Page 427 - Perdana Menteri RI Final
P. 427

Selama masa penahanan di RTM, Burhanuddin   Mei 1966 bersama dengan 15 orang tahanan   Indonesia. Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia   PENUTUP
 96
 bersama kelompok PRRI menghadapi persoalan   lainnya oleh pemerintahan Orde Baru.    sendiri sudah berdiri sejak tahun 1967 yang
                                                               Sebagai    seorang   pemimpin,     Harahap
 dengan kelompok komunis. Sejak kegagalan   diketuai oleh Mohammad Natsir. Bersama
                                                               tidak dikenal akan sumbangan pemikiran
 Kehadiran Burhanuddin disela-sela masyarakat,
 pemberontakan komunis pada tahun 1965,   dengan tokoh-tokoh Islam lainnya, Burhanuddin
                                                               intelektualnya. Ia tidak pernah menulis sebuah
 khususnya masyarakat Masyumi nyatanya
 beberapa dari mereka ditangkap dan ditahan,   memberikan dakwah dan pemahaman agama
                                                               manifesto ataupun dianggap sebagai pemimpin
 masih dibutuhkan. Banyak tokoh Masyumi dan
 hingga kemudian mereka dipindahkan ke RTM   Islam di Indonesia sampai akhir hayatnya di
                                                               intelektual ataupun spiritual daripada gerakan
 masyarakat yang datang berkunjung ke rumah
 dan dicampur dengan kelompok non komunis.   tahun 1987. Tepat pada hari Minggu, 14 Juni
                                                               Islam modernis Indonesia, berbeda dengan
 Burhanuddin di jalan Tebet Timur Raya No.
 Semenjak  kedatangan  tahanan  komunis,  1987, jam 09.30 pagi di RS. Harapan Kita,
                                                               beberapa teman pemimpin Masyumi lainnya.
 43, Jakarta untuk berdiskusi mengenai masalah
 perlakuan  pemerintah  terhadap  tahanan  Burhanuddin menghembuskan nafasnya karena
                                                               Tetapi sumbangsihnya memiliki pengaruh
 pribadi atau persoalan agama. Burhanuddin               98
 Masyumi berubah drastis. Jika sebelumnya akses   serangan jantung yang dideritanya sejak 1976.
                                                               yang panjang dalam sejarah Indonesia. Ia
 juga dipercaya menjadi pimpinan umum harian
 untuk membaca surat kabar dan majalah tidak   Mungkin sebagai tanda akhir dari semangat
                                                               merupakan seorang Perdana Menteri yang
 Abadi oleh kawan-kawan Masyumi. Ini bagian
 dibatasi, sejak kedatangan kelompok komunis hal   demokratis Burhanuddin, pada tahun 1980, Ali
                                                               memulai beragam proses pelembagaan baru
 tersebut dibatasi. Selain pembatasan akses surat   dari usaha elit Masyumi untuk mengubah   Sadikin beserta 49 warga negara RI terkemuka
                                                               dalam ketata-negaraan Indonesia; termasuk
 kabar dan majalan, jam berkunjung tahanan juga.   strategi dakwah dengan masuk ke dalam   lainnya mengeluarken Petisi 50 yang menyatakan
                                                               yang pertama menyelenggarakan pemilu dan
 Usaha-usaha dari Anak Agung Gde Agung dan   masyarakat sipil ke dalam bentuk-bentuk yang   keprihatinan atas janji Presiden Soeharto untuk
                                                               yang memulai usaha-usaha terstruktur dalam
 beragam. Syafruddin mendirikan Himpunan
 Mohammad Roem untuk memperbaiki kondisi   mengkoreksi kesalahan ‘Orde Lama’ yang tidak
                                                               menghadapi permasalahan korupsi di Indonesia.
 Usahawan Muslim Indonesia (HUSAMI),   99
 tahanan Masyumi dari pemerintahan baru ini   pernah terjadi.
