Page 416 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 416
Hussain (1992), meski dalam 121 Karel Steenbrink, Beberapa Aspek 128 Mahmud Yunus, Sejarah Pendidikan Janggut, pada 1663. Husni Rahim,
sejumlah kutipan juga diambil dari tentang Islam di Indonesia Abad ke- Islam di Indonesia (Jakarta: Mutiara Sistem Otoritas, h. 206-207.
edisi lain yang lebih pendek, yang 19 (Jakarta: Bulan Bintang, 1984), Sumber Widya, 1995), h. 223. 132 Yatim 2012 [III]
diselenggarakan Jamsari Jusuf h. 165-172; Ann Kumar, The Diary 129 Hasan Muarif Ambary, Menemukan 133 Laffan, 2010.
(1979). Mengenai teks Taj us-Salatin, of a Javanese Muslim, Religion, Peradaban Jejak Arkeologis dan Historis
lihat antara lain Winstedt (1969: 95-7; Politics and the Pesantren 1883-1889 Islam Indonesia (Jakarta: Logos, 1998), 134 Cortesao, 1994: 182, 241.
1920: 37-38), Iskandar (1965), Hussain (Canberra: Faculty of Asian Studies h. 17. 135 A. Teeuw dan DK. Wyatt, 1970: 71-78
(1992: xvii-xxv). Monographs, Australian National 130 Husni Rahim, Sistem Otoritas & 136 Barbara Watson Andaya dan
110 Hussain 1992: 5. University, 1985), h. 41-42. Administrasi Islam: Studi tentang Leonard Y. Andaya (1982: 58)
111 Abdullah 1993: 45. 122 Karel Steenbrink, Pesantren, Pejabat Agama Masa Kesultanan dan 137 Tuan Masha’ikh (nama panggilan
112 Hussain 1992: 64. Madrasah, Sekolah, h. 19. Kolonial di Palembang (Jakarta: Logos, dan bukan nama asli) tiba di Sulu
setelah cucu-cucunya menjadi
113 Hussain 1992: 71-91. 123 Azyumardi Azra, “Education, Law, 1998), h. 110. kepala Maimbung saat Raja Baginda
Mysticism”.
114 Hussain 1992: 156-7. 131 Masjid ini dapat dikatakan sebagai datang ke Bwansa sekitar 1397 M.
124 Stephen Feinstein, Marco Polo: Amazing masjid kesultanan yang ketiga.
115 Hussain 1992: 159. Yang pertama adalah masjid Dia mungkin merupakan yang
Adventures in China, Great Explorers
116 Hussain 1992: 14. of the World, (Enslow Publishers, Inc., lama, terletak di kraton Kota pertama yang datang di Maimbung,
117 Hussain 1992: 48 2009). Cawang, tempat menetap pertama tapi tidak di Sulu. Kenyataan ini
dapat dihubungkan dengan batu
rombongan Ki Geding Suro Tua
118 Uka Tjandrasasmita, The Arrival 125 Ibn Battûtah, Rihlah ibn Battûtah nisan asing di Bud Dato, dekat Jolo,
and Expansion of Islam in Indonesia al-Musammah Tuhfah al-Nazzar fî sekitar 1552. Ki Geding Suro Tua tertanggal 710 H (1310 M). Batu
Relating to Southeast Asia (Jakarta: Gharâ’ib al-Amshar wa ‘Aia’ib al-Asfar adalah seorang pangeran asal nisan tersebut dihubungkan dengan
Masagung Foundation, 1985) (T.tp.: Dar al-Kutub al-`Ilmiyyah, Jawa yang melarikan diri Jawa Tuan Maqbalu, mungkin nama asli
menyusul terjadinya kericuhan di
119 De Graaf dan Piageaud, Kerajaan- 1413 H/1992 M), h. 621. Lihat juga Kerajaan Demak yang berakibat dari Tuan Mashaik. Lihat, Cesar
Kerajaan Islam di Jawa (Jakarta: Grafiti Ibn Battuta, Travels in Asia and Africa: berpindahnya kekuasaan Jawa Adib Majul, 1981: 178.
Press, 1989), h. 246. 1325 – 1354 (transled by H.A.R. ke Pajang. Dia kemudian dikenal 138 Cesar Adib Majul menduga Karim
Gibbs, London, Asian Educational
120 Clifford Geertz, “The Javanese Kijaji: sebagai pendidi dinasti Islam Jawa al Makhdum tiba di Sulu pada
The Changing Role of a Cultural Service, 1929). Lihat juga Ross E. di Palembang. Masjid ini terbakar 10 tahun terakhir Raja Baginda,
Broker”, Comparative Studies in Dunn, The Adventures of Ibn Battuta: ketika ekspedisi Mayor Joan van yaitu pada 1380 M sebagaimana
Society and History, Volume II, 1960, A Muslim Traveler of the 14th Century. Der Laen ke Palembang pada 1659. disebutkan juga dalam semua
h. 231; Karel Steenbrink, Pesantren, (Edisi Revisi), (Berkeley: University Setelah itu, Sultan Abdurrahman tarsila. Cesar Adib Majul, 1981: 178.
Madrasah, Sekolah, Pendidikan Islam of California Press, 2005). membangun masjid baru, masjid 139 Cesar Adib Majul, 1987: 21; H.J. de
dalam Kurun Modern (Jakarta: LP3ES, 126 Gibb 1994: IV, 876-7 kesultanan kedua, tidak jauh dari Graaf, 1970: 123-154;Tjandrasasmita,
1986), h. 19. 127 Yatim 2012 [III] istana sultan, Dalam Beringin 2009.
404 Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik 405

