                                           menyangkut pembebasan Irian Barat lumrahnya
                                                                          langkah-langkah strategis yang memiliki dimensi                                                                        netral dalam situasi perang dingin, tetapi netral
                           sejak 1947.                                                                                                            akan memperoleh dukungan dari semua pihak.
                                                                          internasional yang kuat. Oleh karena itu, dalam                                                                        saja tidak cukup karena akan cenderung pasif
                                                                          situasi politik Indonesia tahun 1950-an yang                            Walaupun isu Irian Barat bukalah hal baru,
                           Tatkala menjabat duta besar, Ali Sastroamidjojo                                                                                                                       oleh karenanya ditambahkanlah sifat aktif
                           turut memperkenalkan Indonesia di Amerika.     penuh pertentangan, kelompok oposisi sangat                             hanya saja, pendekatan politik Ali Sastroamidjojo   yang menunjukan bahwa Indonesia ingin turut
                           Di depan bangunan mansion bergaya Eropa        sulit mencari celah untuk menyerang kebijakan                           dalam menangani persoalan ini berlainan dari   berkiprah dalam memelihara perdamaian dunia.

                           yang terletak di  embassy row, Massachusetts   luar negeri Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo.                         langkah-langkah politik yang sudah pernah      Bagi Ali Sastroamidjojo, sifat bebas aktif yang
                           Avenue no. 2020 yang setelah dibeli pemerintah   Ia muncul sebagai figur yang memiliki                                 dilakukan oleh Perdana Menteri sebelumnya.     rumusannya telah disetujui sejak 1945 merupakan
                           Indonesia digunakan sebagai kantor kedutaan    pandangan internasional yang luas. Terlepas dari                        Ali Sastroamidjojo melihat bahwa persoalan     suatu kewajaran bagi negara yang merdeka.
                           Indonesia, Ali Sastroamidjojo dibantu istrinya   berbagai masalah domestik yang menghantam                             Irian Barat bukanlah persoalan internal bangsa   Ali Sastroamidjojo lebih menekankan posisi
                           mendandaninya dengan corak Indonesia. dua      pemerintahannya, Ali Sastroamidjojo memiliki                            Indonesia yang dapat dilokalisir, atau hanya   Indonesia dalam gelanggang politik internasional
                           patung Bali yang semula berada di kedutaan     legacy untuk menempatkan Indonesia secara                               untuk dikaitkan hubungannnya dengan Belanda.   sebagai ‘non-aligned’ atau non-blok, rumusan ini
                           Belanda  diperoleh  atas  bantuan  Van  Roijen   bermartabat dan terhormat dalam kancah politik                        Persoalan untuk mengembalikan Irian Barat ke   menjadi semakin jelas dalam penyelenggaraan
                           dengan   dengan    menukarkannya    dengan     dunia saat itu, dimana negara-negara yang baru                          pangkuan Republik, bagi Ali Sastroamidjojo,    Konferensi Bandung. Istilah ‘non-aligned’ ia
                           karpet kemudian dipasang. Dalam berbagai       saja  merdeka  sedang  mencari  peran  mereka.                          adalah persoalan internasional. Strategi Perdana   rasa lebih cocok karena titik berat rumusan ini
                           perjamuan di kantor kedutaan,  menu khas       Bukan hanya melalui KAA, langkah Ali                                    Menteri dalam hal ini adalah mengangkat kasus   ada pada usaha untuk memelihara perdamaian





                           370   PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959                                                                                                                  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  371
   377   378   379   380   381   382   383   384   385   386   387