Page 430 - Final Sejarah Islam Asia Tenggara Masa Klasik
P. 430

diverifikasi, bahwa Islam telah sampai ke   di wilayah Kepulauan maupun                             Dalam perkembangan kemudian            Trengganu; Ahmad Gudang al-Patani
            Champa sejak abad ke-pertama Hijriyah   Semenanjung Malaya.                                         pondok Patani mengirimkan lulusan      yang mengajar di Siak Seri Indrapura;
            dibawa utusan Khalifah Usman bin                                                                    terbaiknya ke Haramayn. Mereka ini
            Affan. Selanjutnya Kerajaan Champa      Sebaliknya, peran ulama Indonesia                           kemudian terlibat dalam jaringan       Memang ada juga klaim bahwa ulama
            juga dilaporkan memiliki hubungan       terus meningkat di wilayah Patani dan                       ulama Nusantara-Haramayn. Mereka       asal Patani juga berkiprah di Betawi.
            dengan Kerajaan Kutai Kartanegara,      Champa. Karya-karya klasik ulama                            belajar bersama murid-murid Jawi       Salah satu ulama yang diklaim berasal
                                                    sejak dari Abd al-Ra’uf al-Singkili, ‘Abd
            Kerajaan Sriwijaya dan Kesultanan Aceh.                                                             (ashab al-Jawiyyin) lain dengan guru-  dari Patani adalah Ahmad al-Mirshad
                                                    al-Samad al-Palimbani, Muhammad                             guru yang relatif sama, memiliki isnad   yang kemudian berputra Ahmad
            Champa sendiri mengalami Islamisasi     Arsyad al-Banjari sampai kepada Buya                        ilmiyyah yang sama.                    Marzuki al-Batawi.
            lebih belakangan dibandingkan           Hamka menjadi bacaan dan rujukan
            banyak wilayah Nusantara. Ini terlihat   utama para ulama Patani dan Champa.                        Sejumlah murid asal Patani yang        Kampung Melayu Jakarta sering juga
            dari riwayat yang menyatakan Putri      Bahkan al-Qur’an dan Terjemahnya                            terlibat dalam jaringan ulama          diklaim sebagai tempat sejumlah orang
            Darawati yang sudah Muslimah            terbitan Kementerian Agama RI juga                          kemudian menjadi ulama besar seperti   Melayu asal Patani bermukim sejak
            menikahi Kertawijaya, raja Majapahit    masih jadi rujukan sampai sekarang.                         Daud bin Abdullah al-Patani (akhir     paroan kedua abad ke-17. Figur yang
            pada abad ke-15. Sedangkan para warga   Jaringan ulama Patani terkait banyak                        abad ke-18-pertengahan abad ke-19).    sering disebut dalam kaitan ini adalah
            Champa sendiri secara massal memeluk    dengan Pondok—lembaga pendidikan                            Tidak ragu lagi, Daud merupakan        Wan Abdul Bagus (wafat 1716) yang
            Islam pada abad ke-17 warga Champa      tradisional Islam yang pada dasarnya                        ulama terbesar asal Patani yang        karena keahlian dan kecakapannya
            ketika wilayah Champadianeksasi         sama dengan pesantren. Para ‘ulama                          menghasilkan banyak karya penting.     dalam administrasi diangkat menjadi
            Vietnam. Jadi, kaum Muslim Champa       Patani yang terlibat dalam jaringan                         Tetapi, Daud al-Patani lebih memilih   pegawai Kompeni Belanda sampai
            selanjutnya terkonsentrasi secara       ulama secara keseluruhan berasal                            menetap di Makkah daripada kembali     lanjut usia. Tapi jelas ia bukan ulama.
            internal mempertahankan keimanan-       dari Pondok. Para ulama Patani dalam                        ke Patani.
            keislaman di tengah kekuasaan para      jaringan ulama sebaliknya merupakan                         Selanjutnya pada paroan kedua abad     Mempertimbangkan gambaran yang
            penguasa Budhis. Dilaporkan banyak      faktor penting dalam pengembangan                           ke-19, salah satu ulama penting asal   tidak utuh mengenai pemikiran dan
            warga Champa Muslim hijrah ke Aceh      dan penguatan Islam tradisional dan                         Patani Ahmad bin Muhammad Zayn         kiprah ulama Patani di kawasan
            dan Jawa untuk menyelamatkan diri dan   sekaligus Pondok tradisional Patani.                        al-Patani dan Zayn al-Abidin bin       Nusantara secara keseluruhan—
            keimanan-keislaman.                                                                                 Muhammad al-Patani. Ia seangkatan di   termasuk khususnya di Betawi—perlu
                                                    Tradisionalisme pondok Patani                               Haramayn dengan Nawawi al-Banteni
            Karena itu, peranan ulama Patani        mempunyai sejarah panjang. Kaum                             dan Ahmad Khatib al-Minangkabawi.      penelitian lebih menyeluruh dan
            dan Champa terhadap perkembangan        Muslimin Melayu Patani mengklaim,                                                                  mendalam. Penelitian ini tidak hanya
            dan dinamika Islam Nusantara dapat      pondok merupakan lembaga pendidikan                         Ahmad al-Patani mempunyai sejumlah     merupakan studi sejarah etnografis,
            dikatakan minimal. Peranan minimal itu   Islam tertua di Nusantara, meski sumber-                   murid yang kemudian berkiprah di       tetapi juga penelitian sejarah
            terwujud terutama melalui naskah dan    sumber sejarah umumnya menyebutkan,                         Nusantara pada awal abad ke-20; di     intelektual ulama Patani beserta
            karya ulama Patani yang sebagiannya     Islam datang dan berkembang di wilayah                      antara mereka misalnya Muhammad        jaringan keilmuan dan keulamaannya
            juga menyebar di Nusantara, baik        ini baru pada abad ke-16.                                   Nur al-Patani yang menetap di          di Nusantara.



         418    Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik                                                                                           Dinamika islam Di asia tenggara: masa klasik   419
   425   426   427   428   429   430   431   432   433   434   435