                                                               Kegigihannya memperjuangkan penyelesaian
 mengalami kesuksesan ketika Burhanuddin   Prawoto Mangkusasmito mendirikan Serikat
 dipindahkan kembali ke Wisma Keagungan   Tani Islam Indonesia, Anwar Haryono   Periode  akhir  kehidupan  Burhanuddin terisi   politis atas gerakan-gerakan separatis Indonesia
                                                               akan terwujud pada penyelesaian konflik DI TII
 95
 pada bulan Februari 1966 .  memimpin Lembaga Islam untuk Penelitian   dengan usaha pendekatan ke masyarakat dengan
 dan Pengembangan Masyarakat, khususnya   mengambil posisi pemimpin agama. Tetapi   di Aceh yang tidak berbentuk serangan militer
 Pemindahan Burhanuddin ke Wisma Keagungan   berbeda dengan Mohammad Natsir yang sudah   dan merupakan proses awal dari akomodasi dan
 di bidang hukum, sementara Burhanuddin
 dibarengi dengan perpindahan pemerintahan   97  semenjak tahun 1930an sering mengeluarkan   integarsi Aceh ke dalam Republik Indonesia.
 masuk ke usaha surat kabar.  Harian Abadi
 dari Sukarno ke Soeharto. Di Wisma Keagungan,   adalah surat kabar Islam yang telah aktif sejak   pendapatnya tentang agama dan hubungannya   Keputusannya  mendukung  kepemimpinan
 Burhanuddin dan 30 orang tahanan lainnya   masa pemerintahan Sukarno. Sebuah harian   dengan rasionalitas dan filsafat Barat, masyarakat   AH Nasution sebagai pemimpin Kepala Staf
 seperti M. Natsir, Mr. Sjafruddin, Mohammad   yang dibredel oleh  presiden Sukarno dan   dan  negara,  Burhanuddin bukan seorang   Angkatan Darat juga memiliki implikasi dalam
 Roem, Prawoto Mangkusasmito, M. Yunan   polemisis. Sedikit dari pemikiran dan pendapat   mendorong menciptakan kisi-kisi kelembagaan
 diperbolehkan kembali oleh presiden Soeharto.
 Nasution, Kolonel Simbolon, V. Sumual,   Burhanuddin yang tertulis ataupun tercetak   Orde Baru lewat dwi-fungsi yang diberlakukan
 Sejalan dengan apa yang selama ini dilakukan,
 Anak Agung Gde Agung, Mochtar Lubis,   dalam publikasi. Berbeda dengan Syafruddin   Nasution. Pendekatan rasionalnya terhadap
 harian Abadi kembali bersuara dengan
 dan lainnya. Di Wisma Keagungan mereka   Prawiranegara  ataupun  Jusuf  Wibisono,  ekonomi,  posisinya  yang  pro-investasi  asing
 Burhanuddin sebagai pimpinan. Hingga
 yang menjadi tahanan negara diberikan akses   Burhanuddin tidak pernah mendorong ataupun   dan pro-Barat ini akan ditiru pada zaman Orde
 kemudian harian ini kembali mengalami
 jenguk yang bebas, fasilitas membaca Koran dan   mengeksplorasi  ide-ide  ekonomi  Islam  sebagai   Baru oleh teknokrat yang, lewat posisi Sumitro
 pembredelan untuk kedua kalinya pada tahun
 majalah yang pada waktu itu didominasi oleh   bagian dari pengaruh Islam Sosialis, walaupun   Djojohadikusumo  sebagai Menteri  Keuangan,
 1974 bersama dengan beberapa surat kabar
 upaya pemberantasan komunis dan pengikutnya   Burhanuddin aktif dalam SIS yang mendorong   telah diberi kesempatan untuk bekerja dalam
 lainnya.
 oleh pemerintah Soeharto. Setelah mengalami   pemikiran Islam Sosialis akibat dari patronase   pemerintahannya. Tak dapat dipungkiri bahwa
 beberapa kali pemindahan lokasi penahanan,   Selepas harian Abadi dibredel, kehidupan   HOS Tjokroaminoto. Ia hampir tidak pernah   banyak pengamat, baik dari dalam maupun dari
 serta kegagalan pemberontakan PKI pada tahun   Burhanuddin lebih banyak diisi sebagai bagian   memformulasikan  pandangannya  mengenai   luar negeri, yang melihat bahwa kabinetnya
 1965. Burhanuddin dibebaskan pada tanggal 20   dari pengurus pusat Dewan Dakwah Islamiyah   Islam dalam ekonomi dan masyarakat.   merupakan kabinet terbaik dalam sejarah




 414  PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959           PERDANA MENTERI REPUBLIK INDONESIA 1945 - 1959  415
   422   423   424   425   426   427   428   429   430   431   432