Page 399 - Perdana Menteri RI Final
P. 399

Badruzzaman Busyairi pada pertengahan   Siti Badriyah tetap setia mendampingi suaminya;   Hal ini sama dengan pemuka Masyumi lainnya   merupakan ketua fraksi Masyumi di Parlemen.
 tahun 1980an sebagai berikut: “Saya mengenal   ketika PRRI pecah dan Burhanuddin memasuki   seperti Syafruddin Prawiranegara ataupun   Karir awal Parlemennya dimulai pada awal

 almarhum mulanya sebagai pemuda yang terasa   hutan  belantara Sumatera,  Badriyah beserta   Mohammad Natsir yang sudah punya karir di   Kabinet Wilopo (April 1952–Juli 1953).
 angkuh. Tidak mau mengajak bicara dengan saya,   anaknya menyusul Burhanuddin ke Palembang.   pemerintahan sebelum memasuki karir politik   Bersama dengan Prawoto Mangkusasmito dan
                                15
 dan tidak mau menegor sekalipun berpapasan di   Burhanuddin menjempuntya di lapangan terbang   pada tahun 1950an.  Burhanuddin mendapatkan   Sidik Djojosukarto dari Fraksi PNI sebagai
 jalan. Sering terjadi, bila ketemu di jalan dengan   Talang Betutu dan membawa keluarganya untuk   jabatan penting dalam partai Masyumi sejak   formatur kabinet Wilopo, Burhanuddin sama-
 saya, ia melengos, pura-pura tidak tahu. Malah   mengungsi di rumah Ibu Sarkowi pada akhir   tahun 1952 dengan terdaftar sebagai anggota   sama menggarap kisi-kisi program Pemerintah.
 kalau masih ada kemungkinan untuk membelok   tahun 1950an.   pengurus pusat di partai Masyumi beserta   Sebagai anggota parlemen, ia terkenal sebagai
 ke jalan lain, ia tidak segan-segan melakukannya,   Syarifuddin Prawiranegara dan Mohammad   orang yang memiliki posisi moderat, bahkan
 Burhanuddin melanjutkan pendidikan tinggi
 sekalipun saya tahu bahwa tindakannya itu   Roem di bawah pimpinan Mohammad Natsir.   kadang berseberangan dengan posisi-posisi yang
 di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada
 sekedar untuk menghindar dari saya saja.   Pimpinan Masyumi mengalami pergeseran jika   lebih radikal yang dipegang oleh beberapa orang
 14
 (UGM) pada tahun 1951.  Pada tahun yang
 Entahlah mengapa ia demikian?” Tetapi rasa   dibandingkan pada awal pendiriannya di tahun   di Masyumi seperti Mohammad Natsir. Ini
 sama, ia diangkat sebagai ketua Fraksi dari
 canggung dari pemuda yang baru berusia tiga   1945 dengan awal kemerdekaan pada tahun   terlihat dalam diskusi seputar perjanjian aliansi
 partai Masyumi dan anak pertamanya, Johan
 puluh tahun ini mencair selama delapan bulan   1950an. Alasan mengapa terjadi pergeseran   militer Amerika atau Mutual Security Agreement
 Arifin, lahir di Yogyakarta. Bisa dikatakan
 pengungsiannya dalam rumah Haji Abdullah   tersebut terdapat pada Sutan Sjahrir, Perdana   yang menyebabkan jatuhnya kabinet Wilopo
 bahwa Burhanuddin mengawal karir politiknya
 di Sidorejo. Pada Desember 1949, Burhanuddin   Menteri pertama Republik Indonesia. Sjahrir   pada tahun 1952. Walaupun Burhanuddin
 semenjak bergabung dalam Jong Islamieten
 Harahap dan Siti Badriyah melakukan upacara   cenderung menarik pengikutnya untuk menjadi   beranggapan bahwa penandatangan MSA
 Bond  di  Yogyakarta  pada  tahun 1936,  tetapi
 pernikahan yang sederhana, walaupun ada   anggota Kabinet ataupun Pemerintahannya.   harus dihormati karena perjanjian ini telah
 posisinya sebagai anggota Parlemen semenjak
 beberapa kalangan keluarga Siti Badriyah yang   Orang seperti Burhanuddin, Syafruddin dan   ditandatangani negara, ia tetap menekankan
 terbentuknya Parlemen RIS merupakan awal
