Page 332 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 332

dengan Guste Pate, raja Hindu dari      tetapi berdasarkan kekayaan benda                           muncul juga sebuah konsep baru         penguasanya, mereka “meninggalkan
            pedalaman. Konon ia berasal dari        bergerak” (Lombard, 2005: 165).                             tentang negara di mana negara tidak    cara hidup lama, seperti mengkonsumsi
            Sunda (Lombard, 2005: 154)).                                                                        lagi dilihat sebagai interaksi antara   babi, kemudian mengenakan
                                                    Asia Tenggara pada umumnya dan                              mikro dan makro kosmos tetapi juga     pakaian ala Islam, mengucapkan
            Secara umum, abad ke-15-17 adalah       kepulauan Nusantara Barat pada                              sebagai perangkat hukum dan kontrak    ‘assalamu’alaikum,’ melaksanakan ritual
            periode munculnya orang-orang           khususnya, menurut Lombard,                                 sosial. Eksistensi kesultanan di Asia   baru dan mengidentifikasi diri mereka
            baru –budak-budak, rakyat kecil dan     “sesungguhnya merupakan laboratorium                        Tenggara sendiri adalah sebuah         sebagai bagian dari masyarakat Islam
            pedagang-pedagang yang menjadi          yang betul-betul luar biasa… hal ini                        tahap perkembangan penting dalam       internasional” (Reid 1993: 143).
            kaya– meskipun beberapa dari            karena kepulauan Nusantara yang                             modernisasi sistem politik (Lombard,
            mereka kurang mampu mengatur            selama lebih dari seribu tahun menjadi                      2005: 178). Pada periode ketika
            diri, Tome Pires menilai bangsawan-     salah satu kawasan penghasil emas                           mayoritas masyarakat Nusantara tengah   Faktor Psikologi Sosial
            bangsawan besar Jawa itu “senantiasa    terpenting di dunia (lihat tradisi-tradisi                  dipengaruhi oleh perubahan-perubahan
            berlagak sombong dan membuat            mengenai Suvarnadvipa, “Negeri Emas”)                       sosial, ekonomi dan politik ini, mereka   Dari gambaran islamisasi yang
            orang menghormati mereka seakan-        mengalami kemerosotan produksi                              sendiri secara simultan sedang terserap   kemudian mendorong dan menjadi
            akan merekalah penguasa jagat           emasnya sampai habis sama sekali.                           ke dalam sistem ekonomi internasional.   energi pembentukan kelas sosial
            raya…” (Lombard, 2005: 155). Pada       Sumber-sumber emas di Jawa, tempat                          Karena itulah, kebutuhan untuk         ekonomi baru di Asia Tenggara, dengan
            perkembangannya, setelah terjadinya     asal cincin-cincin emas yang sangat                         melakukan transformasi diri ke dalam   demikian, ada sisi menarik yang selama
            perubahan ekonomi dan naiknya           indah dari abad ke-9 dan ke-10, juga                        sebuah tatanan dunia baru dengan       ini jarang dikemukakan yaitu faktor
            status sosial, di kawasan Nusantara     asal tempat pertukaran Majapahit,                           identitas diri yang baru pula akhirnya   psikologis sosial seperti selintas telah
            muncul sebuah tipe masyarakat baru      sudah tidak ada lagi setelah abad                           tidak terelakkan.                      disebutkan sebelumnya. Perspektif
            yang dicirikan oleh dua perubahan       ke-15. Sumber-sumber di Sumatra,                                                                   psikologis sosial adalah unsur penting
            besar dalam kehidupan ekonomi dan       terutama di daerah Minangkabau, masih                       Dalam menghadapi tantangan             untuk melihat pembentukan identitas
            politiknya. Perubahan besar dalam       beberapa lama merangsang ekonomi                            perubahan sosial abad ke-17, tradisi   baru yang jarang digambarkan. Faktor
            ekonomi adalah perkembangan             Kesultanan Aceh, tetapi juga akhirnya                       dan mentalitas lama tidak lagi relevan.   psikologis-sosial adalah fenomena di
            sistem keuangan di mana masyarakat      habis pada abad ke-17” (Lombard, 2005:                      Dalam konteks inilah, konversi agama   mana penduduk pribumi menghayati
            Nusantara untuk pertama kalinya         158). Revolusi ekonomi ini terjadi pada                     menemukan pijakan eksplanasinya.       situasi dan menyerap lingkungan secara
            menciptakan ekonomi moneter dan         periode itu menyangkut perubahan                            Selain tidak terhindarkan, berpindah   psikologis yang kemudian mendorong
            memiliki sistem keuangannya sendiri.    sistem moneter, revolusi alat tukar,                        agama kepada Islam juga bermakna       mereka melakukan transformasi
            Munculnya sistem moneter tentu          perniagaan emas, perak, perunggu,                           memasuki sebuah lembaran hidup dan     identitas menjadi sebuah masyarakat
            menggoncangkan sistem sosial lama       penjualan kerang-kerang mahal, keramik                      pergantian identitas baru. Perubahan   baru. Dalam pandangan psiko-
            dan merubah sistem dependensi sosial    dan sebagainya.                                             identitas masyarakat pribumi ini       sosial, sejarah Nusantara bukanlah
                                                                                                                                                                         29
            politik. “Sebuah elit baru terbentuk,                                                               dapat diamati pada abad ke-16 ketika   persepsi orang luar,  laporan para
            yang tidak lagi berdasarkan kelahiran   Pada periode tersebut, selain terjadinya                    sejumlah masyarakat rural dan urban    pelancong, catatan penguasa kolonial
            dan keuntungan tanah pertanian,         restrukturisasi sistem perbudakan,                          masuk Islam. Diprakarsai oleh para     dan kelompok-kelompok dominan



         320    Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik                                                                                           Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   321
   327   328   329   330   331   332   333   334   335   336   337