 menolak pernikahan dengan seorang pemuda   Natsir merupakan golongan intelektual Muslim   pentingnya netralitas dan kebijakan luar
 dari karirnya dalam parlemen. Bisa dikatakan,
 Sumatera. Tetapi pernikahan tersebut mendapat   yang  memiliki simpati terhadap pendekatan   negeri yang bebas aktif. Hal ini berbeda,
 Burhanuddin merupakan seorang  anggota
 11
 persetujuan dari Ayah Mertua, Haji Abdullah.    sosialis Sjahrir. Sementara itu pimpinan Masyumi   contohnya, dengan sosok seperti Jusuf Wibisono
 parlemen sejati. Sepanjang awal karirnya di
               lainnya seperti Abikusno Tjokrosujoso, Sukiman   menginginkan kebijakan luar negeri Indonesia
 KNIP sampai dengan pengunduran dirinya
 Setelah  ‘pengakuan  kemerdekaan’  oleh
               Wirjosandjojo ataupun Kyai Haji Wachid          yang lebih tegas menekankan aliansi dengan
 dari MPR semenjak diberlakukannya Konsepsi
 Belanda  kepada  RIS  pada  akhir  tahun  1949,   Hasyim cenderung dilupakan oleh Sjahrir.   Amerika  Serikat  daripada  dengan  Uni  Soviet
 Presiden Sukarno pada tahun 1957, maka
 Burhanuddin menjadi aktif dalam kegiatan sipil   Golongan yang dekat dengan Sjahrir ini dikenal   dengan alasan bahwa nilai Pancasila lebih dekat
 Burhanuddin hampir selalu duduk dalam kursi
 dan politik dengan menjadi anggota Parlemen
               sebagai grup sosialis agamis Masyumi. Bahkan,   nilai-nilai yang dianut Amerika daripada nilai-
 parlemen, kadang sebagai anggota, Perdana
 RIS. Ia bersama Siti Badriyah menyewa rumah                                            18
 Menteri ataupun ketua fraksi partai Masyumi.   Burhanuddin Harahap baru menjadi anggota   nilai yang dianut Uni Soviet.
 di Juminahan di Yogyakarta dan Burhanuddin   Masyumi setelah lebih dahulu menjadi anggota
 Di Parlemen RIS, ia bekerja-sama dengan Natsir
 terpaksa  melakukan  perjalanan  bolak-  dari BP KNIP setelah anjuran dari Sukiman   Dari awal, perhatian Burhanuddin banyak
 dan anggota parlemen lainnya mewujudkan Mosi
 balik Jakarta-Yogyakarta untuk menghadiri   16                yang tersita pada manajemen pemerintahan.
 Integral yang menyatukan kembali RIS menjadi   Wirjosandjojo.  Keaktifannya dalam SIS pada
 12
 sesi parlemen.  Baru pada bulan Mei 1955                      Pada pernyataan di Parlemen di awal Kabinet
 negara kesatuan Republik Indoneisa.   masa mudanya menandakan status elitnya dan
 keluarganya pindah ke Jakarta untuk menempati                 Wilopo, Burhanuddin menekankan pentingnya
               Harahap memang tidak memiliki hubungan
 rumah di Jalan Yogya. Menurut Siti Badriyah,                  koordinasi antar-departemen serta penciptaan
 KARIR AWAL POLITIK PARLEMENTER  apapun dengan organisasi massal Muslim.
 dari sejak awal Burhanuddin menghabiskan                      disiplin terhadap pegawai negeri. Ia juga
 sebagian besar waktunya untuk masyarakat   Sebelum karir Burhanuddin sebagai pimpinan   Sejak tahun 1952 sampai 1956, Burhanuddin   mendukung  otonomi daerah yang lebih kuat
                                                         17
 dan umat: “Sebab sejak pernikahan dulu, sudah   Partai Masyumi, ia merupakan seorang yang   menjadi anggota pusat partai Masyumi.    serta menekankan pentingnya penyederhanaan
 13
 terlatih ditinggal Bapak lama.”  Meski demikian   sudah punya posisi dalam pemerintahan Indonesia.   Semenjak  Kabinet  Wilopo,  Burhanuddin  organisasi negara. Banyak tokoh Masyumi



 386  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  387
   394   395   396   397   398   399   400   401   402   403   404